Polisi Ungkap 36 Kasus Kekerasan dan Pelecehan Seksual di Nagekeo - FloresPos Net

Polisi Ungkap 36 Kasus Kekerasan dan Pelecehan Seksual di Nagekeo

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Kepolisian Resor Nagekeo.

Kantor Kepolisian Resor Nagekeo.

MBAY, FLORESPOS.net-Kasus kekerasan seksual di Nagekeo, NTT, menunjukkan peningkatan yang signifikan di tahun 2025. Berdasarkan data yang diterima, sudah ada 36 kasus yang dilaporkan ke Polres Nagekeo, dan masih 2 kasus lainnya masih dalam proses pengumpulan bukti.

Kasat Reskrim Polres Nagekeo Iptu Fajar E. Cahyono melalui Kanit PPA Polres Nagekeo Aipda Valen Raga Sina yang di konfirmasi Florespos.net, Jumat (12/12/2025) mengatakan, 36 kasus tersebut terdiri dari persetubuhan anak, pencabulan anak, pemerkosaan, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), penelantaran, dan aniaya anak.

Baca Juga :  4 Camat dan Puluhan Pejabat Baru Dilantik, Bupati Ngada: Laksanakan Tugas dengan Baik, Jabatan Berikut Menanti Anda

“Di tahun 2025, kami telah menangani 36 kasus anak dan perempuan,” kata Kanit PPA Polres Nagekeo. Kami terus melakukan penyelidikan dan pengumpulan bukti untuk menangani kasus-kasus tersebut.” katanya.

Polisi mengimbau masyarakat untuk terus melaporkan kasus kekerasan dan pelecehan seksual kepada pihak berwajib.

“Kami akan terus melakukan penyelidikan dan pengumpulan bukti untuk menangani kasus-kasus tersebut,” kata Kanit PPA Polres Nagekeo.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perlindungan, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PMDP3A) Kabupaten Nagekeo, Ernesta Lokon,kepada Florespos.net belum lama ini mengungkapkan bahwa faktor ekonomi dan perselisihan dalam rumah tangga menjadi pemicu utama kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Nagekeo.

Baca Juga :  Bupati Nagekeo Ajak Warga Patuh Terhadap Regulasi Karantina

“Kasus kekerasan pelecehan seksual ini sangat memprihatinkan,” kata Ernesta Lokon. Kami bekerja sama dengan Polres Nagekeo untuk menangani kasus-kasus tersebut dan memberikan perlindungan kepada korban,” tegasnya.

Berdasarkan data yang di himpun Florespos.net, ada satu kasus masih dalam proses penyelidikan. Kasus itu terjadi di wilayah Kecamatan Aesesa Selatan.*

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Bupati: Saya Tidak Ada Hubungan dengan Akun Palsu, Tidak Bagus Wartawan Diserang
Setelah Pertemuan Tertutup Soal Sempadan Ndao, Ini Kata Pedagang dan Bupati Ende
Erosi Solidaritas Merusak Kemajuan Kehidupan Berkoperasi
Bangunan Sekolah Rusak Ringan Akibat Gempa, Kadis PKO Flotim: Upayakan KBM Tetap Berjalan
Kosmas Lawa Bagho Target Kopdit Serviam Tumbuh di Era Persaingan
RAT Koperasi Sinar Harapan Malapedho, Tinus Madha Terpilih Kembali Jadi Ketua Pengurus
Wabup Ende Apresiasi Komitmen Kopdit Serviam Perkuat Ekonomi Masyarakat
Sepuluh SMP di Ende Ikut Turnamen Mini Soccer Sanvin Cup 2026
Berita ini 170 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 16:58 WITA

Bupati: Saya Tidak Ada Hubungan dengan Akun Palsu, Tidak Bagus Wartawan Diserang

Selasa, 14 April 2026 - 16:20 WITA

Setelah Pertemuan Tertutup Soal Sempadan Ndao, Ini Kata Pedagang dan Bupati Ende

Senin, 13 April 2026 - 20:44 WITA

Erosi Solidaritas Merusak Kemajuan Kehidupan Berkoperasi

Senin, 13 April 2026 - 13:16 WITA

Kosmas Lawa Bagho Target Kopdit Serviam Tumbuh di Era Persaingan

Senin, 13 April 2026 - 10:06 WITA

RAT Koperasi Sinar Harapan Malapedho, Tinus Madha Terpilih Kembali Jadi Ketua Pengurus

Berita Terbaru

Opini

Doa, Etika Publik dan Harapan Perdamaian

Selasa, 14 Apr 2026 - 11:26 WITA

Opini

Kondisi Fiskal Flores Timur dan Euforia Pencinta Sepak Bola

Selasa, 14 Apr 2026 - 09:35 WITA

Nusa Bunga

Erosi Solidaritas Merusak Kemajuan Kehidupan Berkoperasi

Senin, 13 Apr 2026 - 20:44 WITA