BAJAWA, FLORESPOS.net-Tamatan Taman Kanak- Kanak (TK ) Negeri Harapan Bangsa Bajawa angkatan 2023/2024, resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan sekolah dasar.
Acara pelepasan diawali dengan Perayaan Ekaristi dipimpin RD.Paul Azi di aula rumah jabatan Bupati Ngada baru-baru ini.
Dalam khotbahnya, RD Paul mengatakan, apa yang diajarkan oleh guru di sekolah perlu terus dibimbing secara baik dan benar di rumah oleh orang tua.
Anak yang diibaratkan kertas kosong, orang tua dan guru membantu mengisi kertas kosong tersebut dengan mengisi hal yang baik dan benar agar nilainya bisa tersampaikan.
RD. Paul Azi mengatakan, dalam kehidupan sehari-hari baik sebagai orang tua maupun guru kadang tidak hadir memberi ketulusan bagi anak.
Gambaran kehidupan anak yang polos kadang dirusakkan oleh perilaku orang-orang yang dekat dengan mereka.
Ketika di rumah perlakuan orang tua yang sering cekcok bisa bertolak belakang dengan kehidupan di sekolah yang diajarkan yang mengatakan ayah dan ibu adalah baik namun kenyataan selalu berkelahi.
“Gambaran Allah di rumah sakit oleh orang-orang yang paling dekat dengan mereka karena salah pendampingan,” katanya.
Pendidikan menjadi sarana bagi anak untuk belajar baik di rumah maupun di sekolah terutama mengikuti hal-hal baik yang diajarkan orang tua dan guru seperti yang diajarkan Allah sendiri.
Sementara itu Kepala TKK Negeri Harapan Bangsa Bajawa,Cecilia Sarjiyem mengatakan, jumlah keseluruhan murid ada 56 orang terdiri dari kelompok A sebanyak 10 Anak dan Kelompok B 46 Anak dan semua yang berasal dari kelompok B dilepas menuju bangku SD.
Istri Bupati Ngada ini, mengatakan peran orang tua dalam mendukung pelaksanaan pembelajaran di sekolah sungguh sangat berarti sehingga diharapkan pada tingkat pendidikan lebih tinggi orang tua terus memberikan pendampingan dan dukungan bagi anak guna mencapai cita-cita mereka.
“Anak-anak yang dilepas merupakan anak-anak yang mempunyai potensi luar biasa. Dukungan orang tua sangat penting untuk mereka,” harapnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngada, Eligius Watungadha pada kesempatan tersebut mengatakan, sesuatu yang luar biasa ketika anak-anak TK begitu fasih menyanyikan lagu-lagu dalam bahasa Inggris dan dibalik hebatnya anak-anak tentu ada guru yang hebat.
Anak-anak yang juga dapat diibaratkan sebagai komputer yang belum memiliki program yang dititipkan di lembaga TKN Harapan Bangsa Bajawa sehingga guru-guru melakukan install dan memberikan program-program pada anak-anak yang nantinya secara software mereka telah dibekali untuk nantinya dapat digunakan pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Harus ada kolaborasi antara orang tua dan sekolah,”pintanya.
Pelepasan yang mengambil tema Melayani dengan Kasih dimaksudkan agar dalam mendidik anak tidak sekadar dengan kata-kata, namun dengan tindakan.
Lembaga pendidikan TK Negeri Harapan Bangsa Bajawa mesti terus melaksanakan proses pembelajaran yang membuat anak gembira dan dapat dijadikan juga sebagai PAUD Transisi menuju bangku SD. *
Penulis: Wim de Rozari I Editor: Anton Harus










