Warga Rendu Wawo-Nagekeo Keluhkan Keterbatasan Air Bersih - FloresPos Net

Warga Rendu Wawo-Nagekeo Keluhkan Keterbatasan Air Bersih

- Jurnalis

Rabu, 21 Mei 2025 - 13:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Warga Rendu Wawo, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT, mengeluhkan keterbatasan air bersih di desa mereka.

Apolonia Fonga, salah satu warga menyampaikan keluhan ini di hadapan Wakil Bupati Nagekeo, Wakil Ketua DPRD, dan sejumlah Anggota DPRD Nagekeo yang hadir dalam acara launching cetak sawah di Rendu Wawo, Selasa (20/5/2025).

Apolonia mengatakan, warga Rendu Wawo sudah belasan tahun tidak bisa menikmati air bersih. Hingga saat ini, mereka masih mengonsumsi air hujan dan air embung untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga :  Tokoh Agama di Ende Serukan Dukungan Polri Dibawah Komando Presiden

“Kami di sini air bersih belum ada. Selama ini untuk minum dan MCK kami gunakan air hujan dan air embun,” ujarnya.

Apolonia dan warga Rendu Wawo lainnya pun berharap pemerintah Kabupaten Nagekeo tidak menutup mata dengan kondisi mereka.

Mereka mengharapkan pemerintah dapat membantu menyediakan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Respon Wakil Bupati

Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Muga Sada, menanggapi keluhan warga dengan menyatakan bahwa penyediaan air bersih merupakan program utama yang dituangkan dalam visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati saat ini.

Baca Juga :  Buka Kegiatan Distribusi SPPT PBB P2 Tahun 2025, Ini Harapan Wabup Nagekeo

Ia berjanji memperjuangkan hal ini agar masyarakat Rendu Wawo dapat menikmati air bersih.

“Beri kami waktu. Karena saat ini kita dalam keadaan masa sulit. Yang mana dengan pemotongan anggaran dari pusat. Sulit tapi kita tetap jalan. Semoga tahun depan apa yang diminta warga bisa terpenuhi,” katanya. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Willy Aran

Berita Terkait

Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling
Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh
Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Bajawa Gelar Deklarasi Zero Halinar
Gubernur NTT Apresiasi LPK Musubu Stikes Santa Elisabeth Lela Kirim Tenaga Kesehatan ke Jepang
WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal
Selama Empat Tahun, LPK Musubu Kirimkan 71 Tenaga Kesehatan Asal NTT ke Jepang
WALHI NTT Sebutkan, Komodo Diperdagangkan, Manggarai Timur Jadi Ladang Perburuan Satwa Dilindungi
Wisata Literasi, SDIT Rabbani Akan Kunjungi Kantor Bupati, Toko Buku Gramedia dan Perpustakaan Daerah
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:43 WITA

Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling

Selasa, 21 April 2026 - 11:51 WITA

Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh

Selasa, 21 April 2026 - 07:18 WITA

Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Bajawa Gelar Deklarasi Zero Halinar

Selasa, 21 April 2026 - 06:50 WITA

WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal

Selasa, 21 April 2026 - 06:46 WITA

Selama Empat Tahun, LPK Musubu Kirimkan 71 Tenaga Kesehatan Asal NTT ke Jepang

Berita Terbaru

Aloysius Wisu Parera

Opini

Perempuan Manggarai: Memulihkan Mahkota yang Retak

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:56 WITA

Opini

Ketika “Kartini” Menjadi Simbol yang Berebut Makna

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:07 WITA