Pascagempa Flores, Kabasarnas Pastikan Operasi SAR Berjalan Maksimal di Manggarai Timur - FloresPos Net

Pascagempa Flores, Kabasarnas Pastikan Operasi SAR Berjalan Maksimal di Manggarai Timur

- Jurnalis

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meninjau Posko Desa Ronting, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, pada hari ketiga pascagempa bumi magnitudo 7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026.

Manggarai Timur menjadi salah satu kabupaten yang terdampak cukup parah akibat gempa tersebut.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan BPBD hingga pukul 15.00 WITA, tercatat sebanyak 187 orang menjadi korban, dengan rincian 55 orang meninggal dunia dan 132 orang mengalami luka-luka.

“Kabupaten Manggarai Timur merupakan salah satu wilayah yang cukup parah terdampak gempa. Kami terus berupaya memastikan operasi pencarian dan pertolongan berjalan maksimal untuk membantu masyarakat yang terdampak,” terang Kabasarnas.

Saat berada di posko pengungsian, Kabasarnas memberikan imbauan dan penguatan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Urgensitas Solidaritas Kemanusiaan Gempa Tektonik Flores dan Manajemen Kesiapsiagaan Bencana

Ia meminta warga tetap waspada dan menghindari bangunan yang berpotensi roboh karena gempa susulan masih mungkin terjadi.

Kabasarnas juga mengajak masyarakat untuk saling membantu dan menguatkan dalam menghadapi situasi pascagempa.

Menurutnya, kebersamaan antara pemerintah, petugas SAR, dan masyarakat sangat diperlukan agar proses penanganan dapat berjalan dengan baik.

Selain meninjau posko pengungsian, Kabasarnas mendampingi Mendagri menuju Posko SAR di wilayah Manggarai Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Kabasarnas menegaskan komitmen Basarnas untuk terus memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan selama 24 jam di wilayah terdampak.

Pada pelaksanaan Operasi SAR hari ketiga, Basarnas mengerahkan 119 personel yang tersebar di sejumlah wilayah terdampak.

Sebanyak 11 personel ditempatkan di Kabupaten Nagekeo, 5 personel di Kabupaten Ende, 12 personel di Kabupaten Manggarai Timur, ditambah 14 personel dari tim pusat.

Selanjutnya, 21 personel berada di Kabupaten Sikka, 9 personel di Kabupaten Manggarai Barat dengan tambahan 23 personel dari tim pusat, serta 17 personel di Kabupaten Manggarai, khususnya wilayah Reo, bersama kru KN SAR 250.

Baca Juga :  PSDKP Wilker Maumere dan Komunitas Cinta Laut Bersih Flores Bersihkan Sampah di TPI Alok

Selain itu, sebanyak 7 personel kru helikopter HR 3604 turut mendukung pelaksanaan operasi SAR.

Secara keseluruhan, penanganan gempa bumi ini melibatkan 711 personel dari berbagai unsur, di antaranya TNI, Polri, BPBD, BMKG, PMI, Kementerian Perhubungan, Pelindo, Pelni, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.

Kantor SAR Maumere bersama potensi SAR terus melakukan pencarian, pertolongan, evakuasi, serta pemantauan di sejumlah wilayah terdampak.

Pengerahan personel dan sarana pendukung terus dikoordinasikan untuk memastikan penanganan masyarakat terdampak berjalan efektif dan optimal.

Basarnas memastikan kesiapsiagaan personel dan sarana pendukung tetap terjaga selama operasi berlangsung, dengan prioritas utama keselamatan dan pertolongan masyarakat yang terdampak gempa. *

Penulis : Wall Abulat

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Sobat Sehat Lakukan Pendampingan Psikososial Korban Gempa Nagekeo
Ketua DPRD Sikka Serahkan Koleksi Buku Penulis Lokal buat Perpustakaan Daerah Frans Seda
Pemda Sikka Akan Membayar Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas, Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak Juga Meningkat
Pemerintah Berikan Keringanan Pajak Kendaraan Pasca Gempa Flores, Warga Diminta Manfaatkan Kesempatan Ini
Kementerian Pariwisata Perkuat Pendataan dan Pembinaan Perizinan Usaha Pariwisata di NTT
Senator AWK Minta Bapanas Perpanjang Penyaluran Beras ke Flores untuk Warga Terdampak Bencana
Bincang Kepariwisataan, Kemenpar dan BPOLBF Serap Aspirasi Pelaku Wisata Live on Board di Labuan Bajo
Peduli Gempa Flores, SR12 dan PT PAF Salurkan CSR Bagi Warga Terdampak
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:42 WITA

Sobat Sehat Lakukan Pendampingan Psikososial Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:55 WITA

Ketua DPRD Sikka Serahkan Koleksi Buku Penulis Lokal buat Perpustakaan Daerah Frans Seda

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Pemda Sikka Akan Membayar Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas, Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak Juga Meningkat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:39 WITA

Pemerintah Berikan Keringanan Pajak Kendaraan Pasca Gempa Flores, Warga Diminta Manfaatkan Kesempatan Ini

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:36 WITA

Kementerian Pariwisata Perkuat Pendataan dan Pembinaan Perizinan Usaha Pariwisata di NTT

Berita Terbaru