Terungkap, Dugaan Manipulasi Data Pajak Hotel Terapung di Manggarai Barat - FloresPos Net

Terungkap, Dugaan Manipulasi Data Pajak Hotel Terapung di Manggarai Barat

- Jurnalis

Selasa, 6 Agustus 2024 - 07:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pemkab Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan KPK RI membongkar dugaan manipulasi data terkait pajak sejumlah hotel terapung dan restoran terapung di laut, khususnya di perairan Taman Nasional Komodo (TNK) baru-baru ini.

Sebutan “hotel terapung dan restoran terapung” disematkan pada kapal wisata yang di dalamnya lengkap dengan fasilitas tempat tidur dan restoran dan lain-lain.

Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng mengatakan, ada pihak kapal wisata saat tanya jumlah tamunya (wisatawan) hanya lapor sekitar 11 orang.

Tapi ketika pemerintah buka data saat itu, baru mereka (pihak kapal wisata) mengaku jumlah tamunya ratusan orang.

Baca Juga :  Operasi SAR Pencarian Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Putri Sakinah di Labuan Bajo Diperpanjang Dua Hari

“Kesannya mereka tidak jujur. Tidak elok kalau disebut tipu,” kata Wabup Weng kepada Florespos.net saat jedah siang di Loh Liang Pulau Komodo.

Pemkab Mabar, KPK dan lain-lain saat sidak di “hotel terapung-restoran terapung” (kapal wisata) di perairan TNK pada Sabtu (3/8//2024). Foto: Ist

Walau begitu, demikian Wabup Weng, ada nilai positifnya juga. Karena oknum-oknum pengelola/pengusaha kapal wisata tersebut bersedia membayar pajaknya.

Operasi ini (sidak), lanjut Wabup Weng, sebagai implementasi dari Perbup Mabar terkait pajak “hotel terapung dan restoran terapung”.

Saat sidak, jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) yang mendamping Wabup Weng antara lain, Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol. PP) Yeremias Ontong, dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapemda) Maria Yuliana Rotok.

Baca Juga :  Wabub Weng Tidak Setuju KPH Manggarai Barat Gabung Manggarai

Sedangkan jajaran pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di antaranya hadir Ketua Satgas Koordinator Supervisi (Korsup) Wilayah V KPK Dian Patria.

Pihak Tentara Nasional Indonesia  (TNI), khususnya Angkatan Laut (AL), juga ikut sidak tersebut.

Titik kumpul kapal wisata yang menjadi obyek sidak di antaranya perairan Padar Selatan dan Ping Beach. Kedua area ini bagian dari Taman Nasional Komodo (TNK).

Tak hanya di laut, sidak tersebut berlanjut dengan mendatangi sejumlah hotel di Labuan Bajo yang juga ditengarai menunggak pajak. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik
Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi
DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga
Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung
DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Berita ini 175 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:46 WITA

Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik

Jumat, 6 November 2026 - 17:35 WITA

Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi

Jumat, 6 November 2026 - 14:32 WITA

DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga

Jumat, 6 November 2026 - 10:22 WITA

Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung

Kamis, 5 November 2026 - 18:07 WITA

Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko

Berita Terbaru