Dinas Sosial dan UPTD PPA Lakukan Home Visit Kedua untuk Korban Dugaan Pencabulan di Aesesa Selatan - FloresPos Net

Dinas Sosial dan UPTD PPA Lakukan Home Visit Kedua untuk Korban Dugaan Pencabulan di Aesesa Selatan

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Anak Korban Kekerasan.

Ilustrasi Anak Korban Kekerasan.

MBAY, FLORESPOS.net-Dinas Sosial Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT, bersama Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) melakukan home visit dan penjangkauan kedua terhadap anak korban dugaan pencabulan di wilayah Aesesa Selatan. Mereka terdiri dari UPTD PPA Kabupaten Nagekeo, Ernesta Lokon, Dinas Sosial Kabupaten Nagekeo, Riet Ekaputri Lamuri dan Fransiskus X. Lowa dari Kemensos.

Kunjungan lanjutan ini dilakukan untuk memastikan kondisi psikologis anak, mengevaluasi kebutuhan layanan, serta memberikan pendampingan yang lebih intensif kepada keluarga korban.

Pada kesempatan itu, tim juga melakukan asesmen tambahan untuk memperkuat proses rujukan dan langkah hukum yang akan diambil. Mereka menekankan kembali pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan sekitar agar anak korban merasa aman, terlindungi, dan tetap mendapatkan pendampingan yang konsisten selama proses pemulihan.

Baca Juga :  Rotasi 15 Pejabat Eselon Dua Lingkup Pemkab Manggarai Barat

“Sebagai bagian dari upaya perlindungan, tim menawarkan langkah rehabilitasi bagi anak korban dan keluarga. Langkah ini dinilai penting untuk memulihkan kondisi psikologis anak, mengingat adanya tanda-tanda kerentanan serta potensi gangguan psikologis yang perlu ditangani secara cepat dan terarah,” tegas kepala UPTD PPA Kabupaten Nagekeo, Ernesta Lokon, di hadapan keluarga Korban di Kecamatan Aesesa Selatan,  Jumat (12/12/2025).

Kata Ernesta, melalui layanan rehabilitasi, diharapkan anak memperoleh pendampingan berkelanjutan sehingga proses pemulihannya berjalan aman dan optimal.

Baca Juga :  Persematim Manggarai Timur Siap Tampil di ETMC Rote Ndao, Ini 26 Pemain Lolos Seleksi

Dinas Sosial dan UPTD PPA menegaskan komitmen mereka untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas, serta memastikan hak-hak perlindungan anak terpenuhi dengan baik.

“Upaya perlindungan dan pemulihan anak korban dugaan pencabulan ini merupakan prioritas kami,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nagekeo.

“Kami akan terus bekerja sama dengan pihak terkait untuk memastikan anak korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang dibutuhkan.”

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan dan penanganan oleh pihak Kepolisian Resor Nagekeo.*

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 191 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Sabtu, 5 September 2026 - 12:03 WITA

Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan

Berita Terbaru