Dinas Pertanian Ende Dukung Program Swasembada Pangan Nasional dari Daerah - FloresPos Net

Dinas Pertanian Ende Dukung Program Swasembada Pangan Nasional dari Daerah

- Jurnalis

Selasa, 7 Januari 2025 - 11:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Dinas Pertanian Kabupaten Ende, Provinsi NTT terus menggenjot Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Kelompok Tani (Poktan) serta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) untuk mendukung program swasebada pangan nasional dari daerah.

Sekretaris Dinas Pertanian Ende, Gadir Dean kepada Florespos.net, Senin (6/1/2025) mengatakan pemerintah melalui Dinas Pertanian mendukung program ini.

Saat ini upaya yang dilakukan  oleh pemerintah yaitu menerjunkan PPL untuk mendampingi petani melalui Poktan dan Gapoktan untuk memanfaatkan lahannya.

Baca Juga :  20 Sekolah di Ende Ramaikan Liga Pelajar U-17 Piala Bupati Ende, Kick off 9 Juni

Pada musim tanam ini atau tahun 2025 luas lahan tanam di Kabupaten Ende yang ditargetkan oleh Kementerian Pertanian yaitu 10.233 ha. Dikatakannya luas lahan tanam ini akan menunjang program swasembada pangan di daerah.

Sekretaris Dinas Pertanian Ende mengatakan luas lahan tanam di Kabupaten Ende pada tahun 2024 lalu yaitu 8.133,2 Ha. Pada bulan November 2024 lalu luas lahan panen sebanyak 7.610,10 Ha.

Luas lahan  tersebut terdiri dari sawah irigasi 5.342 dan sawah ladang 2.367,75 dengan total produksi 37.009,65 ton.

Baca Juga :  Lapas Ende Raih Penghargaan, Peringkat Kedua dengan Nilai IKPA Terbaik 2023

Meski demikian masih ada kendala yang dihadapi dalam upaya meningkatkan produksi pertanian di Kabupaten Ende.

Kendala tersebut antara lain iklim yang tidak menentu khususnya curah hujan kurang karena tanaman padi sangat membutuhkan ketersediaan air yang cukup banyak, saluran irigasi yang belum dibenahi dengan baik.

Kendala lainnya mesin pertanian seperti Traktor roda empat, Traktor roda dua dan Combine Harvest dan alat panen.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928
Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores
Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Berita ini 298 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA