Soal Cabut Tarif Baru Pemanduan di TN Komodo, PD Flobamora Dinilai Kangkangi Surat Kementerian LHK RI - FloresPos Net

Soal Cabut Tarif Baru Pemanduan di TN Komodo, PD Flobamora Dinilai Kangkangi Surat Kementerian LHK RI

- Jurnalis

Kamis, 18 Mei 2023 - 13:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-PD Flobamora milik Pemprov NTT dinilai mengangkangi surat terbaru dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian (KLHK) RI yang memerintahkan untuk mencabut tarif baru jasa pemanduan di Taman Nasional Komodo (TNK) yang mencekik leher wisatawan.

Surat terbaru dari KLHK yang ditunjukkan ke PD Flobamora No. 5.462/Menlhk-Setjen/Roum/KSA.3/5/203 tentang Penanganan Isu Strategis Terkait Taman  Nasional Komodo. Surat tertanggal 5 Mei 2023 itu dialamatkan ke Dirut PD Flobamora NTT.

Dalam poin pertama surat yang diterima wartawan di Ruteng, Kamis (18/5/2023) dari Puspas Keuskupan Ruteng tegas menyatakan PD Flobamora secepatnya mencabut keputusan Direksi terkait kenaikkan tarif yang telah diberlakukan.

Pencabutan harus dilakukan sebelum dimulainya kegiatan ASEAN Summit. Dengan pencabutan itu, maka tarif pemanduan di TN Komodo menggunakan tarif yang lama.

Baca Juga :  Mgr. Maksimus Regus Uskup Aktif Keempat di Indonesia Menyandang Gelar Profesor

Soal tarif baru, sejumlah pelaku wisata, terutama quide di Mabar, yang dihubungi dari Ruteng satu suara menyatakan bahwa tarif baru tetap berlaku. Tarif baru yang dipersoalkan selama ini.

“Tarif baru yang ditetapkan PD Flobamora tetap berlaku. Berarti tidak mengindahkan surat dari Kementerian itu,” ujar Quide Senior, Tarsi Budaya.

Dikatakan, tarif baru memang sempat tidak berlaku. Tetapi, selama kegiatan ASEAN Summit saja. Setelahnya dan sekarang berlaku lagi tarif baru yang dinilai mahal itu, yakni untuk WNA untuk short track Rp 400 ribu, medium track Rp 425 ribu, dan long track Rp 450 ribu.

Menurutnya, biaya turis yang TN Komodo banyak seperti tiket masuk. Selain itu, ada pungutan lain untuk daerah Mabar dan untuk TNK sendiri. Dengan naik, maka biaya yang dibebankan makin besar.

Baca Juga :  NIP dan SK Tidak Diterbitkan, 43 Bidan Lulusan PPPK Asal Ngada Temui Bupati dan Wakil Bupati

Dikatakan, dampak dari naiknya tarif jasa pemanduan itu, tamunya batal ke TN Komodo dan memilih ke tempat lain. Yang seperti itu, jelas rugi untuk pariwisata ini.

Sebelumnya quide Agustinus mengatakan, banyak protes para pelaku wisata yang ke TN Komodo karena tarif jasa pemanduan berbeda jauh dengan paket yang telah biasa dijual ke wisatawan dalam dan luar negeri tahun-tahun yang lalu.

“Kalau naik besar seperti ini jelas memberatkan. PD Flobamora harus cabut karena dampaknya buruk untuk pariwisata,” katanya.*

Penulis: Christo Lawudin / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WITA

Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Berita Terbaru