Jembatan Leko Danga Ngada Resmi Digunakan - FloresPos Net

Jembatan Leko Danga Ngada Resmi Digunakan

- Jurnalis

Senin, 5 Februari 2024 - 21:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Jembatan Leko Danga di Desa Bobawa, Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi digunakan ditandai dengan peresmian dilakukan Bupati Andreas Paru, Senin (5/2/2024).

Jembatan baru dibangun swakelo Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ngada dan masyarakat itu menghabiskan anggaran Rp.630.000.000.

Tokoh masyarakat Boba, Yosep Djaga usai peresmian mengatakan orang Boba sejak dahulu menantikan jalan dan jembatan yang baik.

Jembatan Leko Danga yang baru dikerjakan oleh Dinas PUPR Kabupaten Ngada merupakan salah satu jawaban kerinduan dan kegelisahan masyarakat. Karenanya, dia menyampaikan penghargaan dan terima kasih.

Bupati Ngada Andreas Paru mengatakan apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Ngada dalam hal ini Dinas PUPR Kabupaten Ngada semata-mata untuk kepentingan masyarakat.

Baca Juga :  Pemerintah Belum Serius Tangani Perkebunan Manggarai Barat

Semua inovasi yang dilakukan tentunya bagian dari upaya mensejahterakan masyarakat itu sendiri juga sebagai bagian mencari terobosan terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Hal kecil yang dilakukan telah berarti besar bagi masyarakat seperti persoalan pendidikan di mana ketika belum ada jembatan anak-anak enggan ke sekolah terutama pada musim hujan karena takut terbawa banjir.

Bupati Andreas mengatakan ada beberapa lokasi pada jalur jalan Pantai Selatan Ngada yang belum dilakukan hot mix dan harus segera ditangani.

Kepada Kepala Dinas PUPR, Bupati Andreas meminta untuk dapat masukkan pada tahun anggaran 2025 sehingga persoalan jalan jadi jalur Selatan Kabupaten Ngada dapat dihotmix seluruhnya.

Baca Juga :  Bupati Edi Pastikan 8 Desa di Manggarai Barat Akan Teraliri Listrik

Di wilayah Boba Raya diperkirakan sepanjang 1 km yang tersebar pada 6 lokasi serta sebuah jembatan.

Wilayah yang juga pasti diberikan perhatian, kata Bupati Andreas, adalah daerah Wolongizu yang sering terjadi longsoran dan reruntuhan batu.

Kata Bupati Andreas, pihaknya juga memberikan perhatian bagi jalan-jalan menuju akses pertanian termasuk irigasi yang belum permanen.

Peresmian Jembatan Leko Danga dihadiri Kadis PUPR Kabupaten Ngada Johni Wou Dopo, Camat Golewa Selatan Yustinus Lengi, para kepala desa wilayah Boba Raya, Kepala Bidang pada Dinas PUPR dan segenap toko masyarakat. *

Penulis: Wim de Rozari I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi
DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga
Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung
DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban
Berita ini 103 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:35 WITA

Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi

Jumat, 6 November 2026 - 14:32 WITA

DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga

Jumat, 6 November 2026 - 10:22 WITA

Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung

Kamis, 5 November 2026 - 19:26 WITA

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian

Rabu, 4 November 2026 - 19:44 WITA

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong

Berita Terbaru