Kecamatan Ende Timur dan Ndona Masuk dalam Wilayah Rawan Bencana Longsor - FloresPos Net

Kecamatan Ende Timur dan Ndona Masuk dalam Wilayah Rawan Bencana Longsor

- Jurnalis

Senin, 10 Juni 2024 - 16:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Wilayah Kecamatan Ndona dan Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende, Provinsi NTT masuk dalam wilayah rawan bencana tanah  longsor.

Berdasarkan data dari dokumen kajian risiko bencana Kabupaten Ende khususnya bencana tanah longsor dua kecamatan ini berpotensi tinggi bahaya tanah longsor. Sedangkan 19 kecamatan lainya masih dalam potensi rendah.

Plt Kepala BPBD Ende, Yulius Riwu kepada Florespos.net, Senin (10/6/2024) mengatakan data kajian risiko bencana Kabupaten Ende  menyebutkan kedua wilayah itu masuk dalam potensi tinggi bencana tanah longsor.

Dikatakannya dokumen kajian risiko bencana itu dibuat pada tahun 2017 hingga 2021. Namun saat ini masih relevan karena pada dua bulan terakhir di tahun 2024 bencana tanah longsor telah merenggut sembilan nyawa warga Ende yang terjadi di wilayah Kecamatan Ndona dan Ende Timur.

Kata Yulius kajian ini mesti  diperbaharui lagi karena saat ini tidak hanya dua wilayah ini yang masuk dalam wilayah rawan longsor.

Baca Juga :  Segel Satu Kos, Lurah Paupire Imbau Pemilik Kos Awasi Aktivitas Penghuni

Wilayah Kecamatan lain di Ende juga sudah berpotensi tinggi rawan longsor karena dampak dari pembangunan seperti penggusuran pembangunan jalan dan aktivitas lainnya.

“Ini hasil kajian peta rawan bencana  di Ende pada tahun 2017 – 2021 lalu. Kita usulkan untuk diperbaharui lagi karena wilayah lain juga sudah masuk potensi rawan longsor karena dampak dari pembangunan,” katanya.

Kajian ini sangat penting untuk pemerintah daerah khususnya instansi terkait sebagai acuan untuk mengambil langkah konvergensi pengurangan risiko bencana dan menerapkan standar operasional prosedur dalam penanganan.

Terkait dengan wilayah yang terdampak longsor khususnya di Desa Wolotopo Timur, Ndona dan Rewarangga Selatan, Ende Timur BPBD akan mengajukan usulan untuk melakukan rehabilitasi rekonstruksi di dua wilayah itu.

“Kita masih sebatas melakukan imbauan kepada warga di daerah bencana dan bisa mengusulkan anggaran untuk melakukan rehab rekon. Untuk relokasi warga di situ  mesti ada kajian lagi. Kecuali kejadiannya masif dan dalam  skala besar maka pemerintah langsung mengambil langkah untuk relokasi warga di lokasi bencana,” katanya.

Baca Juga :  Suku Tiwe di Nangapanda-Ende Hibahkan Tanah 7 Hektar untuk Sekolah Rakyat

Pasca kejadian bencana longsor di kompleks Tiwuberu B, Rewarangga Selatan Ende Timur BPBD berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan Ende Timur dan Kelurahan Rewarangga Selatan sudah mengimbau warga agar lebih waspada. Saat hujan warga diminta untuk mengungsi sementara ke rumah keluarga atau ke tempat yang nyaman.

Diberitakan sebelumnya di media ini bencana longsor telah merenggut sembilan nyawa warga Ende.

Di antaranya dua orang di Kelurahan Mautapaga (Ende Timur) satu orang di Desa Wolotopo Timur (Ndona), dua orang di Kelurahan Lokoboko (Ndona) terakhir pada Jumat (7/6/2024) laku di Kelurahan Rewarangga Selatan yang merenggut empat nyawa satu keluarga sebanyak empat orang. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan
Warga Iantena Krisis Air Bersih, Bak Penampung Air Hujan Juga Retak Akibat Gempa Flores
Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo
Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal
PSSI Ende Akan Gelar Turnamen Antar-SMP, Jadi Trauma Healing Pasca-Gempa
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat 65 Persen
182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong
Gerakan Satu ASN Satu Buku, Disarpus Sikka Terima Dukungan Buku Bahan Bacaan
Berita ini 239 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:03 WITA

Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan

Selasa, 29 September 2026 - 19:50 WITA

Warga Iantena Krisis Air Bersih, Bak Penampung Air Hujan Juga Retak Akibat Gempa Flores

Selasa, 29 September 2026 - 19:46 WITA

Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo

Selasa, 29 September 2026 - 17:52 WITA

Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal

Selasa, 29 September 2026 - 14:25 WITA

PSSI Ende Akan Gelar Turnamen Antar-SMP, Jadi Trauma Healing Pasca-Gempa

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo

Selasa, 29 Sep 2026 - 19:46 WITA

Nusa Bunga

Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:52 WITA