Puspas Keuskupan Ruteng Beri Catatan Atas Program Tahun Ekonomi Berkelanjutan - FloresPos Net

Puspas Keuskupan Ruteng Beri Catatan Atas Program Tahun Ekonomi Berkelanjutan

- Jurnalis

Kamis, 11 Januari 2024 - 12:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Pelaksanaan program tahun ekonomi berkelanjutan telah dilaksanakan sepanjang tahun 2023 di Keuskupan Ruteng, Flores, NTT.

Atas pelaksanaan program itu, lembaga Penelitian dan Pengembangan Puspas Keuskupan Ruteng memberikan sejumlah catatan untuk pembelajaran berdasarkan hasil laporan Monev di tingkat paroki dan evaluasi pelaksanaan program tahun lalu.

Data yang diperoleh wartawan, Kamis (11/1/2024) menyebutkan, hasil penelitian lembaga dari Puspas dan evaluasi program tahun lalu disampaikan dalam sidang pastoral post Natal yang dipusatkan di Wae Lengkas, hari-hari belakangan ini.

Laporan rangkuman evaluasi dibawakan tim Sekretariat Puspas  Rm. Andi Jeramat dan Venansius Arian  Hani.

Catatan-catatan untuk pembelajaran itu, pertama, yakni program pastoral ekonomi berkelanjutan itu untuk pastoran atau untuk umat?

Dalam beberapa laporan, paroki-paroki membuat kebun contoh. Jadi, program pastoral ekonomi tidak berhenti untuk memenuhi kebutuhan pastoran, tetapi, yang paling penting, itu menjadi model bagi pengembangan umat.

Baca Juga :  Sudah Dibangun 26 Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Manggarai Barat

Kedua, keberlanjutan. Kalau berbicara tentang keberlanjutan, maka poin penting yang diangkat adalah pendampingan dari paroki. Pendampingan paroki itu seperti apa?

Ketiga, pendampingan dari hulu ke hilir, dari modal sampai dengan pemasaran.

Keempat, pemasaran. Pemasaran itu mesti memperhitungkan jumlah, keberlanjutan, mutu, dan harga.

“Pemasaran juga mesti memanfaatkan potensi lokal-regional-digital,” kata Romo Andi.

Kelima, jejaring. Program ekonomi bisa berjalan baik dalam jejaring. Jejaring berkaitan dua hal penting: kerja sama dan kerja bersama, dari lokal sampai internasional.

Keenam, fokus ekonomi umat. Beberapa daerah memiliki kekhasan tertentu, seperti: wilayah Kolang dengan gula merah-nya, wilayah Rahong dengan kacang tanah-nya, wilayah Ketang dengan jeruk.

Ini semua kekuatan lokal yang mesti terus kembangkan, mulai dari modal, pemasaran, sampai dengan urusan jejaring. Pengembangannya juga tetap memperhatikan cita rasa lokal.

Baca Juga :  Romo Laurens Teon Ubah Lahan Bebatuan Jadi Pusat Pengembangan Hortikultura

Ketujuh, pastoral digital, gerakan literasi. Ini sudah dimulai di Kevikepan Reok (Kajong, Bea Mese).

Kedelapan, iman/spiritualitas dalam berekonomi.

Dalam segala kiprah pastoral ekonomi, dimensi iman semakin mengakar. Intinya: ekonomi meningkat, iman juga semakin mendalam.

Secara keseluruhan, program dan gerakan yang dilaksanakan dalam Tahun Pastoral Ekonomi Berkelanjutan 2023 telah dilaksanakan di pelbagai paroki dengan intensitas dan kualitas pelaksanaan yang bervariasi.

“Kesadaran dan komitmen untuk mengimplementasikan hasil Sinode III Keuskupan Ruteng dalam kehidupan umat senantiasa memberikan semangat untuk menjalankan program-program tersebut,” ujar Venansius.

Program Tahun Pastoral Ekonomi Berkelanjutan telah membawa umat Keuskupan Ruteng berziarah bersama untuk mengalami perjumpaan penuh sukacita dengan sesama dalam keunikan kulturnya dan dengan alam ciptaan menuju persekutuan kasih Ilahi untuk mewujudkan ekonomi yang sejahtera, adil, dan ekologis. *

Penulis: Christo Lawudin I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Bangun Ketahanan Pangan Keluarga, Istri Bupati Sikka Bersinergi Bersama Petani Milenial
UPTD Samsat Manggarai Timur Tertibkan Pengisian BBM Subsidi di SPBU
22 Gerai KDMP di Ende Sudah Rampung Tetapi Belum Beroperasi, Ini Alasannya
GP VBC dan Q One Club Raih Tiket ke Final Soekarno Cup 1
Pemain Perseftim U-17 Panen dan Makan Semangka di Kebun Irigasi Tetes di Maumere
Weekend Sekami–‘Anak-anak Menjadi Pelopor Perlindungan’
Harga Cabe Rawit di Manggarai Barat 70 Ribu Per Kilogram
Kantongi Izinan dari Kementerian, PT Alam Permai Indonesia Rekrut Perempuan NTT Jadi PMI legal Bekerja di Malaysia
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:53 WITA

Bangun Ketahanan Pangan Keluarga, Istri Bupati Sikka Bersinergi Bersama Petani Milenial

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:08 WITA

UPTD Samsat Manggarai Timur Tertibkan Pengisian BBM Subsidi di SPBU

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:21 WITA

22 Gerai KDMP di Ende Sudah Rampung Tetapi Belum Beroperasi, Ini Alasannya

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:45 WITA

GP VBC dan Q One Club Raih Tiket ke Final Soekarno Cup 1

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:20 WITA

Weekend Sekami–‘Anak-anak Menjadi Pelopor Perlindungan’

Berita Terbaru

Nusa Bunga

GP VBC dan Q One Club Raih Tiket ke Final Soekarno Cup 1

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:45 WITA