Potret Buram di Kawasan Taman Herman Fernandez Kota Larantuka - FloresPos Net

Potret Buram di Kawasan Taman Herman Fernandez Kota Larantuka

- Jurnalis

Kamis, 16 Mei 2024 - 21:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Anda pernah melintas di kawasan Taman Herman Fernandez, di pusat Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT)?

Jika pernah, maka sudah hampir pasti, Anda menemukan dan menyaksikan potret buram pemandangan yang kurang elok.

Setiap hari–kerap kali di kawasan ini menjadi tempat atau lokasi ngetem (parkir), tempat bongkar muat barang-barang angkutan umum.

Selain itu, tidak ada tempat-tempat usaha yang menyediahkan parkiran khusus pengunjung, sehingga kendaraan pengunjung parkir liar di badan jalan.

Juga menjadi tempat tongkrong ditemani botol dan arak (minuman keras tradisional), bahkan tongkrongan anak-anak sekolah berseragam lengkap pada jam sekolah atau belajar.

Taman Herman Fernandez di Kota Larantuka

Potret ini jelas kontras dengan maksud dan tujuan dibangun Taman Herman Fernandez. Kawasan Taman Herman Fernandez sejatinya merupakan taman mini di tengah kota.

Taman ini dibuat dengan maksud dan tujuan mulia. Untuk memperindah kota dan menjadi tempat rekreasi bagi warga Kota Larantuka, dan masyarakat Flores Timur umum termasuk warga yang berkunjung di Kota Larantuka.

Taman ini sudah di tata ulang dan direhab beberapa tahun belakangan ini. Terakhir tahun lalu direhab.

Taman ini sudah dilengkapi dengan pagar pembatas dan tempat duduk. Dipercantik dengan tulisan ‘Taman Herman Fernandez’ beserta lampu.

Pada bagian tengah taman ini terdapat patung pahlawan kebanggaan masyarakat Kabupaten Flores Timur.

Patung Pahlawan Herman Fernandez sedang memapah seorang temannya di medan pertempuran–berseragam khas prajurit, tampan dan gagah.

Baca Juga :  Pembuangan Bayi di Panti Naungan Kasih Ditangkap Polisi, Ini Identitasnya
Pemandangan bongkar muat barang angkutan umum antar kabupaten di kawasan Taman Herman Fernandez Larantuka

Selain estetika, Taman Herman Fernandez juga punya nilai lain. Lingkaran Taman Herman Fernandez Kota Larantuka merupakan pintu masuk ‘rumah rakyat’ Flores Timur, Balai Gelekat DPRD dan Rumah Jabatan Bupati.

Setelah ditata begitu baik, bukan menjadi dan dijadikan sesuai peruntukan. Malah sebaliknya, lebih menjadi terminal baru atau boleh jadi terminal liar.

“Menyedihkan sekali ya. Taman ini dibangun begitu indah. Punya nilai estetika dan punyai nilai yang luar biasa karena berada persis di pintu masuk Kantor DPRD dan Rumah Jabatan Bupati.”

Itu kesan yang selalu terungkap ketika bersama orang luar Flores Timur melintas di kawasan Taman Herman Fernandez.

Tak hanya orang luar yang punya kesan. Masyarakat lokal Flores Timur pun merasa risih, tidak nyaman dan aman melintas di kawasan ini.

Umumnya, menurut mereka, ada pembiaran yang sungguh-sungguh, Karena pemandangan tidak elok di kawasan Taman Herman Fernadez itu, terjadi dan berlangsung setiap hari, pagi, siang dan malam.

“Kok bisa ya? Angkot, angkutan pedesaan dan angkutan antar kabupaten bongkar muat kasur, kulkas, dan barang-barang lainnya di kawasan Taman Herman Fernandez. Seperti terminal. Kasihan, taman indah ini jadi seperti ini.”

Baca Juga :  Pemdes Batu Cermin Manggarai Barat Siapkan Anggaran Penanganan Rabies

Semua tahu, kawasan Taman Herman Fernandez bukan terminal angkutan umum. Terminal angkutan umum di Larantuka tersedia di dua tempat.

Di bagian barat Kota Larantuka terletak di Lamawalang dan bagian timur Kota Larantuka di Weri, Kelurahan Weri, Kecamatan Larantuka.

Jadi, setiap hari di kawasan ini bukan tempat ngetem alias parkir angkutan kota, angkutan pedesaan dan angkutan antar kabupaten.

Tempat ini, juga bukan jadi tempat ngetem mobil sewaan, mobil pribadi, tempat parkiran umum untuk kendaraan bermotor lainnya dan parkiran pengunjung tempat usaha.

Lingkaran kawasan Taman Herman Fernandez Kota Larantuka

Lingkaran Kawasan Herman Fernandez Kota Larantuka merupakan pintu masuk dua ‘rumah rakyat’ Flores Timur, Balai Gelekat DPRD dan Rumah Jabatan Bupati.

Selama ini, aparat akan menurunkan personil dan berbagai perlengkapan lain berjaga-jaga di kawasan Taman Herman Fernandez kalau ada hajatan daerah.

Seperti, jelang iven Semana Santa (Pekan Suci) dan pejabat tinggi atau tamu daerah berkunjung dan bertatap muka di DPRD dan/atau Rumah Jabatan Bupati.

Semua sepakat! Ada kesan ketidaktegasan dan pembiaran yang sungguh luar biasa.

Lalu, apakah harus terus dengan ketidaktegasan dan dibiarkan begitu saja? Atau tetap jadikan potret buram pemandangan tidak elok di pusat Kota Larantuka? Tentu tidak! Harus ada ketegasan sikap dan tindakan.

Tidak boleh ada ngetem (parkir), apalagi bongkar muat barang-barang angkutan umum, ngetem angkutan kota, angkutan pedesaan, mobil sewaan, mobil pribadi. Tempat-tempat usaha di kawasan itu, juga harus diwajibkan sediakan parkiran khusus untuk pengunjung. *

Penulis: Wentho Eliando I Editor: Wall Abulat

Berita Terkait

Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur
Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah
PSSI Ende Tunjuk Cicih Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flores Timur
Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon
Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende
DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah
94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik
Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas
Berita ini 353 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:02 WITA

Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:22 WITA

Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:05 WITA

PSSI Ende Tunjuk Cicih Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flores Timur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:41 WITA

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:41 WITA