Tiba di Huntara, Penyintas Erupsi Lewotobi Merasa Bahagia dan Lega - FloresPos Net

Tiba di Huntara, Penyintas Erupsi Lewotobi Merasa Bahagia dan Lega

- Jurnalis

Senin, 20 Januari 2025 - 16:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Warga penyintas Gunung Lewotobi Laki-laki berjumlah 200 kepala keluarga akhirnya tiba di hunian sementara (Huntara) di Desa Konga, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur, NTT. Mereka tiba di lokasi Huntara, Senin (20/1/2025) pukul 15.05 WITA.

Pantauan Florespos.net, Senin sore, para penyintas dari Desa Dulipali, Kecamatan Ilebura dan sebagian dari Desa Klatonlo, Kecamatan Wulanggitang tiba menggunakan kendaraan truk dan pick up. Saat tiba di lokasi Huntara, hujan pun turun.

Mereka tidak hanya warga penyintas yang selama dua bulan ini mengungsi di posko tapi juga penyintas mandiri. Wajah mereka penuh kebahagian dan rasa syukur karena sudah di Huntara.

Baca Juga :  Dilarang Masuk Radius 4 KM Puncak Erupsi Lewotobi, Kendaraan Umum dan Pribadi ‘Cuek’ Lalu-lalang Trans Larantuka-Maumere

“Saya senang dan bahagia, mulai hari ini sudah bisa tempati Huntara. Walau ini sementara, tapi lebih baik karena makan minum dan istirahat bisa sedikit lebih baik,” kata Wilhelmus Payong Boru kepada Florespos.net, di rumah Huntara, Senin sore.

Penyintas asal Desa Dulipali yang selama dua bulan lebih mengungsi di Posko Lewolaga mengaku semua logistik yang diberikan selama di posko dibawah ke rumah Huntara.

“Semua bantuan yang kami terima seperti kasur busa, tikar dan lain-lain kami bawah. Kami senang dan sudah sedikit lega dengan kondisi ini,” kata Wilhelmus Boru.

Baca Juga :  Nayubaya-Flores Timur Jadi Tempat Pertama Pentas Tur "Ibu Tanah" Nara Teater

Senada disampaikan Yulce Bara, warga Desa Dulipali. Dia mengaku sangat senang dan merasa lega.

“Senang karena sudah bisa lebih nyaman. Kita bisa masak makan minum dan bisa tidur dengan baik. Senang. Di sini lebih baik dan nyaman. Terima kasih,” katanya.

Wakil Komandan Satuan Tugas (Wadansatgas) Huntara, Letkol Yudha Pramana, S.Kom kepada wartawan di Huntara Konga, Senin (20/1/2025) pagi mengatakan, Huntara yang sudah selesai dibangun berjumlah 50 kopel.

“Total Huntara selesai berjumlah 50 kopel. Masing masing kopel 5 rumah. Jadi totalnya 250 rumah. Hari ini masuk 200 keluarga untuk 200 rumah, 40 kopel,” katanya.

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928
Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores
Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Berita ini 240 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA