Polres Sikka Didesak Tertibkan Masyarakat Penyerobot Lahan HGU PT Krisrama - FloresPos Net

Polres Sikka Didesak Tertibkan Masyarakat Penyerobot Lahan HGU PT Krisrama

- Jurnalis

Kamis, 6 Februari 2025 - 13:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petrus Selestinus

Petrus Selestinus

KUPANG, FLORESPOS.net-Polres Sikka didesak segera menertibkan anggota masyarakat yang bertindak anarkis menyerobot lahan HGU PT Kristus Raja Maumere (Krisrama) dan segera menangkap aktor intelektualnya.

Desakan ini disampaikan advokat dari Tim Advokasi Forum Komunikasi Masyarakat Flobamora, Jakarta untuk PT Krisrama, Petrus Selestinus dalam keterangan persnya yang diterima media ini, Kamis (6/2/2025).

Ia menegaskan, Polres Sikka, harus bertindak cepat dan profesional, baik dilaporkan maupun tidak dilaporkan dalam kasus penyerobotan lahan HGU PT Krisrama.

Polres Sikka harus segera tindak tegas, tangkap dan tahan para provokator dan aktor intelektual yang setiap hari memproduksi berita fitnah, ujaran kebencian dan kabar bohong dengan membawa- bawa nama Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN).

Baca Juga :  Raker TPPO di Ngada Hasilkan Sejumlah Rekomendasi 

“Cari siapa aktor intelektual yang tengah memancing di air keruh, mendiskreditkan gereja dan pimpinan umat,” tegas Petrus.

Ia menjelaskan, konflik agraria yang sering diangkat LSM AMAN, mengatasnamakan warga masyarakat adat Suku Soge Natarmage dan Suku Goban Runut di Tana Ai, Nangahale, Kabupaten Sikka nampak tidak memiliki strategi advokasi bahkan jalan di tempat dengan pola mendirikan pondok ala kadarnya tanpa target kepastian hukum apapun.

Advokasi Tanpa Pendidikan Politik

Petrus menilai, advokasi yang dilakukan AMAN, tanpa memberikan pendidikan politik yang baik kepada warga, kecuali aktivitas yang mengarah kepada tindak pidana yang tidak menguntungkan warga yang dibelanya.

Baca Juga :  Pemilik Tanah Laporkan BRI Maumere ke Polres Sikka

Tidak ada langkah secara profesional untuk meningkatkan tempo permainan melalui upaya hukum yang tersedia sesuai dengan mekanisme hukum acara yang berlaku.

“Upaya hukum ini penting dilakukan AMAN agar masyarakat yang diadvokasi atau dibela bisa segera mendapatkan keadilan dan kepastian hukum lewat putusan pengadilan,” ungkap Petrus.

Menurut Petrus, AMAN seharusnya tahu bahwa dampak buruk dari sikap menggantung persoalan terlalu lama dengan pola-pola yang anarkis di lapangan, pada gilirannya akan menyebabkan warga masyarakat yang dibela menjadi bulan-bulanan harapan kosong, bahkan menjadi korban penipuan dan pemerasan dengan iming-iming dapat tanah kavling dan berpotensi berujung ke penjara.

Penulis : Leo Ritan

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Stikes St.Elisabeth Keuskupan Maumere Masih Buka Pendaftaran
Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Laksanakan Dies Natalis Kedua, Momentum Merefleksi Perjalanan
Perarakan Patung Bunda Maria Asumpta Nusantara Awali Rangkaian Festival Golo Koe 2026
Deklarasi Pembentukan DANE, Djafar Tegaskan Tak Ada Urusan dengan Politik
Sentuhan Kasih Bhayangkari: Ny. Tantri Levi Gelar Rangkaian Aksi Sosial dan Edukasi Hukum di Manggarai
Tiga Kampung di Manggarai Barat Akhirnya Menikmati Air Bersih
Wabup Weng Optimis PAD Manggarai Barat Capai Target
Produktivitas Padi Musim Panen 2026 di Ende Menurun, Gadir Sebut Pemicunya
Berita ini 262 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:02 WITA

Stikes St.Elisabeth Keuskupan Maumere Masih Buka Pendaftaran

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:59 WITA

Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Laksanakan Dies Natalis Kedua, Momentum Merefleksi Perjalanan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:42 WITA

Perarakan Patung Bunda Maria Asumpta Nusantara Awali Rangkaian Festival Golo Koe 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:20 WITA

Deklarasi Pembentukan DANE, Djafar Tegaskan Tak Ada Urusan dengan Politik

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:41 WITA

Sentuhan Kasih Bhayangkari: Ny. Tantri Levi Gelar Rangkaian Aksi Sosial dan Edukasi Hukum di Manggarai

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Stikes St.Elisabeth Keuskupan Maumere Masih Buka Pendaftaran

Sabtu, 11 Jul 2026 - 19:02 WITA