Waduh! Hanya Berselang 27 Menit, Gunung Lewotobi Meletus dengan Tinggi Kolom Abu 1.000 Meter - FloresPos Net

Waduh! Hanya Berselang 27 Menit, Gunung Lewotobi Meletus dengan Tinggi Kolom Abu 1.000 Meter

- Jurnalis

Selasa, 25 Juni 2024 - 12:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), boleh jadi kian meningkat.

Betapa tidak, hanya berselang waktu 27 menit saja, secara beruntun dua kali gunung api dengan ketinggian 1.584 meter di atas permukaan laut ini meletus dengan tinggi kolom abu mencapai 1.000 meter di atas puncak.

Berdasarkan laporan Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Selasa (25/6/2024) pagi menyebut, terjadi erupsi Gunung Loweotobi Laki-laki pukul 10.03 WITA dengan tinggi kolom abu 1.000 meter di atas puncak.

“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 37 mm dengan durasi kurang lebih 12 menit 55 detik,” tulis PVMBG Pos PGA Lewotobi Laki-laki, Selasa (25/6/2024) pukul 10.30 WITA.

Baca Juga :  Kolaborasi Para Pihak Diharapkan Tekan Laju Penularan HIV/AIDS di Manggarai Barat

Masih dari laporan yang sama, hanya berselang waktu 27 menit kemudian, Gunung Lewotobi Laki-laki kembali erupsi pada pukul 10.30 dengan tinggi kolom abu 1.000 meter di atas puncak.

“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47,3 mm dengan durasi kurang lebih 3 menit 14 detik,” tulis PVMBG Pos PGA Lewotobi Laki-Laki, Selasa pukul 10.30 WITA.

Diselimuti Abu Vulkanik

Pantauan Florespos.net, selama tiga hari terakhir, wilayah Kecamatan Wulanggitang dan Kecamatan Ilebura di Kabupaten Flores Timur diselimuti abu vulkanik tebal dan aroma belerang yang sangat menyengat.

Masyarakat di dua kecamatan itu nyaris tidak bisa melakukan aktivitas keseharian. Masyarakat lebih banyak berada di dalam rumah masing-masing. Tempat usaha seperti kios, toko dan warung lebih banyak tutup.

Baca Juga :  Tim Keluarga Daftar Bacabup Yosef Badeoda ke DPD PAN Ende

Sebagian masyarakat sudah menderita gangguan pernapasan. Ada masyarakat yang keluar rumah memakai masker, topi tutup kepala, kain dan selendang untuk menjaga agar tidak menghirup abu vulkanik dan bau belerang.

Tidak Ada Posko Siaga Bencana

Sudah hampir satu bulan, aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki meningkat ditandai dengan peningkatan status dari Level Waspada ke Level Siaga.

Namun berdasarkan pantauan, hingga Senin (24/6/2024), di lokasi bencana tepatnya di Kecamatan Wulanggitang dan Kecamatan Ilebura, tidak ada posko siaga darurat bencana yang bangun oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Flores Timur untuk memudahkan koordinasi dan komunikasi kebencanaan. *

Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata
Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan
In Flores, BBKSDA NTT dan LNBM Perkuat Bisnis dan Jasa Wisata di Kawasan Konservasi Komodo
Tanggapi Keluhan Warga, Pemerintah Segera Revitalisasi RSUD dan Reformasi Manajemen
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:38 WITA

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:17 WITA

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:17 WITA

Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:57 WITA

Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:16 WITA

Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara

Sabtu, 25 Jul 2026 - 19:38 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Mewaspadai Jalan yang Berujung Air Mata

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:46 WITA