Longsor di KM 21 Jalur Ende-Flores, Satker Gerak Cepat Lakukan Pembersihan - FloresPos Net

Longsor di KM 21 Jalur Ende-Flores, Satker Gerak Cepat Lakukan Pembersihan

- Jurnalis

Rabu, 18 Desember 2024 - 13:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Longsor di KM 21 Jalur Ende-Flores, Satker Gerak Cepat Lakukan Pembersihan

Longsor di KM 21 Jalur Ende-Flores, Satker Gerak Cepat Lakukan Pembersihan

ENDE, FLORESPOS.net-Longsoran material berupa batu, tanah dan kayu terjadi di kilometer 21 Trans Flores arah timur Kota Ende tepatnya di Desa Roa Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (18/12/2024) sempat menghambat lalu lintas di jalur ini.

Arus lalu lintas di jalur itu sempat putus total selama dua jam. Namun pihak Satker PJN Wilayah IV NTT bergerak cepat melakukan pembersihan dibantu warga dan stakeholder terkait sehingga lalu lintas kembali normal pukul 10.00.

Baca Juga :  KAHMI Ende Siap Berkolaborasi dengan Pemerintah, Ende Baru Harus Merangkul

Kasatker PJN Wilayah IV NTT, Wilhelmus Sugu Djawa mengatakan setelah mendapatkan informasi itu pihaknya mengerahkan alat berat dari posko terdekat untuk melakukan pembersihan material.

“Pada liburan Nataru kita siapkan 7 posko maka saat longsor alat beratnya langsung digeser ke lokasi untuk membersihkan material,” katanya.

Wilhelmus mengatakan untuk jalur Ende-Detusoko ada satu posko di sekitar Desa Roa maka Satker PJN gerak cepat melakukan pembersihan.

Baca Juga :  Dukung Ketahanan Pangan, Bripka I Gusti Epri Dwi Arsika Dorong Warga Budidaya Ikan Nila

Dikatakannya bahwa saat ini kondisi jalan sudah kembali normal namun pengendara tetap diimbau agar tetap berhati – hati karena jalur jalan trans Flores rawan longsor.

“Curah hujan di Flores cukup tinggi belakangan maka potensi longsor bisa terjadi. Kita tetap siap dan siagakan alat berat untuk mengantisipasi terjadinya longsor. Pengguna jalan diimbau tetap berhati-hati,” katanya.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

WALHI NTT Tegaskan Industri Garam Skala Besar di Wilayah Pesisir Pulau Kecil Berpotensi Menimbulkan Berbagai Tekanan Ekologis
Ombudsman NTT Tekankan Reformasi Birokrasi Polri Harus Berorientasi pada Pelayanan Publik
WALHI NTT Minta Pemerintah dan APH Usut Tuntas Dugaan Peredaran Kayu Sonokeling Ilegal di TTU
Mensos RI Puji Antusias Masyarakat Ende Ikut Upacara Peringatan Harla Pancasila
Harla Pancasila jadi Momentum untuk Perkuat Komitmen Kebangsaan Ditengah Tantangan Zaman
BPOLBF Promosikan Desa Wisata Berkelanjutan Flores di The Meru Eco Tourism Week 2026
Sinergitas Pusat dan Daerah Kunci Keberhasilan Ketahanan Pangan di Manggarai Barat
Pancasila Jangkar Moral Dalam Menghadapi Turbulensi Global
Berita ini 223 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:53 WITA

WALHI NTT Tegaskan Industri Garam Skala Besar di Wilayah Pesisir Pulau Kecil Berpotensi Menimbulkan Berbagai Tekanan Ekologis

Senin, 1 Juni 2026 - 18:52 WITA

Ombudsman NTT Tekankan Reformasi Birokrasi Polri Harus Berorientasi pada Pelayanan Publik

Senin, 1 Juni 2026 - 18:38 WITA

WALHI NTT Minta Pemerintah dan APH Usut Tuntas Dugaan Peredaran Kayu Sonokeling Ilegal di TTU

Senin, 1 Juni 2026 - 17:12 WITA

Mensos RI Puji Antusias Masyarakat Ende Ikut Upacara Peringatan Harla Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 14:56 WITA

BPOLBF Promosikan Desa Wisata Berkelanjutan Flores di The Meru Eco Tourism Week 2026

Berita Terbaru

Opini

Ende, Soekarno, dan Momen Lahirnya Pancasila

Senin, 1 Jun 2026 - 20:20 WITA