Rusak Sejak Awal Tahun, Pengendara Minta Deker di Nebe Segera Diperbaiki - FloresPos Net

Rusak Sejak Awal Tahun, Pengendara Minta Deker di Nebe Segera Diperbaiki

- Jurnalis

Selasa, 11 Maret 2025 - 11:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Deker atau jembatan kecil yang berada di Jalan Negara Trans Flores Maumere-Larantuka tepatnya di Dusun Blawuk Desa Watuomok, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, NTT, rusak parah diterjang banjir awal Januari 2025.

Sejak rusak diterjang banjir, pemerintah melalui dinas terkait membangun jembatan darurat menggunakan bantalan besi dan ditutupi tanah agar bisa dilewati kendaraan termasuk kendaraan dengan tonase besar.

“Sudah dua bulan jembatan ini belum diperbaiki sehingga menyulitkan pengendara.Saat malam hari pengendara harus berhati-hati sebab lokasinya gelap,” ujar Stanislaus Nong seorang pengendara, Selasa (11/3/2025).

Stanis menyebutkan, jembatan tersebut berada di jalan satu-satunya yang menghubungkan wilayah Kabupaten Sikka dan Kabupaten Flores Timur sehingga ramai dilintasi oleh berbagai kendaraan.

Menurutnya pembangunan jembatan ini penting dan mendesak dilakukan sebab  bila terjadi hujan lebat dan banjir dikuatirkan jembatan darurat akan ambruk.

Baca Juga :  ODGJ di Sikka Capai 1.220 Orang, Ada Yang Gagal Jadi Legislatif dan Kades

Ia menambahkan, jembatan kecil ini sudah berusia puluhan tahun dan belum diganti baru sementara jembatan lainnya di jalur jalan negara Trans Flores Maumere-Larantuka sejak 5 tahun terakhir sudah diganti.

“Kalau bisa jembatan darurat ini segera dibangun baru apalagi berada di jalan negara yang.Dananya kan berasal dari pemerintah pusat melalui Kementrian Pekerjaan Umum sehingga bisa lebih mudah dibangun,” ucapnya.

Disaksikan Florespos.net, di lokasi, jembatan kecil ini berada di atas jalur kali mati dan sementara dibangun jembatan darurat yang bagian atasnya ditimbun tanah.

Kendaraan yang melintas harus berjalan pelan sebab ukuran jembatan hanya cukup dilewati satu kendaraan sehingga kendaraan dari arah berlawanan harus berhenti terlebih dahulu menunggu kendaraan dari arah berlawanan menyeberang.

Gerusan air saat banjir juga mengakibatkan lubang di kedua sisi jembatan dan membuat tanah di sekitar jembatan terkikis dan rentan ambruk bila terjadi hujan lebat dan banjir melintasi kali mati.

Baca Juga :  38 Siswa SMKN 2 Maumere Ikuti Diklat Basic  Safety  Training Selama Satu Pekan

Warga mengatakan saat hujan lebat awal Januari 2025 debit air yang mengalir melalui kali mati meningkat drastis sehingga tidak bisa melewati gorong-gorong di bagian bawah jembatan.

Air pun tertahan sehingga mengakibatkan terjadinya tekanan bahkan air mengalir melewati bagian atas jembatan dan menggerus tanah dan membuat jembatan pun ambruk.

Selain di Desa Watuomok, kondisi jalan negara di Desa Nangatobong, Kecamatan Waigete juga mengalami kerusakan saat hujan lebat awal Januari 2025.

Banjir yang melewati kali mati menggerus badan jalan di sisi selatan sehingga sepertiga badan jalan beraspal mulus di Jalan Negara Trans Flores terlihat ambruk. *

Penulis : Ebed de Rosary (Kontributor)

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Berita Terbaru

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA