Kadis Pariwisata Manggarai Barat Pertanyakan Status DSP, Mitar: Pagar TNK, Hentikan Aktivitas Laut - FloresPos Net

Kadis Pariwisata Manggarai Barat Pertanyakan Status DSP, Mitar: Pagar TNK, Hentikan Aktivitas Laut

- Jurnalis

Kamis, 10 April 2025 - 20:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martinus Mitar, Anggota DPRD Manggarai Barat

Martinus Mitar, Anggota DPRD Manggarai Barat

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Stefanus Jemsifori, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekeaf) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT pertanyakan status Destinasi Super Prioritas (DSP) yang disandang Pemerintah Pusat (Pempus) kepada Mabar selama ini.

Sebab, selama ini status DSP tersebut sepertinya tidak berdampak apa-apa buat Mabar, khususnya dari sisi pariwisata, lebih-lebih berhubungan dengan Taman Nasional Komodo (TNK) yang secara administrasi bagian dari Mabar.

Kadis yang disapa Stefan itu sampaikan itu ketika diberi kesempatan berbicara pada rapat dengar pendapat (RDP) dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Mabar di dewan setempat-Labuan Bajo, Rabu (9/4/2025).

Sidang dipimpimin Ketua DPRD Mabar Benediktus Nurdin, didampingi Wakil Ketua I Rikardus Jani, dan Wakil Ketua II Sewargading S. J. Putera. Hadir sejumlah wakil rakyat setempat.

Dari OPD hadir KadisCKTRPKP Saverinus Kurniadi dan jajaran, Kadis PMPTSPMaria Eltris Babur dan jajaran, Sekretaris Dinas LHP Fredi Lahur dan jajaran, Kasat Pol. PP Yeremias Ontong dan jajaran, disamping Kadis Stefan dan jajaran.

Baca Juga :  FGK Maria Assumpta Keuskupan Labuan Bajo Masuk Festival Unggulan TOP Ten 2026 di Indonesia

Menurut Stefan, sehubungqn dengan pariwisata, khusus di kawasan TNK, pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena TNK kewenangan Balai TNK (BTNK) yang merupakan “kaki tangan” Pempus.

Tahun lalu, ditengarai dari sektor pariwisata/kunjungan wisatawan di TNK hasilnya sekitar Rp. 20 miliar, tetapi Mabar hanya dapat Rp. 2 miliar. Kapal pinisi juga begitu.

Karena itu, mohon dukungan, DPRD Mabar berjuang bersama ke Pempus terkait ini, agar masyarakat Mabar tidak menjadi penonton di negerisendiri. Ini juga demi peningkatan PAD (Pendapat Asli Daerah) Mabar, katanya.

Ketika anggota dewan Inocentius Peni menyinggung dugaan pengusiran turis di Pulau Padar oleh salah satu investor, yang viral akhir-akhir ini, Stefan mengaku bahwa hal itu dia tahu dari berita. Pulau Padar adalah bagian dari TNK, kewenangan ada pada BTNK, ujarnya.

Baca Juga :  BPOLBF Bakal Buka Keran Kerja Sama SLBN Komodo

Akumulasi suara Kadis Stefan, suara anggota Dewan Inocentius Peni, dan juga suara wakil rakyat yang lain yang menyoroti dugaan pelanggaran pembangunan hotel dan restoran di sempadan pantai dan di atas laut Mabar akhir-akhir ini serta berbagai hal terkait lain, membuat angota dewan Martinus Mitar ketika itu meradang.

Dia meminta lembaga DPRD Manggarai Barat segera bersikap. Bila perlu pagari TNK dan hentikan aktivitas kapal-kapal wisata di Laut Mabar selama satu minggu. Biar di luar sana tahu juga,  tegas Mitar menggelar.

Wakil Ketua Dua II, Sewargading S. J. Putera saat itu sempat mengingatkan Mitar agar jangan kelewatan “nafsu” bicara.

“Kaka Marten, jangan terlalu semangat. Nanti jangan mundur,” sergahnya dengan wajah imut senyam senyum. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung
Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat
Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung
Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan
Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores
Pasca Gempa, Ratusan Warga Manggarai Barat Terserang Diare
Wujud Kepedulian Bagi Masyarakat, Kodim 1603/Sikka Gelar Bazar Murah Sambut HUT TNI ke-81
Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan
Berita ini 1,056 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 21:00 WITA

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung

Selasa, 22 September 2026 - 19:46 WITA

Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat

Selasa, 22 September 2026 - 18:38 WITA

Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung

Selasa, 22 September 2026 - 18:26 WITA

Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan

Selasa, 22 September 2026 - 17:44 WITA

Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores

Berita Terbaru