Kadis Kesehatan Ende Dukung APH Tuntaskan Dugaan Uang Hilang Rp 3 Miliar di RSUD - FloresPos Net

Kadis Kesehatan Ende Dukung APH Tuntaskan Dugaan Uang Hilang Rp 3 Miliar di RSUD

- Jurnalis

Senin, 12 Agustus 2024 - 17:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, dr. Aries Dwi Lestari

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, dr. Aries Dwi Lestari

ENDE, FLORESPOS.net-Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, dr. Aries Dwi Lestari mendukung bahkan mendorong Aparat Penegak Hukum (APH) menuntaskan dugaan uang hilang sebesar Rp 3 Miliar di RSUD Ende.

“Sebagai Kepala Dinas Kesehatan saya berharap penyidik secepatnya menuntaskan kasus ini. Saya mendorong penyidik secepatnya menyelidiki dan tuntaskan kasus ini”.

Kata dr Aries Dwi Lestari menjawab wartawan usai mengikuti kegiatan rapat koordinasi Desk Pilkada Ende di hotel Flores Mandiri, Senin (12/8/2024) sore.

Dokter Aries mengatakan rumah sakit itu adalah UPT Organisasi Bersifat Khusus (OBK) maka memiliki otonomi sendiri dalam dalam mengelola keuangan, SDM dan aset.

Dengan demikian maka, lanjut dr Aries, terkait dengan uang hilang dan selisih adalah uang milik Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang otonominya ada pada direktur rumah sakit.

Saat ditanya terkait dengan dampak dari pelayanan di RSUD Ende akibat uang hilang, dr Aries mengatakan tanyakan kepada direktur.

Baca Juga :  Jalan Rusak di Nagekeo, Ada Kubangan Coklat di Ruas Utama Menuju Kampung Dhawe

“Soal dampak pelayanan dari selisih atau uang hilang itu mungkin lebih tepat tanyakan kepada direktur rumah sakit. Dinas Kesehatan itu sifatnya kordinasi selebihnya rumah sakit itu OBK dan dia punya otonomi kelola uang, SDM  dan aset,” katanya.

Dokter Aries juga mengatakan dirinya menjabat sebagai direktur RSUD Ende dari tahun 2021-2022. Setelah itu ada direktur lain di tahun 2023 dan 2024.

Ia mendorong kasus ini dituntaskan karena uang senilai Rp 3 Miliar lebih itu sangat besar dan mengganggu pelayanan di RSUD Ende.

Diberitakan sebelumnya di media ini, direktur RSUD Ende, dr. Ester Puspa Jelita mengakui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende, Kabupaten Ende kehilangan uang sebesar Rp 3 miliar hilang di rumah sakit.

Baca Juga :  Daftar Penduduk Potensial Pilkada Serentak Flores Timur 211.751, Tersebar pada 483 TPS

Hal ini disampaikan oleh dr. Ester Puspa Jelita saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPRD Ende, Rabu (24/7/2024) malam di ruang gabungan komisi kantor DPRD Ende.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan RSUD Ende dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Ende, Fransiskus Taso.

Anggota DPRD Ende yang hadir pada RDP tersebut Maria Margareta Siga Sare,Yulius Cesar Nonga, Muhammad Orba Kamu Ima, Fadlin Delly, Chairul Anwar, Samsudin, Yohanes Marinus Kota, Yohanes Don Bosco Rega, Maximus Deki, Mahmud, dan Syukri  Abdullah.

Terkait uang hilang tersebut, lanjut dr. Ester pihaknya sudah membentuk tim investigasi untuk melakukan penelusuran.

“Kami sudah bentuk tim investigasi,” kata dr. Ester.

Kasus uang hilang di RSUD Ende sudah ditangani oleh penyidik Tipikor Reskrim Polres Ende. Sejauh ini penyidik sudah memanggil dan memeriksa para saksi terkait. *

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 495 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WITA

Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Berita Terbaru