Sampah Rusak Keindahan Kawasan Wisata Batu Cermin Labuan Bajo - FloresPos Net

Sampah Rusak Keindahan Kawasan Wisata Batu Cermin Labuan Bajo

- Jurnalis

Selasa, 19 November 2024 - 14:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampah di jalan Hutan To'e, Batu Cermin Labuan Bajo Mabar NTT gambar diambil, Senin (18/11/2024).

Sampah di jalan Hutan To'e, Batu Cermin Labuan Bajo Mabar NTT gambar diambil, Senin (18/11/2024).

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pemandangan di kawasan wisata alam gua Batu Cermin Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT terganggu karena serakan sampah, terlebih-lebih di sepanjang jalan “Hutan To’e”.

Pantauan media ini, Senin (18/11/ 2024), kiri-kanan jalan Hutan To’e terlihat beragam sampah di sana. Ada plastik, pecahan kaca/bling, makanan sisa dalam kantongan plastik dan lain-lain. Beragam sampah itu ada pula yang ongkok kecil-kecil, dan 1 yang ditumpuk- tinggi berdiameter cukup luas.

Di antara tumpukan sampah itu ada kepulan asap kecil, terbakar, lokasinya tidak jauh dari Kantor Desa Batu Cermin. Bau busuk kotoran-kotoran tersebut begitu menyengat.

Kawasan ini sepertinya cukup aman untuk buang sampah karena sepi. Area ini dominan ditumbuh-padati bambu/aur berduri atau “toe” dalam bahasa setempat. Badan jalannya juga tampak rusak, banyak aspal yang terbongkar dan digenangi air keruh. Maklum, hari-hari terakhir Labuan Bajo diguyur hujan.

Baca Juga :  Mendukung Pemberlakuan Kuota Kunjungan Wisatawan di TN Komodo

Di ujung jalan ini (Hutan To’e), dekat Pasar Batu Cermin, terlihat air tergenang sepanjang kurang lebih 20 meter, sepertinya tak ada pembuangan, got buntuh.

“Cocok ini nama jalan sampah, karena sampah di sini sudah permanen, lama tak diangkat tapi dibakar. Kota super premium tapi sebenarnya primitif,” komentar empat remaja berseragam SLTA yang sedang melewati jalan itu.

Kepada FloresPos. Net, ke 4 pria yang disapa Jeji, Erik, Luli, dan Erwin itu mengungkapkan, setiap kali mereka lewati di situ sering dijumpai kera/monyet atau anjing atau burung sedang mengais atau berebutan makanan sisa dalam kantongan/kresek sampah yang dibuang di sepanjang jalan itu. Soalnya sepi, dipadati pohon to’e. Menjijikan, komentar mereka.

Baca Juga :  Pencarian Hari Kesebelas Tenggelamnya KM Putri Sakinah di Labuan Bajo--Dua Korban WNA Spanyol Belum Ditemukan

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Asisten II) Pemkab Mabar, Flori Nabu, ketika diminta tanggapannya di Labuan Bajo, Selasa (19/11/2024), mengatakan, sampah-sampah di jalan Hutan To’e segera dibersih. Asisten 2 antara lain membidangi sampah.

Terlepas dari soal kewenangan instansi/pihak yang menangani sampah di sana, tak ada alasan bagi pemerintah untuk tidak segera membersihkan kotoran- kotoran sepanjang jalan Hutan To’e maupun di kawasan wisata Batu Cermin, termasuk air yang tergenang di jalan Hutan To’e.

“Apalagi sekarang sudah masuk musim hujan, takutnya itu menjadi sumber penyakit,” kata Nabu.

Diberitakan media ini sebelumnya,  sampah berserakan sepanjang jalan Hutan Tua Batu Cermin Labuan Bajo. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar
Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama
Bantuan Stimulan Pembangunan Rumah Rusak di Sikka Dampak Gempa Flores Siap Dikucurkan
Kemenpar Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Wisata Bahari melalui Sertifikasi Pemandu Snorkeling Level III
Elnino, Padi Sawah Manggarai Barat Terancam Gagal Panen, Apen: Mata Air Kering
Pendampingan Psikososial dan Bahan Bacaan Bagi Murid SDI Butata Nagekeo, Kerja Bareng Yaspora NTT dan PKBM Bintang Floresta
Wabup Ngada Terima Bantuan Rp1,2 Miliar dari Kemenko Pangan 
Tim Psikososial Kevikepan Bajawa Dampingi Anak dan Remaja Terdampak Gempa
Berita ini 277 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:20 WITA

Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar

Sabtu, 26 September 2026 - 18:35 WITA

Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama

Sabtu, 26 September 2026 - 18:30 WITA

Bantuan Stimulan Pembangunan Rumah Rusak di Sikka Dampak Gempa Flores Siap Dikucurkan

Sabtu, 26 September 2026 - 18:08 WITA

Kemenpar Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Wisata Bahari melalui Sertifikasi Pemandu Snorkeling Level III

Sabtu, 26 September 2026 - 16:21 WITA

Elnino, Padi Sawah Manggarai Barat Terancam Gagal Panen, Apen: Mata Air Kering

Berita Terbaru