Pemerintah Imbau Warga di Lokasi Bencana Longsor Pindah Sementara ke Keluarga - FloresPos Net

Pemerintah Imbau Warga di Lokasi Bencana Longsor Pindah Sementara ke Keluarga

- Jurnalis

Jumat, 7 Juni 2024 - 14:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Pasca bencana longsor yang menewaskan satu keluarga di kompleks Tiwuberu B, Kelurahan Rewarangga Selatan, Ende Timur, Jumat (7/6/2024) pagi, pemerintah mengimbau warga di lokasi bencana agar pindah sementara ke rumah keluarga.

“Tadi ibu lurah Rewarangga Selatan (Nani Toro) sudah sampaikan kepada warga sekitar agar pindah dulu ke rumah keluarga yang aman atau jauh dari lokasi itu”.

Kata Camat Ende Timur, Fidelis Bofa kepada wartawan di rumah duka, Jalan W.Z Yohanes, Rewarangga Selatan.

Baca Juga :  12,05 Persen Kebutuhan Pangan Kabupaten Ende Dipasok dari Luar Daerah

Fidelis mengatakan kondisi di lapangan pasca bencana terdapat beberapa rumah dalam kondisi terancam. Satu rumah paling dekat dan penghuninya sudah pindah sementara ke rumah keluarga.

“Kita lihat sebelah atas itu sangat terancam maka sebaiknya penghuni rumah itu pindah dulu ke rumah keluarga. Kita hindari hal yang tidak diinginkan bersama,” katanya.

Terkait dengan penguburan empat korban tersebut, pemerintah sudah berkordinasi dengan pihak keluarga dan akan dikuburkan pada Sabtu (8/6/2024) pagi.

Pihak keluarga mengharapkan agar pemerintah membantu penguburan empat korban bencana tanah longsor.

Baca Juga :  Polisi Gagalkan dan Tangkap Pelaku Perdagangan Orang di Ende

Diberitakan sebelumnya empat korban bencana tanah longsor itu adalah satu keluarga. Keempatnya tertimbun material longsoran pada Jumat (7/6/2024) sekitar pukul 05.30 wita.

Identitas dari korban antara lain Bernadus Bata (55), Hendrika Oka (40), Avika Wonga (7) dan Ecan balita berusia 1 tahun 5 bulan. Saat dievakuasi Ecan putri bungsu Bernadus dan Hendrika ditemukan tertidur diatas perut Hendrika Oka. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi
Kuasa Hukum Mayella da Cunha Minta Pengaduan Kliennya Bisa Segera Diproses Polres Sikka
Putri Pariwisata Indonesia Bawa Paket Sembako dari Butik Levico untuk Mama-Mama di Ende
Bencana Erupsi Lewotobi dan Gempa Tegaskan Urgensi Bandara Mbay sebagai Simpul Konektivitas Flores
Kemensos Salurkan Santunan Bagi 47 Korban Gempa Flores di Sikka
9 Puskesmas di Sikka Masih Layani Pasien di Tenda Darurat
Tiga DTW Rusak Berat, BPOLBF, Pariwisata Flores Normal
BPOLBF Dorong Pemda Flores Kembangkan Destinasi Alternatif
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:16 WITA

Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi

Kamis, 10 September 2026 - 19:22 WITA

Kuasa Hukum Mayella da Cunha Minta Pengaduan Kliennya Bisa Segera Diproses Polres Sikka

Kamis, 10 September 2026 - 16:47 WITA

Putri Pariwisata Indonesia Bawa Paket Sembako dari Butik Levico untuk Mama-Mama di Ende

Kamis, 10 September 2026 - 16:09 WITA

Bencana Erupsi Lewotobi dan Gempa Tegaskan Urgensi Bandara Mbay sebagai Simpul Konektivitas Flores

Kamis, 10 September 2026 - 15:46 WITA

9 Puskesmas di Sikka Masih Layani Pasien di Tenda Darurat

Berita Terbaru

Pius Jemadu, S.Fil.

Opini

Solidaritas yang Terluka di Tengah Bencana Gempa Flores

Kamis, 10 Sep 2026 - 19:11 WITA