Seorang Nelayan Sikka Belum Kembali Melaut di Perairan Pulau Sukun - FloresPos Net

Seorang Nelayan Sikka Belum Kembali Melaut di Perairan Pulau Sukun

- Jurnalis

Jumat, 25 Agustus 2023 - 21:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-La Ali, nelayan asal Desa Semparong, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, NTT, dikabarkan belum kembali dari melaut.

Pria berusia 48 tahun itu pergi melaut di perairan Pulau Sukun, Kabupaten Sikka pada Kamis (24/8/2023) sekitar pukul 07.00 Wita.

Kepala Kantor Basarnas Maumere, Supriyanto Ridwan selaku SMC (SAR Mission Coordinator) dalam rilis yang diterima Florespos.net, Jumat (25/8/2023) malam, menjelaskan, dari keterangan keluarga, korban seharusnya tiba di rumah pukul 21.00 Wita.

Baca Juga :  Guru dan Siswa SDN Wolomoni Kaget Alat Berat Serobot Gusur Lahan Sekolah untuk KDMP

“Korban melaut di Pulau Sukun sejak kemarin, Kamis (24/8/2023) sekitar pukul 07.00 Wita. Dari keterangan pihak keluarga korban seharusnya tiba di rumah pukul 21.00 Wita, namun sampai saat dilaporkan ke Kantor Basarnas Maumere, korban belum juga ditemukan,” terang dia.

Ridwan mengatakan, Tim SAR Gabungan terdiri dari Tim Rescue Basarnas Maumere, Lanal Maumere, serta nelayan Desa Semparong telah melaksanakan pencarian korban di sekitar lokasi kejadian.

Tim SAR Gabungan mengerahkan Kapal RIB Basarnas Maumere, perahu nelayan dan melakukan penyelaman menggunakan AquaEye (alat pendeteksi korban di bawah air).

Baca Juga :  Disperindagkop Manggarai Timur Susun Bisnis Plan IKM Tenun Ikat

“Pagi tadi Tim SAR melaksanakan pencarian dengan mengerahkan Kapal RIB Basarnas Maumere, perahu nelayan dan melaksanakan penyelaman menggunakan AquaEye di sekitar lokasi kejadian. Namun hingga pukul 18.00 Wita, pencarian masih nihil,” kata Ridwan.

Ridwan mengatakan, Tim SAR Gabungan akan melanjutkan pencarian pada Sabtu (26/8/2023) pagi. *

Penulis: Wall Abulat / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris
Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT
WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa
Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas
Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi
Yayasan Papha Gandeng AWAS Laksanakan Workshop Terkait Pemberitaan dan Masalah Kesehatan Jiwa
Wujudkan Mimpi Kerja di Luar Negeri, Hantarkan Para Mahasiswa Kuliah di Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere
Wakil Bupati Buka Turnamen Piala Bupati Ende U-17
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:29 WITA

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:18 WITA

Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:04 WITA

WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:43 WITA

Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:19 WITA

Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi

Berita Terbaru