Sidang Tahunan KWI Mewanti-Wanti Soal Pesta Demokrasi Tahun 2024 - FloresPos Net

Sidang Tahunan KWI  Mewanti-Wanti Soal Pesta Demokrasi Tahun 2024

- Jurnalis

Senin, 20 November 2023 - 10:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net –  Para Uskup dalam Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), telah menyelenggarakan sidang tahunan ( 7-14/11/2023) di Jakarta.

Dalam sidang tahunan itu, para Uskup memberi  banyak wanti-wanti kepada umatnya. Salah satunya awasan tentang pelaksanaan pesta demokrasi, Pemilu tahun 2024 di Indonesia.

Dalam kopian pesan sidang tahunan KWI yang ditandatangani Ketua Mgr. Antonius Subianto Bunjamin  OSC dan Sekretaris Jenderal, Mgr. Paskalis Bruno Syukur OFM, yang diterima wartawan di Ruteng, Senin (20/11/2023) dari Sekretaris Keuskupan Ruteng, Rm. Manfred Habur Pr, para Uskup menyadari bahwa situasi tahun politik 2024 sudah terasa mulai sekarang.

“Rakyat Indonesia akan merayakan pesta demokrasi, 14 Februari 2024 untuk memilih Wakil Rakyat, yakni Anggota DPR RI, Anggota DPD, Anggota DPRD (Provinsi dan Kabupaten/Kota), dan memilih Presiden dan Wakil Presiden,” tulis para Uskup.

Lalu,  27 November 2024 kita juga akan memilih 548 kepala daerah (37 Gubernur, 415 Bupati dan 93 Walikota).

Baca Juga :  Fakta Lain Dibalik Patung Bung Karno yang Berada di Taman Renungan Kota Ende

Tahun 2024 akan menjadi tahun yang suhu politiknya tinggi dan dari segi ekonomi akan menguras anggaran pusat dan daerah.

Anggaran yang mencapai puluhan trilyun akan mubazir jika Pemilu tersebut tidak bisa memunculkan orang-orang yang akan bekerja untuk kesejahteraan rakyat.

Situasi politik akhir-akhir ini, khususnya yang terkait pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, pemilihan anggota legislatif baik pusat maupun daerah dan pemilihan kepala daerah (Gubernur, Bupati dan Walikota), cenderung menunjukkan turunnya kualitas demokrasi.

Biaya politik yang mahal menggoda orang menempuh segala cara untuk mencapai tujuan dan untuk mengembalikan biaya yang dikeluarkan.

Di sana-sini, para calon juga tidak segan menerabas hukum, melakukan politik uang, menghalalkan nepotisme.

Lalu,  melanggengkan dinasti politik sehingga dapat membahayakan demokrasi. Jika hal-hal tersebut dibiarkan terus, harapan Indonesia Emas 2045 akan sulit tercapai.

Para Uskup juga  mengingatkan bahwa di tahun politik 2024 politik identitas berdasarkan Suku, Agama, Ras dan Antar-golongan (SARA) juga rawan dimanfaatkan oleh politikus untuk mencapai tujuan kontestasi politik.

Baca Juga :  Gaji Belum Dibayar, Guru PPPK Datangi DPRD Ende

“Kami mendorong umat terlibat aktif untuk melahirkan para pemimpin baru yang memegang teguh Pancasila dan UUD 1945,” kata para Uskup.

Juga pemimpin yang menghormati kebhinekaan, memiliki integritas, mengutamakan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi atau golongan;

Mempunyai keberpihakan kepada kaum kecil-lemah-miskin-tersingkir-difabel, memiliki rekam jejak yang terpuji, menjunjung tinggi martabat manusia dan menjaga keutuhan alam ciptaan.

Kami meminta kepada para calon eksekutif dan legislatif serta penyelenggara Pemilu dan TNI-Polri untuk bersatu mewujudkan Pemilu yang damai, jujur, adil, transparan, berkualitas dan bermartabat.

Sebelumnya, Rm. Manfred Habur mengatakan, sudah pasti pesan sidang tahunan KWI itu telah di-share ke seluruh Keuskupan di Indonesia untuk diketahui, dibacakan, dan menjadi landasan dalam aneka kegiatan pastoral.

“Pesan yang disampaikan lahir dari situasi riil masyarakat dalam bangsa dan negara ini untuk diperhatikan,” katanya. *

Penulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup
Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)
OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II
Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026
Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:37 WITA

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup

Senin, 27 Juli 2026 - 11:16 WITA

Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)

Senin, 27 Juli 2026 - 10:54 WITA

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Juli 2026 - 10:49 WITA

Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:17 WITA

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur

Berita Terbaru

Nusa Bunga

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Jul 2026 - 10:54 WITA

Opini

Pertobatan Hati untuk Solidaritas Persaudaraan Global

Senin, 27 Jul 2026 - 06:33 WITA