LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pelantikan DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT periode 2024-2029 berlangsung di ruang rapat utama dewan setempat di Labuan Bajo, Jumat (30/8/2029).
Melalui sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Mabar, Martinus Mitar, pelantikan hanya diikuti 29 dari 30 orang wakil rakyat setempat. Karena Christo Mario Yosephino Pranda yang disapa Mario Pranda tidak ikut.
Mario Pranda adalah Sekretaris Partai Demokrat Mabar. Pada Pileg (Pemilu Legislatif) Pebruari lalu (2024) dia terpilih jadi Wakil rakyat Mabar 2024-2029.
Meski tanpa Mario Pranda, acara pengambilan sumpah dan janji 29 orang anggota DPRD Mabar tetap terlaksana. dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Labuan Bajo Ida Ayu Widyarini.
Di paripuna itu terbaca Ketua sementara DPRD Mabar Yopi Widiyanti (Ketua Partai Nasdem Mabar), Wakil Ketua sementara Rikardus Jani (Ketua Partai Demokrat Mabar). Paripurna ditutup Widiyanti, didamping Jani.
Hadir antara lain Bupati Mabar Edistasius Endi dan Wakil Bupati Yulianus Weng serta undanga lain termasuk keluargakeluarga dan sahabat puluhan anggota dewan yang dilantik.
Sekretaris DPRD (Sekwan) Mabar, David Rego, ketika ditemui usai pelantikan tersebut membenarkan bahwa anggota DPRD Mabar terpilih periode 2024-2029 yang tidak ikut dilantik kecuali Mario Pranda.
Sehingga, dari 30 anggota dewan setempat yang diambil sumpah dan janjinya saat itu hanya 29 orang, karena Mario Pranda tidak dilantik, dia tidak ada, tidak ikut pelantikan tersebut.
Di SK atau secara administrasi ada nama Mario Pranda, disebut/dibaca saat pelantikan itu. Tetapi fisik nyata orangnya tidak ada di tempat pelantikan itu. Sekretariat DPRD Mabar belum tahu alasan tidak ikutnya beliau pada acara pelantikan tersebut, tidak ada surat masuk terkait hal ini, ujar Sekwan David Rego.
Pada kesempatan sama, Ketua Partai Demokrat Mabar, Rikardus Jani, juga senada.
Menurutnya, Mario Pranda sudah melakukan pengunduran diri sebagai salah syarat mendaftar ke KPU, terkait pencalonan dirinya di Pilkada sbagai kandidat Bupati Mabar 2024-2029.
“Jadi beliau memang tidak dilantik hari ini, itu alasan beliau sendiri,” ujar Jani.
Pantauan media ini, suasana pelantikan tersebut berjalan lancar, aman, tertib. Di lantai satu dan lantai dua serta dalam ruang rapat utama DPRD Mabar disemut manusia.
Diberitakan media ini sebelumnya, di Pilkada Manggarai Barat 2024, Mario Pranda menginginkan pertarungan dua Paket. *
Penulis : Andre Durung
Editor : Anton Harus










