Rumah Sakit Umum Bajawa Miliki Alat Cuci Darah - FloresPos Net

Rumah Sakit Umum Bajawa Miliki Alat Cuci Darah

- Jurnalis

Jumat, 22 Maret 2024 - 13:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), kini miliki Alat Cuci Darah atau hemodialisa (HD).

Direktur RSUD Bajawa dr. Paulina H. H. Pelletimu, M.Kes, Sp.Rad menjelaskan, Alat Cuci Darah di RSUD Bajawa sudah masuk sebanyak 5 unit terdiri dari 4 unit untuk yang non infeksius dan 1 unit untuk infeksius.

“Sekarang kami dalam proses persiapan dokumen dan visitasi dari Pernefri untuk perijinan pelayanan HD. Setelah itu mengurus ke BPJS untuk penambahan pelayanan HD di RSUD Bajawa,” jelas Paulina kepada Florespos.net, di ruang kerjanya, Kamis (21/3/2024).

Paulina menjelaskan, sementara untuk sumber daya manusia, pihaknya sudah memiliki 1 orang dokter Spesialis Penyakit Dalam yang sudah bersertfikat pelatih hemodialisa dan 3 orang perawat.

Baca Juga :  Manggarai Siap Luncur Program Bantuan Pangan Terkena Dampak Buruk Elnino

Selain, juga 1 orang dokter umum yang akhir Februari lalu telah menyelesaikan pelatihan HD di RS Pengampu layanan unggulan yang ditunjuk oleh Kemenkes yaitu Rumah Sakit Umum Pusat Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah di Bali.

Paulina mengatakan, untuk peralatan hemodialisa, pihaknya menggunakan sistem kerjasama operasional (KSO) dengan PT Masa Cipta Husada.

Sementara, pelayanan hemodialisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan setelah pihak RSUD Bajawa membuat Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan BPJS Kesehatan untuk penambahan pelayanan.

“Karena biaya untuk HD ini tinggi sehingga kami sangat mengharapkan pasien yang akan melakukan HD harus sudah memiliki kepesertaan BPJS yang aktif sehingga pelayanan untuk HD tidak terkendala karena biaya,” tambah Paulina.

Baca Juga :  Kadis Kesehatan Ende Dukung APH Tuntaskan Dugaan Uang Hilang Rp 3 Miliar di RSUD

Menurut Paulina, realisasi penggunaan alat ini ditargetkan tahun ini harus sudah berjalan. Hal ini menjadi target Kemenkes untuk RSUD Bajawa sebagai salah satu rumah sakit yang ditetapkan Kemenkes melayani uronefrologi/hemodialisa.

Dalam kaitannya dengan pemanfaatan alat ini, Bupati Ngada Andreas Paru pada Senin (18/3/2024) bertempat di ruang kerjanya telah melakukan penandatanganan MoU dan PKS dengan RSUP Prof. dr. I.G.N.G Ngoerah Bali.

“MoU dan PKS ini kami lakukan secara korespondensi dimana setelah ditandatangan selanjutnya dikirimkan ke RS Ngurah agar pihak RS Ngurah menandatangani dan dikirim kembali ke RSUD Bajawa,” pungkas Paulina. *

Penulis: Wim de Rozari I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi
Kuasa Hukum Mayella da Cunha Minta Pengaduan Kliennya Bisa Segera Diproses Polres Sikka
Putri Pariwisata Indonesia Bawa Paket Sembako dari Butik Levico untuk Mama-Mama di Ende
Bencana Erupsi Lewotobi dan Gempa Tegaskan Urgensi Bandara Mbay sebagai Simpul Konektivitas Flores
Kemensos Salurkan Santunan Bagi 47 Korban Gempa Flores di Sikka
9 Puskesmas di Sikka Masih Layani Pasien di Tenda Darurat
Tiga DTW Rusak Berat, BPOLBF, Pariwisata Flores Normal
BPOLBF Dorong Pemda Flores Kembangkan Destinasi Alternatif
Berita ini 393 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:16 WITA

Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi

Kamis, 10 September 2026 - 19:22 WITA

Kuasa Hukum Mayella da Cunha Minta Pengaduan Kliennya Bisa Segera Diproses Polres Sikka

Kamis, 10 September 2026 - 16:47 WITA

Putri Pariwisata Indonesia Bawa Paket Sembako dari Butik Levico untuk Mama-Mama di Ende

Kamis, 10 September 2026 - 16:09 WITA

Bencana Erupsi Lewotobi dan Gempa Tegaskan Urgensi Bandara Mbay sebagai Simpul Konektivitas Flores

Kamis, 10 September 2026 - 15:46 WITA

9 Puskesmas di Sikka Masih Layani Pasien di Tenda Darurat

Berita Terbaru

Pius Jemadu, S.Fil.

Opini

Solidaritas yang Terluka di Tengah Bencana Gempa Flores

Kamis, 10 Sep 2026 - 19:11 WITA