MAUMERE, FLORESPOS.net-La Ali, nelayan asal Desa Semparong, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, NTT, dikabarkan belum kembali dari melaut.
Pria berusia 48 tahun itu pergi melaut di perairan Pulau Sukun, Kabupaten Sikka pada Kamis (24/8/2023) sekitar pukul 07.00 Wita.
Kepala Kantor Basarnas Maumere, Supriyanto Ridwan selaku SMC (SAR Mission Coordinator) dalam rilis yang diterima Florespos.net, Jumat (25/8/2023) malam, menjelaskan, dari keterangan keluarga, korban seharusnya tiba di rumah pukul 21.00 Wita.
“Korban melaut di Pulau Sukun sejak kemarin, Kamis (24/8/2023) sekitar pukul 07.00 Wita. Dari keterangan pihak keluarga korban seharusnya tiba di rumah pukul 21.00 Wita, namun sampai saat dilaporkan ke Kantor Basarnas Maumere, korban belum juga ditemukan,” terang dia.
Ridwan mengatakan, Tim SAR Gabungan terdiri dari Tim Rescue Basarnas Maumere, Lanal Maumere, serta nelayan Desa Semparong telah melaksanakan pencarian korban di sekitar lokasi kejadian.
Tim SAR Gabungan mengerahkan Kapal RIB Basarnas Maumere, perahu nelayan dan melakukan penyelaman menggunakan AquaEye (alat pendeteksi korban di bawah air).
“Pagi tadi Tim SAR melaksanakan pencarian dengan mengerahkan Kapal RIB Basarnas Maumere, perahu nelayan dan melaksanakan penyelaman menggunakan AquaEye di sekitar lokasi kejadian. Namun hingga pukul 18.00 Wita, pencarian masih nihil,” kata Ridwan.
Ridwan mengatakan, Tim SAR Gabungan akan melanjutkan pencarian pada Sabtu (26/8/2023) pagi. *
Penulis: Wall Abulat / Editor: Wentho Eliando










