Konklaf 2025: Misa Kudus Pemilihan Paus Resmi Dimulai - FloresPos Net

Konklaf 2025: Misa Kudus Pemilihan Paus Resmi Dimulai

- Jurnalis

Rabu, 7 Mei 2025 - 17:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar dari siaran langsung yang menunjukkan misa kudus untuk pemilihan paus atau konklaf di Vatican City, Vatikan, pada Rabu (7/5/2025).(YOUTUBE/VATICAN NEWS)

Tangkapan layar dari siaran langsung yang menunjukkan misa kudus untuk pemilihan paus atau konklaf di Vatican City, Vatikan, pada Rabu (7/5/2025).(YOUTUBE/VATICAN NEWS)

VATICAN CITY, FLORESPOS.net – Misa kudus menjelang pemilihan paus resmi atau konklaf dimulai di Vatican City, Vatikan, pada Rabu (7/5/2025) pukul 10.00 waktu setempat atau 15.00 WIB.

Misa tersebut merupakan tahapan awal sebelum para kardinal memulai konklaf 7 Mei yang pemungutan suaranya digelar mulai pukul 16.30 atau 21.30 WIB.

Misa itu diikuti oleh dewan kardinal untuk memohon tuntunan Roh Kudus dalam pemilihan paus yang baru.

Dilansir dari AFP, misa kudus itu digelar di Basilika Santo Petrus di Vatikan menjelang konklaf untuk memilih paus baru. Misa dipimpin oleh dekan Dewan Kardinal Giovanni Battista Re dan menjadi ritus terakhir yang dirayakan secara publik sebelum para kardinal diisolasi untuk pemilihan paus baru.

Baca Juga :  Galang Dana Pembangunan Gereja, Paroki St Damian Bea Muring Gelar Pertandingan

Prosesi konklaf Pada pukul 16.30 atau 21.30 WIB, prosesi konklaf dimulai. Pada kardinal elektor akan menuju Kapel Sistin dari Kapel Paulina sembari melantunkan Veni Creator.

Merujuk pada akun Instagram resmi Keuskupan Agung Jakarta (KAJ), setiap kardinal akan meletakkan tangan di atas Kitab Suci dan mengucapkan janji kerahasiaan.

Setelah semua memasuki ruangan di Kapel Sistina, Master of Papal Liturgical Ceremonies akan mengucapkan “extra omnes” atau “yang lainnya, dipersilakan keluar”.

Baca Juga :  Semua Mata Tertuju pada Cerobong Asap Kapel Sistina Selama Konklaf

Setelah itu pintu ditutup. Baca juga: Kata Kardinal Suharyo soal Kemungkinan Terpilih Jadi Paus di Konflaf Ini adalah terakhir kalinya umat katolik dapat melihat para kardinal tersebut sampai paus baru terpilih.

Cerobong asap di atas Kapel Sistina akan mengeluarkan asap hitam sebagai tanda bahwa konklaf belum sepakat memilih paus yang baru. Sebaliknya, jika hasil konklaf telah memilih paus baru, asap putih akan keluar dari cerobong asap di atas Kapel Sistina.*

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Kompas.com/AFP

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 191 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WITA

Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Berita Terbaru