Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini di tengah negara, pemerintah memberi perhatian besar ke Warloka agar kelak dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
“Selain Labun Bajo, Warloka juga punya askes ke laut. Diharapkan pula, atas kemajuan jangan ada masyarakat Warloka yang tertinggal. Koperasi harus kuat, itu wadah bagus,” tutup Sekda Sodo.
Pada kesempatan itu, hal- hal yang disuarakan warga antara lain air bersih, definitifkan Desa Warloka. Juga pembangunan sarana prasarana menuju tempat-tempat wisata setempat, seperti ke anjungan, ke situs megalitik. Juga perbaiki pasar barter dan sebagainya, karena masih terbatas, masih jalan setapak dan lain-lain.
Para warga dimaksud antara lain Isman, Indra Kusgara, Santi, Erlinda, dan Sekretaris Desa Warloka yang merangkap Plt. Desa Persiapan Warloka Pesisir, Ahmad.
Baik Baut, Jemsifori, Endo maupun M. Nandus, mendorong dan “berjanji” akan mengabulkan permohonan warga. Mereka meminta warga selalu bekerja sama, kolaboratif, koordinatif, kreatif dan inovatif. Akhir dari semua itu untuk kesejahteraan masyarakat, ungkap mereka.
Acara tersebut berjalan aman, tertib dan penuh kekeluargaan, meski bergulat dengan cuaca buruk, hujan lebat dan gerimis bergantian, terkadang angin.
Selama kegiatan, konsumsi ditangani UMKM Dapur Warloka, salah satu menu andalannya ikan bakar. *
Penulis : Andre Durung
Editor : Wentho Eliando










