Insan Bumi Mandiri Kembangkan Program Ekonomi Pesisir di Golo Mori, Manggarai Barat - FloresPos Net

Insan Bumi Mandiri Kembangkan Program Ekonomi Pesisir di Golo Mori, Manggarai Barat

- Jurnalis

Sabtu, 14 Juni 2025 - 12:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Insan Bumi Mandiri (IBM) kembali terpilih sebagai mitra pelaksana dalam program eMpowering Youths Across ASEAN (EYAA).

Program ini sudah tiga tahun berturut-turut dijalankan oleh IBM. Dan tahun ini, program difokuskan pada pemberdayaan masyarakat pesisir di Desa Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebagaimana rilis yang diterima redaksi media ini disebutkan, Golo Mori dipilih sebagai lokasi implementasi karena memiliki potensi alam luar biasa dan masuk dalam rencana besar pengembangan pariwisata nasional. Namun, komunitas pesisirnya masih menghadapi kesenjangan. Akses terhadap listrik, infrastruktur usaha, dan koneksi pasar sangat terbatas.

Nelayan kesulitan menyimpan hasil tangkapan karena tidak ada fasilitas penyimpanan dingin. Para perempuan hanya bisa mengandalkan pendapatan dari jualan musiman di tepi pantai.

Melalui program bertajuk Glorious Golo Mori, IBM menginisiasi serangkaian upaya pemberdayaan, antara lain pembangunan cold storage bertenaga surya bagi kelompok nelayan, pendampingan usaha olahan hasil laut untuk perempuan, pelatihan sertifikasi halal, pengembangan produk, hingga penguatan akses pasar.

EYAA merupakan program kolaborasi antara Maybank Foundation dan ASEAN Foundation. Program ini bertujuan untuk memberdayakan pemuda melalui kegiatan kerelawanan sosial yang berdampak.

Baca Juga :  DKPP Manggarai Barat Optimis PAD 2025 Capai Target

EYAA mempertemukan organisasi masyarakat sipil dan social enterprise dari berbagai negara ASEAN dengan relawan muda ASEAN untuk merancang dan menjalankan program sosial yang relevan bagi komunitas lokal.

Dengan dukungan mentoring dan jejaring lintas negara, program ini menjadi ruang belajar, kolaborasi, dan aksi nyata bagi generasi muda untuk merespon berbagai tantangan pembangunan dengan pendekatan inovatif dan terukur.

Para relawan ASEAN yang tergabung dalam program ini juga akan terlibat langsung dalam proses pendampingan komunitas.

“Sebagai organisasi, kami percaya bahwa perubahan yang berdampak harus berjalan seiring dengan penghargaan terhadap budaya dan tradisi yang hidup di tengah masyarakat. Pemberdayaan kami arahkan untuk memperkuat identitas dan kearifan lokal, bukan menggantikannya,” ujar Zulfa Faizah Musyahidah, Direktur Insan Bumi Mandiri.

Sementara Kepala Desa Golo Mori, Samaila, menyambut baik hadirnya program pemberdayaan ini di wilayahnya. Dia bersyukur atas perhatian yang diberikan pada desa yang dipimpinnya.

Kehadiran program seperti ini, kata Samaila, tentu membawa harapan besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan penghasilan dan memperbaiki kondisi penyimpanan hasil tangkapan para nelayan.

“Jika warga kami bisa menyimpan ikan lebih lama dan menjual dengan harga yang lebih baik, itu akan menjadi perubahan yang luar biasa. Terima kasih atas niat baik dan dukungan yang diberikan,’ katanya.

Baca Juga :  Lowong, 51 Jabatan Lingkup Pemkab Manggarai Barat

Untuk diketahui, sebelumnya, IBM telah sukses melaksanakan dua program EYAA lainnya yang berfokus pada pemberdayaan komunitas lokal di wilayah 3T.

Pada tahun 2023, program Tenunin digelar di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, dengan tujuan memperkuat ekonomi perempuan penenun.

Kegiatan ini mencakup pembangunan pusat tenun, pelatihan penggunaan pewarna alami, literasi keuangan, serta pelatihan pemasaran dan pengembangan produk turunan tenun.

Program ini melibatkan lebih dari 180 perempuan penenun dan pelajar SMK, serta didukung oleh kerja sama dengan pemerintah daerah dan mitra ekspor.

Pada tahun 2024, program Sesaot Rahayu dilaksanakan di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, dengan fokus pada pengembangan agritourisme atau pariwisata berbasis pertanian berkelanjutan.

Program ini menjangkau 6.375 penerima manfaat, yang terdiri dari petani, siswa SMK, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), hingga pemerintah desa.

Sejumlah capaian penting diraih, termasuk pembangunan satu lahan percontohan, penyusunan dua kurikulum edukasi digital, pendirian Pojok Rahayu sebagai pusat kegiatan komunitas, serta penyusunan satu buku panduan wisata berbasis komunitas. *

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup
Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)
OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II
Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026
Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:37 WITA

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup

Senin, 27 Juli 2026 - 11:16 WITA

Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)

Senin, 27 Juli 2026 - 10:54 WITA

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Juli 2026 - 10:49 WITA

Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:17 WITA

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur

Berita Terbaru

Nusa Bunga

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Jul 2026 - 10:54 WITA

Opini

Pertobatan Hati untuk Solidaritas Persaudaraan Global

Senin, 27 Jul 2026 - 06:33 WITA