Pemkab Manggarai Barat Siap Perbaiki Kerusakan SDI Tehong - FloresPos Net

Pemkab Manggarai Barat Siap Perbaiki Kerusakan SDI Tehong

- Jurnalis

Jumat, 31 Mei 2024 - 13:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar), melalu Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO), siap perbaiki kerusakan Sekolah Dasar Inpres (SDI) Tehong, Kecamatan Ndoso yang ambruk pada 22 Mei 2024. Tetapi disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah itu.

Demikian disampaikan Yohanes Hani, Kepala Dinas (Kadis) PKO Mabar Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menanggapi media ini di Labuan Bajo baru-baru ini.

Menurut Kadis Hani, tembusan laporan roboh/ambruknya SDI Tehong dari pihak sekolah itu telah dia peroleh. Hanya dalam surat tersebut tak ada kronologis. Apa tiba-tiba roboh ataukah ada gempa bumi, ataukah ada puting beliung saat itu di sekolah tersbut, semuanya tidak dikronologis.

Kemudian, apakah yang roboh itu hanya plafonnya saja? Juga tak disebut dalam laporan tersebut. Untuk itu, sehubungan dengan laporan robohnya SDI Tehong, Dinas PKO perlu berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mabar terkait status, apa status bencana atau bagaimana.

Namun apa pun itu, memperbaiki kerusakan SDI Tehong khususnya, adalah kewajiban pemerintah, dalam hal ini Dinas PKO Mabar. Itu prinsip dasar, pemerintah harus mengayomi.

Baca Juga :  Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Berkali-kali, Hujan Abu Vulkanik Landa 7 Desa di Flores Timur

Urusan sarana-prasarana pendidikan, urusan peningkatan mutu pendidikan, baik untuk sekolah negeri maupun swasta, itu urusan pemerintah, urusan Dinas Pendidikan, kata Kadis Hani.

Namun semua itu disesuaikan dengan anggaran yang ada, disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah Mabar. Apakah memungkinkan di perubahan APBD 2024 atau di APBD induk tahun depan (2025), semua tergantung ketersedian anggaran, ungkap Kadis Hani.

Diharapkan, kalau SDI Tehong yang dilaporkan ambruk itu hanya plafonnya saja yang roboh, maka mungkin ruang kelasnya masih bisa dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar sambil menanti anggara. Gambar-gambar dalam laporan yang dia peroleh, sepertinya yang ambruk itu plakfonnya, kata Kadis Hani.

Secara terpisah Sekretaris BPBD Mabar Yohanes Stat, mengatakan, robohnya SDI Tehong bukan disebabkan oleh angin atau hujan, karena kecepatan angin dan kelemban saat itu normal di wilayah tersebut.

Data BMKG, saat itu kecepatan angin di wilayah itu 40 km/jam, dan kelembaban 60-90 %, ungkap Stat menambahkan.

Baca Juga :  Bupati Sikka Kunjungi Sekolah, Ajak Siswa Kembali Ceria Belajar

Sebelumnya hal ini diangkat oleh anggota DPRD Mabar, Bernadus Ambat. Ia mengungkapkan itu pada paripurna dewan setempat di Labuan Bajo.

Menurut Ambat, sesuai laporan masyarakat, salah ruang kelas di SDI Tehong ambruk/roboh pada 22 Mei 2024. Ruangan lain di sekolah tersebut terancam bakal mengalami nasib serupa. Harap Pemkab Mabar segera perbaiki.

Dilanjutkan, awalnya gedung SDI Tehong dibangun semi permanen. Namun 2018 gedung SDI tersebut direnovasi. Renovasi dari keadaan semi permanen (setengah tembok) jadi permanen. Selain itu pemasangan singk baru, keramik, pemasangan plafon dan pengecatan 3 ruang kelas.

Pada tahun 2022 bangunan SDI Tehong juga direnovasi kembali. Yang direnovasi yakni perbaikan plafon dengan kerangka baja ringan, perbaikan beberapa kosen yang rusak dan pengecatan.

Dimohon kepada pihak terkait untuk memperbaiki kerusakan SDI Tehong, komentar Ambat, politisi asal Partai Perindo tersebut. *

Penulis: Andre Durung I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik
Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi
DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga
Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung
DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Berita ini 119 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:46 WITA

Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik

Jumat, 6 November 2026 - 17:35 WITA

Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi

Jumat, 6 November 2026 - 14:32 WITA

DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga

Jumat, 6 November 2026 - 10:22 WITA

Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung

Kamis, 5 November 2026 - 18:07 WITA

Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko

Berita Terbaru