Kasus Dugaan Penganiayaan di Hari Natal, Kapolsek Soa: Penyidik akan Dalami Keterangan Para Terduga - FloresPos Net

Kasus Dugaan Penganiayaan di Hari Natal, Kapolsek Soa: Penyidik akan Dalami Keterangan Para Terduga

- Jurnalis

Sabtu, 18 Januari 2025 - 17:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Soa Iptu Leonardo Marpaung

Kapolsek Soa Iptu Leonardo Marpaung

BAJAWA, FLORESPOS.net-Kapolsek Soa Iptu Leonardo Marpaung mengatakan Polsek Soa, Polres Ngada tidak mendiamkan kasus dugaan penganiayaan berat yang terjadi bertepatan hari Natal, 25 Desember 2024 di wilayah hukum setempat.

Leonardo Marpaung menjelaskan kasus dugaan penganiayaan itu berdasarkan laporan polisi No: LP/B/38/XII/2024/SPKT/Polsek Soa/Polres Ngada/Polda NTT, tanggal 26 Desember 2024, dan surat perintah penyelidikan No SP. LIDIK/0I/I/2025/Reskrim, tanggal 2 Januari 2025.

Perkara tersebut dianggap sebagai tindak pidana dengan secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang/penganiayaan dengan Pasal yang dikenakan terhadap para tersangka adalah Pasal 170 ayat (1) KUHP.

Adapun korban dalam kasus ini adalah LG beralamat Kampung Mawu, Desa Watukapu, Kacamatan Bajawa Utara, Kabupaten Ngada dan Pelapor EO.

Baca Juga :  Uskup Budi Kleden Kunjungi Yasukda dan STIPER-FB

Para terlapor di antaranya, PD, LN, YN, WW, LL, RS, RL dan FB beralamat Desa Inegena, Kecamatan Bajawa Utara, Kabupaten Ngada.

Dia menjelaskan kronologis kejadian. Kejadian dimulai pada Rabu 25 Desember 2024 pukul 20.00 Wita di jalan Kampung Mawu, Desa Watukapu, Kecamatan Bajawa Utara, Kabupaten Ngada.

Di lokasi kejadian perkara muncul sebuah mobil pick up berwarna hitam yang di kendarai PD dengan muatan orang di belakang mobil dan sejumlah seperti motor yang berboncengan sekitar puluhan.

Baca Juga :  Calon Guru Penggerak Ngada Angkatan 8 Gelar Lokakarya Panen Hasil Karya

Dari arah depan dan tiba-tiba mobil dan kendaraan tersebut berhenti di depan korban dan motor-motor yang berboncengan langsung mengelilingi korban dan orang-orang tersebut turun dari motor tersebut.

Selanjutnya di tempat kejadian perkara terjadi keributan yang berujung pada penganiayaan terhadap korban LG, sehingga korban tidak sadarkan diri dan dilarikan ke Puskesmas Waepana, So’a.

Barang bukti yang diamankan adalah pakaian yang digunakan korban yang ada bercak darah namun korban menerangkan barang bukti tersebut telah dicuci, akan tetapi penyidik akan tetap melakukan penyitaan walaupun telah dicuci.

Penulis : Wim de Rozari

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

House of Indonesiana Ruang Kreatif Strategis Bagi Kaum Muda Hadir di Sikka
Ngada Terima Bantuan 6 Unit Alsintan Pra Panen dari Kementan RI
Bupati Sikka Apresiasi Upaya Pelestarian Tenun Ikat oleh Balai Pelestarian Kebudayaan NTT
Turun ke SDN Wolomoni, Kadis PK Ende Tegaskan Tidak Ada Penggusuran Lahan dan Gedung Sekolah
SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris
Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT
WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa
Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas
Berita ini 328 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:54 WITA

House of Indonesiana Ruang Kreatif Strategis Bagi Kaum Muda Hadir di Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:31 WITA

Ngada Terima Bantuan 6 Unit Alsintan Pra Panen dari Kementan RI

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:12 WITA

Bupati Sikka Apresiasi Upaya Pelestarian Tenun Ikat oleh Balai Pelestarian Kebudayaan NTT

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:21 WITA

Turun ke SDN Wolomoni, Kadis PK Ende Tegaskan Tidak Ada Penggusuran Lahan dan Gedung Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:29 WITA

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ngada Terima Bantuan 6 Unit Alsintan Pra Panen dari Kementan RI

Rabu, 10 Jun 2026 - 19:31 WITA