Jalan Rusak di Nagekeo, Ada Kubangan Coklat di Ruas Utama Menuju Kampung Dhawe - FloresPos Net

Jalan Rusak di Nagekeo, Ada Kubangan Coklat di Ruas Utama Menuju Kampung Dhawe

- Jurnalis

Jumat, 19 April 2024 - 07:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Ruas jalan utama yang menghubungkan Kampung Dhawe, Kelurahan Dhawe dan Desa Tedamude, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) rusak parah.

Ruas jalan utama yang rusak merupakan akses penunjang ekonomi warga sekitar wilayah itu. Sudah belasan tahun tidak tersentuh perbaikan sehingga kondisi aspalnya pecah dan badan jalan berlubang, mirip kubangan kerbau.

Frans Satu, salah seorang warga setempat mengatakan jalan itu merupakan akses satu-satunya digunakan warga mengangkut hasil bumi termasuk anak sekolah.

Baca Juga :  Ini Daftar Tim yang Lolos Babak 8 Besar Askab Ende Cup U23

“Sudah cukup lama jalan ini rusak dan tidak ada perbaikan. Jalan ini merupakan satu-satunya akses menuju Kampung Dhawe, Desa Tedamude dan sekitarnya,” kata Frans kepada Florespos.net, Kamis (18/4/2024).

Kata dia, untuk melintas di jalan itu pengendara roda dua maupun roda empat harus ekstra hati-hati. Sebab salah sedikit saja kendaraan bisa terperosok ke dalam badan jalan yang berlubang, penuh genangan air dan berlumpur.

Marten Bhina, seorang pengendara yang melintas  kepada Florespos.net, mengatakan sudah belasan tahun melintas di jalan itu dan belum ada perbaikan sehingga kondisinya makin parah.

Baca Juga :  Terseret Arus, Warga Batam Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi Mbay

“Jalan ini merupakan penunjang ekonomi warga di sini. Tidak ada jalan alternatif. Kalau berpapasan kendaraan di tempat yang berlubang, yah harus ada yang mengalah. Mundur dulu atau tetap melintas jalan berlubang berair coklat dan berlumpur,” katanya.

Pantauan Florespos.net, pada ruas jalan dalam kondisi rusak parah. Aspal pada badan jalan sudah terkelupas, berlubang dan berlumpur coklat. *

Penulis: Arkadius Togo I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional
Hiu Paus Terdampar di Pantai Lowolabo Wilayah Kerja Maumere, Dagingnya Dikonsumsi Warga
DLH Segera Turun Lapangan Sikapi Keluhan Warga, Mathilde: Kami Kesal Jika Krakatau Kembali Berulah
Forum Pembauran Kebangsaan Ngada Kutuk Keras Penghinaan Terhadap Masyarakat Nagekeo
Prokopim Ende Tidak Miliki Mobil Operasional, Ansel Kaise Sebut Itu Memalukan
Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928
Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Berita ini 156 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:12 WITA

Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:08 WITA

Hiu Paus Terdampar di Pantai Lowolabo Wilayah Kerja Maumere, Dagingnya Dikonsumsi Warga

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:02 WITA

DLH Segera Turun Lapangan Sikapi Keluhan Warga, Mathilde: Kami Kesal Jika Krakatau Kembali Berulah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Forum Pembauran Kebangsaan Ngada Kutuk Keras Penghinaan Terhadap Masyarakat Nagekeo

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928

Berita Terbaru

Opini

Sumpah yang Dimudahkan

Kamis, 29 Okt 2026 - 16:06 WITA