BTNK Minta Wisatawan Takedown Konten Ekstrem yang Dibuat di Danau Kelimutu - FloresPos Net - Page 2

BTNK Minta Wisatawan Takedown Konten Ekstrem yang Dibuat di Danau Kelimutu

- Jurnalis

Kamis, 16 Januari 2025 - 10:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BTNK Minta Wisatawan Takedown Konten Ekstrem yang Dibuat di Danau Kelimutu

BTNK Minta Wisatawan Takedown Konten Ekstrem yang Dibuat di Danau Kelimutu

Jika yang bersangkutan tidak menghapus konten itu maka Balai Taman Nasional Kelimutu akan memberikan informasi kepada seluruh pengelola kawasan wisata konservasi lainnya agar dia masuk dalam blacklist.

“Kita cari dan minta untuk hapus. Karena konten itu ekstrem dan jadi masalah jika ditiru oleh orang lain. Wisata di danau Kelimutu itu harus jaga resiko keselamatan karena nyawa anda lebih berharga dari pada gaya anda,” katanya.

Setelah ada konten ekstrem tersebut saat ini pihak BTNK memperketat pengawasan di kawasan,  memasang rambu – rambu serta imbauan di setiap sudut kawasan.

Baca Juga :  Bongkar! Dugaan Korupsi di Flores Timur Senilai Rp 2,5 Miliar Pemda Bayar TIK, Reses dan Operasional DPRD

Budi mengakui, pihaknya kekurangan sumber daya manusia (SDM) sehingga ada celah dalam pengawasan yang kemudian dimanfaatkan oleh pengunjung membuat konten ekstrem.

“Kami keterbatasan tenaga awasi kawasan itu. Taman Nasional Kelimutu itu bukan hanya danau saja tapi ada kawasan lain seperti hutan yang kita harus awasi. Luas secara keseluruhan 5.300 ha. Kemungkinan konten itu dibuat saat tidak ada petugas,” katanya.

Kepala BTNK juga menyampaiakan tarif baru masuk ke kawasan Taman Nasional Kelimutu berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 tahun 2024.

Baca Juga :  Persekutuan Adat Wolobalu Gelar Pesta Adat, Mosalaki Sampaikan ke Pemerintah Masalah Jalan dan Air

Berdasarkan peraturan baru tersebut untuk wisatawan nusantara di hari biasa atau hari senin sampai jumat karcis masuk perorang sebesar Rp 10.000 sedangkan hari libur naik ke Rp 15.000 perorang.

Untuk wisatawan mancanegara tarif karcis masuknya tetap sama baik pada hari biasa maupun hari libur yaitu sebesar Rp 150.000 perorang.

Saat ini pihak BTNK sudah menerapkan pembayaran karcis masuk secara non tunai melalui aplikasi Qris di pintu masuk TNK. *

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Turun ke SDN Wolomoni, Kadis PK Ende Tegaskan Tidak Ada Penggusuran Lahan dan Gedung Sekolah
SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris
Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT
WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa
Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas
Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi
Yayasan Papha Gandeng AWAS Laksanakan Workshop Terkait Pemberitaan dan Masalah Kesehatan Jiwa
Wujudkan Mimpi Kerja di Luar Negeri, Hantarkan Para Mahasiswa Kuliah di Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere
Berita ini 444 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:21 WITA

Turun ke SDN Wolomoni, Kadis PK Ende Tegaskan Tidak Ada Penggusuran Lahan dan Gedung Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:29 WITA

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:18 WITA

Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:04 WITA

WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:43 WITA

Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas

Berita Terbaru