Korban Gempa Flores Capai 68 Orang, Rumah Sakit Lapangan Dibangun di Aeramo - FloresPos Net

Korban Gempa Flores Capai 68 Orang, Rumah Sakit Lapangan Dibangun di Aeramo

- Jurnalis

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa Flores 7,7 Magnitudo yang terjadi pada hari Sabtu (15/8/2026) pukul 05.48 Wita mengakibatkan 7 kabupaten di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terkena dampak.

Tim SAR Gabungan terus melakukan penyisiran di reruntuhan bangunan korban dan melakukan pendataan jumlah korban jiwa yang meninggal serta melakukan pertolongan kepada korban.

Dalam konferensi pers secara daring oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan,hingga hari ketiga gempa Flores, jumlah korban jiwa mencapai 68 orang.

“Hingga saat ini korban jiwa akibat gempa di Flores mencapai 68 orang,” sebut Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Senin (17/8/2026).

Berton memaparkan,korban meninggal dunia terbanyak terdapat di Kabupaten Manggarai sebanyak 26 orang disusul Kabupaten Manggarai Timur 24 orang dan Kabupaten Nagekeo 8 orang.

Korban lainnya berasal dari Kabupaten Sikka sebanyak 4 orang serta Kabupaten Ende, Manggarai Barat dan Ngada masing-masing sebanyak 2 orang meninggal dunia.

Baca Juga :  Ketua Yapertif Tegaskan Yayasan Selalu Hadir Dukung Uniflor

“Kami tetap memantau perkembangan jumlah korban ini dan terus kami akan laporkan ketika nanti ada korban yang ditemukan,” ucapnya.

Berton merincikan, korban luka-luka saat ini mencapai sebanyak 213 jiwa dan dirinya berharap agar tidak ada lagi penambahan korban jiwa yang meninggal maupun luka-luka

Saat ini, tim dari Bappenas, Basarnas, masih siaga di tujuh kabupaten terdampak di Pulau Flores dan hingga hari ini Senin (17/8/2026) sudah tidak ada lagi laporan warga yang hilang di wilayah terdampak.

Sementara itu Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus saat diwawancarai di Maumere mengatakan Kementrian Kesehatan telah bekerjasama dengan BNPB untuk mengirimkan rumah sakit lapangan ke Pulau Flores.

Dua unit rumah sakit tersebut kata Benjamin, akan ditempatkan di Ruteng Kabupaten Mangggarai dan di Aeramo Kabupaten Nagekeo karena rumah sakit di 2 wilayah tersebut mengalami kerusakan parah.

“Kami akan menempatkan tim manajemen krisis kesehatan sebanyak dua tim yang ditempatkan di Kabupaten Sikka serta di Kabupaten Ende untuk mengawal koordinasi lapangan,” terangnya.

Baca Juga :  Menyambut HBP ke-60, Rutan Bajawa Bagikan Takjil Berbuka Puasa

Selain itu tambah Benjamin, sudah dilakukan pengiriman dua tim untuk emergency medical team dimana tim pertama dilakukan di wilayah Ende, Nagekeo dan Manggarai Barat sedangkan satu tim akan difokuskan di Kabupaten Sikka.

Lanjutnya, Kementerian Kesehatan juga sudah melakukan aktivasi terhadap Health Emergency Operation Center di mana operasi kesehatan ini berlokasi di sembilan lokasi strategis.

TNI dan Polri telah mengerahkan 1.467 personil dan sudah berada di daerah terdampak untuk bersama tim gabungan dari kementerian lembaga lainnya bekerja di lapangan untuk melakukan penanganan pasca bencana.

Selain itu pemerintah juga sudah memberikan dukungan alutsista maupun armada udara sebanyak 10 unit untuk menjangkau lokasi-lokasi yang sulit maupun mempercepat distribusi logistik. Di Labuan Bajo sendiri ada 5 unit dan di lokasi di Maumere juga ada 5 unit. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Sobat Sehat Lakukan Pendampingan Psikososial Korban Gempa Nagekeo
Ketua DPRD Sikka Serahkan Koleksi Buku Penulis Lokal buat Perpustakaan Daerah Frans Seda
Pemda Sikka Akan Membayar Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas, Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak Juga Meningkat
Pemerintah Berikan Keringanan Pajak Kendaraan Pasca Gempa Flores, Warga Diminta Manfaatkan Kesempatan Ini
Kementerian Pariwisata Perkuat Pendataan dan Pembinaan Perizinan Usaha Pariwisata di NTT
Senator AWK Minta Bapanas Perpanjang Penyaluran Beras ke Flores untuk Warga Terdampak Bencana
Bincang Kepariwisataan, Kemenpar dan BPOLBF Serap Aspirasi Pelaku Wisata Live on Board di Labuan Bajo
Peduli Gempa Flores, SR12 dan PT PAF Salurkan CSR Bagi Warga Terdampak
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:42 WITA

Sobat Sehat Lakukan Pendampingan Psikososial Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:55 WITA

Ketua DPRD Sikka Serahkan Koleksi Buku Penulis Lokal buat Perpustakaan Daerah Frans Seda

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Pemda Sikka Akan Membayar Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas, Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak Juga Meningkat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:39 WITA

Pemerintah Berikan Keringanan Pajak Kendaraan Pasca Gempa Flores, Warga Diminta Manfaatkan Kesempatan Ini

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:36 WITA

Kementerian Pariwisata Perkuat Pendataan dan Pembinaan Perizinan Usaha Pariwisata di NTT

Berita Terbaru