Jelang Akhir Tahun 2023 SPBU di Solor Sudah Beroperasi - FloresPos Net

Jelang Akhir Tahun 2023 SPBU di Solor Sudah Beroperasi

- Jurnalis

Sabtu, 17 Juni 2023 - 07:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Manajemen PT. Trans Floreti sebagai perusahaan jasa penyaluran bahan bakar minyak (BBM) akan mengoperasikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang sedang dibangun di lokasi Desa Lewonama, Kecamatan Solor Barat, Pulau Solor, Kabupaten Flores Timur (Flotim), NTT, menjelang akhir tahun 2023.

Kepala Desa Lewonama, Andreas Mado Lewar kepada Florespos.net, Kamis (16/6/2023) mengatakan, pembangunan SPBU tersebut berlokasi di tepi jalan raya provinsi Trans Ritaebang-Lamakera.

Pekerjaan fisik sudah sekitar 60-an persen memasuki pertengahan Juni ini item-item pekerjaan dasar berupa fondasi dan tembok keliling, pagar besi, dan bunker pengaman tanki minyak dalam tanah hampir finishing.

“Jika tidak ada kendala pelaksanaan pembangunan SPBU baru di Solor, maka manajemen PT. Floreti sebagai pemilik pompa bensin ini, targetkan akan dioperasikan menjelang akhir tahun 2023,” kata Kades Ande.

Pantauan media ini, Kamis (16/6/202), para tukang bangunan sedang menyelesaikan infrastruktur dasar, finishing tembok keliling diikuti plesteran dan Aci, pemasangan pagar besi pengaman di depan SPBU yang berhadapan langsung dengan jalan raya itu.

Yakobus, salah seorang tukang bangunan SPBU kepada media ini mengatakan target pembangunan pagar tembok dan bak penyimpan tanki minyak bawah tanah akan selesai akhir Juni ini.

“Bak pengaman tanki minyak dalam tanah berukuran 15,5 meter x 7 meter,” kata Yakob.

Untuk diketahui seremonial adat dan peletakan batu pertama pembangunan SPBU di Lewonama dilakukan pada akhir Desember 2022.

Para tukang saat ini sedang membangun sarana dasar dan ketika sudah rampung diikuti pemasangan atau instalasi perangkat sarana pendukung seperti listrik PLN, peralatan takar minyak (nozzle), kantor SPBU, pos jaga, dan fasilitas lainnya.

Baca Juga :  Prodi Teknologi IKTL Praktek Kerja Lapangan di 8 Desa dan 9 Instansi

Andreas Mado Lewar, mengaku sebelum pembangunan SPBU, sebagai kepala desa dia mendapat permohonan resmi dari perusahaan jasa Trans Floreti perihal pembangunan SPBU dengan lokasi di Desa Lewonama.

“Pemohon pendirian SPBU di Lewonama adalah Ibu Effrata Monalisa Ketaren. Merespon permohonan pembangunan pomp bensin, sebagai kepala desa saya nyatakan  mendukung. Setelah ada persetujuan dari Pemerintah Desa  Lewonama kemudian dilakukan  pembersihan lokasi mengunakan alat berat dan pembangunan infrastuktur dasar,” kata Kades Ande

Kehadiran jasa SPBU di Solor, diakui Kades Lewonama akan membantu masyarakat karena pendekatan pelayanan khususnya pemenuhan kebutuhan BBM.

Sejak dulu masyarakat Solor mendapatkan pelayanan minyak  dari agen atau suplayer BBM. Pasokan BBM dari SPBU Larantuka ke Solor lewat agen/suplayer.

Proses penyaluran minyak memakan waktu cukup panjang. Harga penjualan BBM di Solor juga terbilang mahal karena diperhitungkan ongkos transportasi mobil pengangkut dan jasa buruh mulai dari SPBU Larantuka ke pelabuhan dan selanjutnya diangkut menggunakan perahu motor khusus ke pelabuhan Solor.

“Pembangunan SPBU Solor sebagai pendekatan palayanan publik. Kalau kebutuhan masyarakat akan BBM semakin dekat maka harga pun tentu lebih murah dibandingkan pembelian oleh agan/suplayer langsung di Larantuka dan dijual di Solor. Dampak positif positif lain kehadiran SPBU mendongkrak usaha ekonomi serta sektor jasa ikutan lain bagi masyarakat Solor,” katanya.

Baca Juga :  Para Uskup Indonesia Bersuara Seputar  Konflik di Papua

“Masyarakat Solor berharap manajemen Trans Floreti lebih cepat selesai membangun sarana dan fasilitas SPBU sehingga operasional penjualan 3 jenis BBM yakni solar, pertalite, dan Pertamax sudah berjalan menjelang akhir tahun 2023,” harap Andreas.

Paulus Dontena Hayon (64) selaku sub suplayer BBM di Kecamatan Solor Barat kepada Florespos.net menyatakan  mendukung kehadiran SPBU di Solor.

Dontena yang sudah 10 tahun lebih berdagang BBM di Solor, mengaku selama menjalankan bisnis minyak, dia membeli  di SPBU Larantuka selanjutnya diantarpulaukan ke Solor lewat armada perahu pengangkut khusus. Selama ini membeli dan mengangkut minyak ke Solor  memang tidak mudah.

“Sebagai sub suplayer BBM, kami harus memiliki surat izin resmi yang dikeluarkan Pemerintah Flotim. Setelah mengantongi legalitas perizinan resmi dari Bagian Ekonomi  Setda Flotim. Mendapatkan BBM di Larantuka kami dengan susah payah mengatre membeli di SPBU, berikut ongkos kendaraan angkut dan jasa buruh dua kali dari SPBU Larantuka sampai di Solor. Kami juga dilarang pemerintah menaikkan harga eceran tertinggi minyak yang dijual di Solor. Mendapatkan BBM memang melalui proses panjang dan memakan biaya tidak sedikit,” ungkapnya.

Menurut Dontena, ke depan jika SPBU di Solor sudah beroperasi maka para sub suplayer dan pengendara di Solor semakin dekat mendapatkan BBM.

“Sebagai masyarakat Solor kami sangat bangga karena dalam waktu dekat SPBU baru sudah dioperasikan,” ucap Dontena.*

Penulis: Frans Kolong Muda / Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
Berita ini 151 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:55 WITA

Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Berita Terbaru

Feature

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WITA