Berharap Intervensi Revolusi Pertanian Jagung Gekeng Deran Flores Timur (Habis) - FloresPos Net

Berharap Intervensi Revolusi Pertanian Jagung Gekeng Deran Flores Timur (Habis)

- Jurnalis

Kamis, 29 Juni 2023 - 17:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MESKI tergolong tanam dan panen jagung berhasil, Kades Fidelis Tukan mengakui, untuk kegiatan tanam pertama dan bisa jadi selanjutnya mereka masih mengalami kesulitan atau tantangan yang tidak sedikit.

Kesulitan itu, diakuinya, soal akses jalan menuju lokasi lahan yang masih sulit, alat mesin pertanian (Alsintan) seperti traktor, handtraktor, teknologi air karena hanya bergantung pada musim hujan, pupuk, bibit dan lainnya.

Kades Fidelis Tukan berharap, ke depan program revolusi pertanian berkelanjutan mendapatkan perhatian lebih dan intervensi dari Pemerintahan di atasnya (daerah/kabupaten, provinsi dan pusat, termasuk Anggota DPRD, DPR-RI dan DPD-RI), terutama mengenai sarana dan prasarana seperti Jalan Usaha Tani (JUT), akses transportasi dari dan menuju desa-nya, Alsintan dan teknologi air.

Secara khusus soal air, Kades Fidelis Tukan menginformasikan, kalau di desanya, ada 5 sumber mata air (sungai), tetapi air tidak bisa mengalir sampai di lokasi lahan pertanian karena lokasi lahan itu berada atas ketinggian.

“Kami lebih banyak swadaya dan intervensi dari Dana Desa sebesar 20 persen. Kami rencana minimal tanam dan panen dua kali dalam setahun,” katanya.

“Tentu harapan ke depan ada intervensi soal kesulitan/tantangan yang kami alami untuk pertanian berkelanjutan berbasis budaya terkhusus jagung hibrida di Desa Gekeng Deran,” tutup Fidelis Tukan.

Baca Juga :  DPRD Ende Minta PDAM Berikan Data Jumlah Pegawai Empat Tahun Terakhir
Rombongan ALC pose bersama Kepala Desa Fidelis Tukan dengan latar belakang lahan jagung Desa Gekeng Deran

Terkait sarana dan prasarana ini, juga disampaikan Ketua BPD Gekeng Deran, Petrus Sina Tukan. “Kami sangat butuh sarana dan prasaran, Alsintan, dll. Kami sudah usul dan berharap ada intervensi,” tambah Petrus Tukan.

Anton Doni Dihen yang saksama mendengar pemaparan dan melihat lokasi lahan jagung mengaku bangga dengan semangat Pata Kia, swadaya, dan kerja cerdas masyarakat Gekeng Deran dibawah pimpinan Kades Fidelis Tukan.

Dia mengaku banyak belajar dan mendapatkan pembelajaran berharga tentang kerja keras, kerja cerdas penuh perencanaan, kearifan lokal yang melekat pada kehidupan masyarakat, pemimpin yang kreatif dan inovatif.

“Ini bukan pekerjaan mudah. Membuka lahan 60 ha di desa yang sangat sulit akses transportasi. Mereka sudah melakukan sesuatu yang luar biasa,” katanya.

“Tinggal dilakukan pendampingan dan intervensi kesulitan yang mereka alami. Ini juga menjadi contoh kuat bagi wilayah lain di Flores Timur untuk maju dan berkembang,” kata Anton Doni Dihen.

Anton Doni Dihen mengapresiasi lompatan berpikir dan kerja masyarakat  yang luar biasa tersebut. Dia juga berharap, ada apresiasi dan intervensi lanjutan dari kelompok kepentingan mengatasi kesulitan/tantangan yang masyarakat Desa Gekeng Deran alami.

Baca Juga :  BPOLBF Respon Rencana Penutupan Taman Nasional Komodo

Secara administratif, Gekeng Deran berada di wilayah Kecamatan Tanjung Bunga. Desa ini dihuni oleh 394 jiwa atau 93 kepala keluarga (KK).

Desa Gekeng Deran berbatasan langsung dengan Laut Flores di bagian utara, Desa Lewobunga di bagian Timur, Desa Ratulodong di bagian selatan dan Desa Lamanabi di bagian barat.

Penelusuran Florespos.net hari itu sungguh luar biasa. Selain jarak tempuh yang cukup jauh dari pusat Kota Larantuka, jalan yang dilalui sangat memprihatinkan.

Jalan menuju Desa Gekeng Deran

Ruas jalan sepanjang 11 km itu rusak berat. Jalan rusak berat ini pernah dilalui Anggota DPD-RI, Fadel Muhammad dan Anggota DPD-RI, Angelius Wake Kako. Setidaknya, pada 16 Mei 2023 lalu saat panen perdana.

Ruas jalan rusak berat dan memprihatikan mulai Laka, Desa Kolaka melintas Desa Lewobunga hingga Desa Gekeng Deran. Bukan saja dalam kondisi rusak parah, tapi penuh bebatuan besar. Bahkan, ada yang masih jalan tanah.

Hal yang pasti–untuk saat ini kondisi ini tidak melululantakan semangat Pata Kia atau “segala sesuatu harus di coba dan dimulai” masyarakat setempat.

Semangat Pata Kia tetap hidup dan menjadi roh penggerak bagi masyarakat di desa terpencil, Gekeng Deran. Tentu juga harapannya, Pata Kia bergerak menyebarluas di seluruh Lewotanah, Kabupaten Flores Timur.* (Habis)

Penulis: Wentho Eliando / Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup
Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)
OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II
Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026
Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:37 WITA

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup

Senin, 27 Juli 2026 - 11:16 WITA

Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)

Senin, 27 Juli 2026 - 10:54 WITA

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Juli 2026 - 10:49 WITA

Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:17 WITA

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur

Berita Terbaru

Nusa Bunga

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Jul 2026 - 10:54 WITA

Opini

Pertobatan Hati untuk Solidaritas Persaudaraan Global

Senin, 27 Jul 2026 - 06:33 WITA