AMMTC Labuan Bajo, Kapolri Harapkan Kerja Sama ASEAN Berantas Kejahatan Transnasional - FloresPos Net

AMMTC Labuan Bajo, Kapolri Harapkan Kerja Sama ASEAN Berantas Kejahatan Transnasional

- Jurnalis

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 20:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo harapkan kerja sama yang baik negara Asia Tenggara (ASEAN) untuk memberantas kejahatan transnasional.

Kerja sama baik dimaksud lewat berbagai keputusan internasional dalam ASEAN Ministerial Meeting on Transnational Crime (AMMTC) Ke-17 di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dijadwalkan 19-23 Agustus 2023.

Orang nomor satu di tubuh Polri sampaikan itu, usai meninjau gladi penyambutan di lokasi kegiatan AMMTC, Labuan Bajo, Sabtu (19/8/2023) sore.

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Kata Kapolri, telah ditetapkan menjadi Keketuaan AMMTC 2023.

Kesempatan baik keketuaan itu dimanfaat Polri untuk melaksana kerja sama dan menghasilkan keputusan yang bermanfaat dalam memberantas kejahatan transnasional, salah satunya tindak pidana perdagangan orang (TPPO) sebagaimana diinstruksi Presiden Joko Widodo.

Dikatakan, masalah TPPO di Indonesia telah ditindaklanjuti dengan berbagai kegiatan penegakan hukum. Di antaranya penangkapan sekitar 900 tersangka TPPO.

Baca Juga :  Sederet Capaian Kinerja Kemenparekraf 2023

Karena itu, katanya, momen AMMTC akan diisi dengan kerja sama dan merumuskan sebuah deklarasi penting atau pernyataan sikap yang disepakati untuk diimplementasikan setelah pertemuan.

AMMTC ini betul-betul akan kita manfaatkan untuk melaksanakan kerja sama dengan negara-negara atau kepolisian di negara ASEAN, ujar Kapolri.

Agenda kegiatan AMMTC ke-17 di antaranya Preparatory ASEAN SOMTC for AMMTC, AMMTC Plenary, AMMTC Consultations dengan mitra dialog.

Di akhir pertemuan plenary ada penandatangan nota kesepahaman dengan 6 negara ASEAN untuk peningkatan kerja sama bilateral kepolisian dalam penanggulangan kejahatan transnasional, yaitu dengan negara Kamboja, Laos, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

AMMTC ke-17 akan diikuti 10 menteri negara ASEAN beserta anggota delegasinya, serta delegasi tiga mitra dialog, yaitu China, Jepang, dan Korea Selatan.

Selain itu ada Timor Leste sebagai observer, Chairman Directors-General of Immigration Departments and Heads of Consular Affairs Divisions of the Ministries of Foreign Affairs (DGICM), dan Sekretaris Jenderal ASEAN. Total peserta kegiatan itu mencapai 275 orang.

Baca Juga :  Menteri Ekonomi Kreatif Inginkan Profesionalitas dan Integritas Jadi Budaya

Sementara isu kejahatan transnasional yang dibahas dalam kegiatan internasional itu berkaitan dengan terorisme, perdagangan orang, kejahatan dunia maya, penyelundupan senjata, perdagangan satwa liar, kayu ilegal, perdagangan obat-obatan terlarang, pencucian uang, kejahatan ekonomi internasional, pembajakan laut, dan penyelundupan manusia.

Mudah-mudahan seluruh rangkaian berjalan baik, kita dapat kesepakatan kerja sama dalam rangka pemberantasan transnasional crime dan tentunya sekaligus kita mengangkat Labuan Bajo sebagai wisata super prioritas agar bisa dikenal masyarakat dunia, katanya.

Sebelum memberikan keterangan pers kepada wartawan, Kapolri melihat langsung kesiapan parade penyambutan, yakni Kirab Drum Corps dan Kolone Senapan dari Akademi Kepolisian. *

Penulis: Andre Durung/Editor:Anton Harus

Berita Terkait

GP Ansor Pulau Ende dan Ta’mir Darul Muqamah Doa Bersama Sambut 1 Muharam
SMAS Bhaktyarsa Maumere dan Berbagai Keunggulan Berkat Inovasi Tiada Henti
Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat
Keluarga Pendidikan Pertama dan Utama Ciptakan Budaya Belajar di Tengah Masyarakat
Weekend at Parapuar by IN-FLORES Hadirkan Edukasi Alam, Lingkungan, dan Budaya Flores di Natas Parapuar
Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Ende Gelar Turnamen Futsal
HUT Ke-19, KSP CU Gerbang Kasih KAE Resmikan Kantor Cabang Mbay
Dampak Penertiban, Pedagang Pasar Alok Minta Pemerintah Ganti Rugi Barang Yang Rusak
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 20:25 WITA

GP Ansor Pulau Ende dan Ta’mir Darul Muqamah Doa Bersama Sambut 1 Muharam

Senin, 15 Juni 2026 - 20:13 WITA

SMAS Bhaktyarsa Maumere dan Berbagai Keunggulan Berkat Inovasi Tiada Henti

Senin, 15 Juni 2026 - 13:49 WITA

Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat

Senin, 15 Juni 2026 - 12:27 WITA

Keluarga Pendidikan Pertama dan Utama Ciptakan Budaya Belajar di Tengah Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 09:53 WITA

Weekend at Parapuar by IN-FLORES Hadirkan Edukasi Alam, Lingkungan, dan Budaya Flores di Natas Parapuar

Berita Terbaru

Ekonomi

Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat

Senin, 15 Jun 2026 - 13:49 WITA