BPOLBF Jajak Peluang Kolaborasi Bersama NGOs Dan AIC - FloresPos Net

BPOLBF Jajak Peluang Kolaborasi Bersama NGOs Dan AIC

- Jurnalis

Jumat, 17 Mei 2024 - 20:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) bersama Non-Governmental Organization (NGOs) dan Atlantis International College (AIC) Labuan Bajo diskusi bareng di ruang rapat utama Kantor BPOLBF di Labuan Bajo Manggarai Barat (Mabar) NTT belum lama ini.

Acara yang digelar di ruang rapat utama Kantor BPOLBF di Labuan Bajo ibu kota Mabar itu untuk membahas peluang kolaborasi industri pariwisata setempat.

Hal itu dalam rangka perkuat berbagai upaya pengembangan Labuan Bajo Flores sebagai destinasi pariwisata berkelanjutan.

Tentu hal ini disadari mengingat Labuan Bajo Flores salah satu destinasi pariwisata yang paling menarik perhatian dunia. Di antara lain karena keindahan alamnya yang menakjubkan dan kekayaan budayanya yang mempesona.

Seiring dengan pertumbuhan pesat industri pariwisata Labuan Bajo Flores, kolaborasi dengan mengabungkan peran dari seluruh pihak sangat penting, ungkap Plt. Dirut BPOLBF saat itu Fransiskus Saverius Teguh.

Diskusi bersama itu, kata Frans Teguh, juga untuk memastikan agar cita- cita pengembangan destinasi pariwisata yang berkelanjutan, yang menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, budaya, pemberdayaan, dan kesejahteraan masyarakat lokal dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Baca Juga :  DPRD Manggarai Barat Rekomendasikan 5 Hal Kepada Kemenhub RI

Dalam mengembangkan pariwisata di Labuan Bajo, semua pihak diharapkan lebih mengutamakan pendekatan tata ruang budaya yang selaras dengan alam dan lingkungan, serta mengedepankan pemberdayaan dan partisipasi masyarakat lokal, ungkap Frans Teguh.

Frans Teguh mengatakan, BPOLBF saat ini tengah mengembangkan Parapuar yang tentunya akan menambah destinasi wisata baru di Kota Labuan Bajo.

Melalui pengembangan Parapuar, BPOLBF membuka peluang kolaborasi bersama mitra-mitra potensial yang terlibat dalam industri pariwisata termasuk NGOs dan AIC, untuk bersama-sama membangun Parapuar sebagai model pengembangan destinasi berkelanjutan.

Masih Frans Teguh, terkait pengembangan Parapuar pihaknya kini sudah mendapat dua investor, yaitu Dusit Internasional Grup dan Eiger Indonesia. Keduannya akan memulai pembangunan tahun ini di kawasan Parapuar.

BPOLBT, katanya, sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin mengembangkan usaha pariwisata ataupun dalam bentuk kolabroasi lain untuk membangun Parapuar. Kawasan ini sebagai destinasi yang mengedepankan asas keberlanjutan, pemberdayaan masyarakat.

Menurut Vinsen, peserta NGOs asal Yayasan Gugah Nurani Indonesia Labuan Bajo, tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development) dan pemberdayaan masyarakat di sektor pariwisata memastikan industri pariwisata benar-benar berikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat lokal.

Baca Juga :  Perumda Wae Mbeliling Segera Atasi Kesulitan Air Bersih Warga Torok Manggarai Barat

Yayasan ini memiliki program pemberdayaan masyarakat lokal, seperti usaha pertanian produksi cabe di Desa Golo Pua Kecamatn Kuwus (Mabar) dan di Kampung Sepo wilayah Compang. Ada 56 Kepala Keluarga yang dampingi NGOs satu itu dalam pengembangan pasar, ujar Vinsen.

Mewakili Atlantis International College (AIC) Labuan Bajo, Mateus, saat itu mengatakan pihaknya fokus mengupgrade workforce (angkatan kerja) Labuan Bajo supaya memiliki etos kerja seperti workforce berstandart internasional.

AIC siap mencetak muda-mudi NTT yang akan bekerja pada industri pariwisata luar negeri, lebih khusus Mabar. Tahun ini, 2024, seluruh lulusan AIC bisa mendapatkan peluang di luar negeri, ujar Mateus.

Turut hadir dalam diskusi itu pihak Yayasan Bina Karya Lestari (BINTARI), Yayasan Burung Indonesia, Trash Hero Komodo, Yayasan Komodo Indonesia Lestari (YAKINES), Yayasan Bambu Lestari, Nomad Plastic, dan WWF Labuan Bajo. *

Penulis: Andre Durung I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026
Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen
Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes Tegaskan Pentingnya Kader Kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis
Ketua AMAN Sebut MBG dan KDMP Program Positif Pemerintah Namun Lemah Penerapan di Daerah
Memprihatinkan, Jalan Kampung Wae Sambi Manggarai Barat
Dekatkan Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat, Astra Dukung Integrasi Layanan Primer di Desa Tebuk dan Bloro
Launching Program Implementasi Integrasi Layanan Primer di Desa Sejahtera Astra untuk Desa Tebuk dan Bloro di Sikka
Kadis Nakertrans Sikka Lepas Dua Calon PMI Rekrutan PT.Esdema Mandiri Tekankan Pentingnya Jalur Prosedural
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:51 WITA

Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026

Rabu, 4 November 2026 - 11:47 WITA

Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen

Selasa, 3 November 2026 - 19:54 WITA

Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes Tegaskan Pentingnya Kader Kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WITA

Ketua AMAN Sebut MBG dan KDMP Program Positif Pemerintah Namun Lemah Penerapan di Daerah

Selasa, 3 November 2026 - 11:32 WITA

Memprihatinkan, Jalan Kampung Wae Sambi Manggarai Barat

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Memprihatinkan, Jalan Kampung Wae Sambi Manggarai Barat

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:32 WITA