BKH Dorong Wartawan Bongkar Mafia Tanah Labuan Bajo

- Jurnalis

Rabu, 20 Maret 2024 - 12:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI, Beny Kabur Harman di Labuan Bajo.

Anggota DPR RI, Beny Kabur Harman di Labuan Bajo.

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Anggota DPR RI, Benny Kabur Harman (BKH), mendorong wartawan  bongkar habis mafia tanah di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan segala modus operandinya, karena meresahkan masyarakat.

BKH menyampaikan itu ketika berdiskusi dengan wartawan dari berbagai media massa di Labuan Bajo baru-baru ini.

Menurutnya, mafia tanah di Labuan Bajo dan sekitarnya berbahaya, mengorbankan masyarakat, mengorbankan rakyat kecil. Ini merampok hak rakyat dengan segala macam cara.

Mafia tanah di Labuan Bajo, kata dia, sistimatis. Diduga melibatkan oknum kepala desa, oknum BPN dan lain- lain. Caranya melalu proses hukum dengan merekayasa hukum, merekayasa kasus, pemalsuan sertifikat tanah orang, ada permainan hukum.

Baca Juga :  Sampah Berserakan Sepanjang Jalan Hutan To'e Batu Cermin Labuan Bajo

Cara demikian berujung di pengadilan. Tujuannya agar pihak ketiga menang, supaya orang berduit ingin kuasai tanah itu. Ingin mendapatkan tanah melalui tangan-tangan calo.

Oleh karena itu, mafia tanah di Labuan Bajo Mabar harus diungkap semua, tidak bisa dibiarkan. Memprihatinkan, meresahkan masyarakat. Kasihan rakyat kecil, mereka jadi korban. Banyak laporan soal ini. Wartawan, media massa, bisa mengungkapkan semua praktek mafia tanah ini, ujar BKH.

Maraknya Mafia tanah di Labuan Bajo tidak terlepas dari penetapan ibu kota Mabar itu sebagai kota super premium, berarti kelas dunia. Banyak pihak yang ingin berinvestasi di Labuan Bajo, berarti butuh lahan/tanah, calo-calo tanah beraksi.

Baca Juga :  Keluarga Pelatih Valencia Sampaikan Terima Kasih--Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo

Labuan Bajo sebagai kota dunia tentu butuh kepastian hukum untuk investasi, kata BKH.

Menyangkut mafia tanah di Labuan Bajo, BKH “berjanji” akan menyampaikannya kepada Menteri Agraria RI, ungkapnya.

BKH berpandangan, meski Labuan Bajo sudah dibaptis menjadi kota super premium tetapi ada bunyi musik yang besar-besar, buka sampai pagi. Ada anjing berkeliaran, masih ada kandang kambing, kandang babi di belakang rumahnya. *

Penulis: Andre Durung I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Refleksi Hak Anak Tahun 2025 dan Urgensi 2026, Save the Children: Anak Indonesia Hadapi Krisis Ganda Digital dan Iklim
Pencarian Korban Tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai-Terkendala Cuaca dan Debit Air Tinggi
BRI Akan Setorkan Dividen Kepada Negara  Rp11 Triliun
Pemcat Komodo Manggarai Barat Butuh Speed Boat–Untuk Layani Masyarakat Pulau
NTT Provinsi Miskin, Camat Komodo: Di Manggarai Barat Masyarakatnya Makan Kenyang
Mikael Badeoda Minta Inspektorat Akui Kekeliruan dan Sampaikan Sejujurnya ke Bupati
Kapolres Ende Tinjau Lokasi Jalan Putus di Pantura Flores–Keselamatan Warga Jadi Prioritas
Sampah Genangi Saluran Air di Kota Maumere–Perlu Penanganan di Tengah Ancaman DBD
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:48 WITA

Refleksi Hak Anak Tahun 2025 dan Urgensi 2026, Save the Children: Anak Indonesia Hadapi Krisis Ganda Digital dan Iklim

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:05 WITA

Pencarian Korban Tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai-Terkendala Cuaca dan Debit Air Tinggi

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:54 WITA

BRI Akan Setorkan Dividen Kepada Negara  Rp11 Triliun

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:26 WITA

Pemcat Komodo Manggarai Barat Butuh Speed Boat–Untuk Layani Masyarakat Pulau

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:23 WITA

NTT Provinsi Miskin, Camat Komodo: Di Manggarai Barat Masyarakatnya Makan Kenyang

Berita Terbaru

BRI Tower Jakarta

Nusa Bunga

BRI Akan Setorkan Dividen Kepada Negara  Rp11 Triliun

Kamis, 15 Jan 2026 - 12:54 WITA