ENDE, FLORESPOS.net-Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) semakin marak di masyarakat. Sejak Januari-Mei 2023, Polres Ende sudah mengungkap dan menggagalkan tiga kasus tersebut.
Melihat kasus ini terus meningkat Polres Ende tidak saja melakukan tindakan hukum tetapi melakukan upaya pencegahan sejak dini dengan melibatkan pihak- pihak terkait.
Salah satu stakeholder yang diajak oleh polisi mencegah TPPO, yaitu tokoh agama.
Kapolres Ende AKBP Andre Librian, S.I.K, melalui Kasat Binmas Polres Ende Iptu Antonius Sari Kewuta melakukan upaya preemtif dalam upaya menangkal terjadinya TPPO di wilayah hukum Polres Ende Minggu, (4/6/2023).
Iptu Anton Kewuta bertemu pastor dan pendeta di gereja dalam Kota Ende menyampaikan imbauan Kambtimas terkait dengan TPPO.
Dengan menggandeng tokoh agama diharapkan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak tergiur dengan rayuan dan janji oknum perekrut ilegal.
Salah satu tempat ibadah yang menjadi sasaran kegiatan preventif terkait TPPO adalah di Gereja Santo Yosef Freinademetz, Kelurahan Mautapaga, Kecamatan Ende Timur.
Iptu Antonius didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Mautapaga bertemu dengan Pastor Paroki Santo Yosef Freinademets, Romo Egidius.
Pada kesempatan tersebut Kasat Binmas menitipkan pesan imbauan Kamtibmas terkait TPPO untuk disampaikan ke umat yang melaksanakan ibadah misa.
“Cara ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi masyarakat. Sehingga masyarakat tidak lagi mudah terbujuk rayuan dari para pelaku TPPO yang hendak meggaet korbannya,” kata Iptu Antonius.*
Penulis: Willy Aran / Editor: Wentho Eliando










