Ali Sehidun: Bahaya Kalau Ada Feeding Monyet di Batu Cermin Labuan Bajo

- Jurnalis

Rabu, 11 Desember 2024 - 08:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Manggarai Barat, Ali Sehidun

Anggota DPRD Manggarai Barat, Ali Sehidun

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Ali Sehidun, Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT, mengingatkan bahaya wisatawan kalau di kawasan wisata alam Gua Batu Cermin Labuan Bajo disiapkan tempat feeding (pemberian makan) monyet.

Ia mengatakan itu menanggapi Florespos.net di Labuan Bajo, Selasa (11/12/2024) malam.

Diberitakan media ini sebelumnya,   di Batu Cermin Manggarai Barat perlu ada tempat feeding monyet.

Menurut Sehidun, kalau di obyek wisata Batu Cermin disiapkan tempat pemberian makan untuk kera-kera, itu bisa menghilangkan kebiasaan monyet setempat untuk mencari makan sendiri. Padahal dunia pariwisata juga butuh yang asli, keorisinalan itu penting, katanya.

Kemudian, jika misalkan tidak kontinyu lagi diberikan makanan, tentu karakter monyet berubah jadi agresif terhadap wisatawan atau pelancong atau orang yang melintas di sekitarnya di kawasan obyek wisata Batu Cermin.

Baca Juga :  DPR RI Dipo Nusantara Desak Pemerintah Bangun Pertamina di Manggarai Barat

“Saya pikir tidak harus dibuat feeding monyet disana. Karena jangan sampai kebiasaan monyet mencari makan menjadi hilang dan malas karena dia hanya menunggu dikasih makanan. Jika tidak continue kasih makan, tentu karekternya jadi agresif terhadap wisatawan atau orang-orang yang melintas sekitarnya. Itu bahaya, ” komentar Sehidun.

Bahwa moyet-monyet disana (wisata Batu Cermin) sering mengais sisa makanan di tumpukan sampah yang ada di sana, salah satu solusinya bisa perbanyakan tenaga kebersihan yang ada di sana.

Baca Juga :  ASEAN Summit Kiranya Berdampak Positif Pariwisata, Termasuk untuk Manggarai Raya

“Saya pikir tinggal kita perbanyak tenaga kebersihan yang ada di sana,” ujar politisi Partai Bulan Bintang (PBB) itu.

Memang, lanjut Sehidun, sangat dilematis antara penting-tidaknya feeding monyet di Batu Cermin. Maka kesimpulannya harus kaji bersama kira kira baiknya seperti apa tentang hal ini. Karena objek wisata harus kita jaga keindahan lingkunganya.

Sehubungan dengan hal ini, tentu konsep Sapta Pesona wajib terap disetiap objek wisata di Mabar sembari menjaga eksistensi satwa yang ada sisekitar objek tersebut, termasuk di kawasan wisata alam Gua Batu Cermin Labuan Bajo, tutup Sehidun. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Mikael Badeoda Minta Inspektorat Akui Kekeliruan dan Sampaikan Sejujurnya ke Bupati
Kapolres Ende Tinjau Lokasi Jalan Putus di Pantura Flores–Keselamatan Warga Jadi Prioritas
Sampah Genangi Saluran Air di Kota Maumere–Perlu Penanganan di Tengah Ancaman DBD
Curah Hujan Tinggi, Produksi Cengkih di Manggarai Barat Diprediksikan Menurun
Soal Kecelakaan Laut, Camat Iwan: Selalu Kambing Hitamkan Pemkab Manggarai Barat
Tim SAR Gabungan Intensif Lakukan Pencarian Korban Tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai Manggarai
Besok, DPRD Ende Undang OPD Terkait Bahas Dugaan Temuan Rp 7 Miliar
Sosok Siswa Tenggelam di Tiwu Pai di Mata Romo Enchik Kasek SMPK Fransikus Ruteng
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:27 WITA

Mikael Badeoda Minta Inspektorat Akui Kekeliruan dan Sampaikan Sejujurnya ke Bupati

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:46 WITA

Kapolres Ende Tinjau Lokasi Jalan Putus di Pantura Flores–Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:48 WITA

Sampah Genangi Saluran Air di Kota Maumere–Perlu Penanganan di Tengah Ancaman DBD

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:33 WITA

Curah Hujan Tinggi, Produksi Cengkih di Manggarai Barat Diprediksikan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:13 WITA

Tim SAR Gabungan Intensif Lakukan Pencarian Korban Tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai Manggarai

Berita Terbaru