Gerabak-gerubuk 100 Hari Kerja, Anggaran Belum Ditetapkan, Paket Sumur Bor di Solor Sudah Lebih Dahulu Dikerjakan - FloresPos Net - Page 3

Gerabak-gerubuk 100 Hari Kerja, Anggaran Belum Ditetapkan, Paket Sumur Bor di Solor Sudah Lebih Dahulu Dikerjakan

- Jurnalis

Senin, 5 Mei 2025 - 22:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Rapat Kerja Komisi II dengan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan di ruang komisi DPRD Flores Timur, Senin (5/5/2025) siang.

Suasana Rapat Kerja Komisi II dengan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan di ruang komisi DPRD Flores Timur, Senin (5/5/2025) siang.

Sina Kleden lebih lanjut menjelaskan, tujuan pengadaan sumur bor di Solor, Adonara dan Wulanggitang, yakni untuk peningkatan produktifitas lahan padi dan jagung, sehingga petani bisa menanam dua kali atau lebih dalam satu tahun.

“Tentu dengan harapan kedepan, bisa bertumbuh kawasan pertanian dan kawasan ekonomi baru. Di Otan ada 2 titik, yakni Otan Biri dan Otan. Kita sudah identifikasi dan survey kelayakan. Ini masuk dalam program 100 hari kerja bupati dan wabup yang kalau dihitung sampai tanggal 10 Juni 2025. Kita target selesai secepatnya,” katanya.

Baca Juga :  DPRD Ketok Palu Perubahan Anggaran, Honorer Flores Timur yang Telah Diberhentikan Bakal Kembali Kerja

Sina Kleden mengatakan, untuk pengadaan sumur bor tersebut, pihaknya menggunakan skema swakelola yang akan dikerjakan oleh kelompok tani atau gabungan kelompok tani. Sehingga untuk rekanan dipilih atau ditentukan sendiri oleh kelompok tani atau gabungan kelompok tani.

“Kelompok tani dan gabungan kelompok tani sudah kami identifikasi. Soal rekanan atau mitra kerja, nantinya ditentukan kelompok tani atau gabungan kelompok tani,” kata Sina Kleden.

Baca Juga :  KPU Flores Timur Siapkan Dua Pilihan Bagi Pemilih Terdampak Erupsi Lewotobi Laki-laki

Sebagaimana disaksikan Florespos.net, Senin (5/5/2025), dalam rapat kerja itu, Komisi II DPRD Flores Timur merekomendasikan kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk menghentikan mobilisasi alat dan pengerjaan sumur bor di sejumlah titik tersebut sampai dengan semua proses dan mekanisme administrasi serta anggarannya telah selesai. *

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Korban Gempa Flores Capai 68 Orang, Rumah Sakit Lapangan Dibangun di Aeramo
BGN Ende Salurkan Paket Sembako untuk Korban Gempa di Ende
Menyalakan Harapan dari Gereja KAE
Kunjungi Pasien Korban Gempa Flores, Wamenkes Pastikan Pelayanan Kesehatan Berjalan Maksimal
PTTEP Indonesia Dukung Festival Golo Koe sebagai Green Event Melalui Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Pascagempa Flores, Kabasarnas Pastikan Operasi SAR Berjalan Maksimal di Manggarai Timur
Rawat 56 Pasien RSUD Ende Butuh Tenda Darurat dan Golongan Darah O
Ketua TP PKK Sikka Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Flores
Berita ini 659 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:05 WITA

Korban Gempa Flores Capai 68 Orang, Rumah Sakit Lapangan Dibangun di Aeramo

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:54 WITA

BGN Ende Salurkan Paket Sembako untuk Korban Gempa di Ende

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:07 WITA

Menyalakan Harapan dari Gereja KAE

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:22 WITA

Kunjungi Pasien Korban Gempa Flores, Wamenkes Pastikan Pelayanan Kesehatan Berjalan Maksimal

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:46 WITA

PTTEP Indonesia Dukung Festival Golo Koe sebagai Green Event Melalui Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

BGN Ende Salurkan Paket Sembako untuk Korban Gempa di Ende

Senin, 17 Agu 2026 - 20:54 WITA

Warga Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo Mengungsi di bukit.

Feature

Menyalakan Harapan dari Gereja KAE

Senin, 17 Agu 2026 - 19:07 WITA