LARANTUKA, FLORESPOS.net-Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali erupsi pada Senin (1/1/2024) dini hari.
Warga di sekitar lereng Gunung Lewotobi, yakni Desa Klatonlo, Desa Hokeng Jaya, Desa Dulipali, Desa Nawakote, bahkan hingga Desa Waiula dan Desa Lewotobi di bagian selatan gunung berhamburan keluar rumah mencari lokasi aman.
“Kami di sini hanya dapat abu vulkanik. Tadi malam saat menuju pergantian tahun sekitar pukul 23.00 Wita mulai bunyi gemuruh dan gemuruh yang sangat besar terjadi sekitar pukul 24.00 Wita. Semua warga panik dan keluar rumah,” kata Linus Lanun, warga Tabana, Desa Waiula kepada Florespos.net, Senin (1/1/2024) pagi.
Linus Lanun juga menginformasikan, banyak warga Desa Nawakote berhamburan keluar rumah mencari lokasi aman.
Desa tersebut berada persis dibawah kaki Gunung Lewotobi. Warga Desa Nawakote umumnya ke Desa Hewa.
“Sekarang di Desa Nawakote masih tertutup abu vulkanik. Warga umumnya bergerak ke arah Hewa. Tadi malam, ada warga kami di Waiula yang ke Nawakote menjemput keluarga mereka untuk mengamankan diri,” kata dia sambil mengirimkan video letusan Lewotobi yang diambil oleh satu satu teman guru di Boru, Desa Hokeng.
Sementara saat terjadi erupsi, di wilayah Desa Lewotobi dan sekitarnya hanya mendengar gemuruh besar. Warga sempat panik dan berhamburan keluar rumah dan mencari lokasi aman.
“Warga sempat panik karena gemuruh sangat besar terdengar sampai Desa Lewotobi. Ada warga sempat lari keluar cari lokasi aman, tapi semua baik-baik. Yang terasa dampak di Desa Nurabelen karena sangat dekat dengan gunung Lewotobi,” kata Kepala Desa Lewotobi, Tarsisius Buto Muda.
Kades Tarsi Muda mengaku sudah mengimbau warganya agar tidak panik dan selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Desa.
Informasi dihimpun Florespos.net, Senin (1/1/2024) pagi, saat ini sebagian besar warga terdampak mengungsi di Kantor Camat Wulanggitang dan wilayah Desa Hewa, perbatasan Flores Timur dan Kabupaten Sikka.
Meski begitu, ada sebagian warga juga kembali melihat kondisi rumah dan mengambil barang-barang kebutuhan lainnya.
Sementara Badan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi melalui rilisnya menyebutkan, bahwa status Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur naik dari Level II (Waspada) ke Level II (Siaga).
Masyarakat sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 3 kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dan Gunung Lewotobi Perempuan.
Selain itu, masyarakat juga diminta tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya. *
Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus










