Menko PMK Pratikno Tinjau Lokasi Pembangunan Hunian Sementara Pengungsi Lewotobi - FloresPos Net

Menko PMK Pratikno Tinjau Lokasi Pembangunan Hunian Sementara Pengungsi Lewotobi

- Jurnalis

Minggu, 24 November 2024 - 15:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno meninjau lokasi pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, di Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (24/11/2024).

Lokasi Huntara yang ditinjau Menko PMK Pratikno didampingi Kepala BNPB Letjend Suharyanto di kebun warga tepatnya berlokasi di bagian barat Daerah Aliran Sungai (DAS) Konga, Desa Konga, Kecamatan Titehena.

Selain meninjau lokasi Huntara, Menko Pratikno juga meninjau langsung salah satu lokasi Hunian Tetap (Huntap) di Boru, perbatasan Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Sikka.

Baca Juga :  Ketua PMKRI Ende Penuhi Panggilan Penyidik Klarifikasi Soal Dugaan Pengancaman Anak Saat Demo

Tenaga Ahli BNPB/Danpospenas Bencana Gempa Bumi Kolonel Inf Hery Setiono dihadapan Menko PMK menjelaskan, luas lahan secara keseluruhan 11 hektar terdiri dari 9 hektar di kebun warga bagian barat DAS Konga dan 2 hektar berdekatan dengan perkampungan Desa Konga.

“Lokasi ini merupakan kebun warga seluas 11 hektar. Bahan bangunan dari baja ringan dan beton. Huntara yang dibangun berjumlah 2.107 unit dan dibangun juga MCK serta fasilitas lainnya,” katanya.

Hery Setiono mengatakan, pembangunan Huntara dibantu atau dilakukan TNI berjumlah 200 orang. Target selesai 2 bulan.

“Kami upayakan dan target dua bulan selama Nataru. TNI yang membantu membangun. Saat ini sudah ada 39 orang dan akan tiba 200 orang,” katanya.

Baca Juga :  127 WBP Rutan Kelas IIB Maumere Dapat Remisi, Dua Orang Langsung Bebas

Menko PMK Pratikno usai mendengarkan gambaran umum terkait pembangunan meminta semua pihak terutama para pekerja dalam hal ini TNI untuk mulai bekerja dan menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu yang telah ditargetkan agar warga terdampak bisa secepatnya menempati Huntara tersebut.

“Kita memasuki musim hujan. Maksimalkan pembangunan agar  saat Tahun Baru warga kita sudah menempati Huntara,” katanya.

Disaksikan Florespos.net, Menko PMK Pratikno juga mengunjungi warga terdampak di Posko Lewolaga dan Posko Konga sekaligus menyerahkan bantuan kemanusiaan. *

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 212 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Berita Terbaru

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA