Anak Muda dan Pelajar Nagekeo Diajak Bijak Bermedia Sosial - FloresPos Net

Anak Muda dan Pelajar Nagekeo Diajak Bijak Bermedia Sosial

- Jurnalis

Jumat, 5 Mei 2023 - 15:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Para pelajar di Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT diajak untuk mengerti dan bijak dalam bermedia sosial di era digital saat ini.

Salah satu upaya edukasi diberikan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melalui Program pekan Literasi Digital dengan tema Cermat dan sehat bermedia sosial.

Kegitan itu berlangsung di aula Pondok SVD Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Jumat (5/5/2023).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Nagekeo, Dona Andreas Korsini menyatakan hoaks atau berita bohong diciptakan oleh orang-orang tertentu untuk tujuan tertentu.

Karena itu ia menyarankan agar perlu menerapkan pendidikan awal kepada generasi muda terutama generasi milenial.

Baca Juga :  Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Flores Timur, Julie Laiskodat Beri Bantuan Sembako

“Pendidikan awal melalui gerakan literasi digital sangat diperlukan. Agar setiap pengguna media sosial bisa menerapkan etika bermedia sosial dengan baik untuk daerah dan bangsa kita ini,” kata Andreas.

Dengan begitu, diharapkan kegiatan itu dapat membantu masyarakat khususnya para orang tua untuk dapat memberikan pendampingan atau pengawasan khusus bagi generasi muda dalam menggunakan Internet.

“Sehingga penggunaan Internet pun dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan sehari-hari dan meminimalisasi penyalahgunaan media digital,” ujarnya.

Noviea Aziza, pemateri lainnya mengingatkan kaum muda agar menggunakan internet yang sehat dan aman.

Baca Juga :  Buka Sidang Luar Gedung PN Bajawa, Bupati Nagekeo Tekankan Pentingnya Identitas Hukum bagi Anak

Kaum muda perlu menghindari hoaks yang bakal menimbulkan kekacauan, keresahan, ujaran kebencian bahkan hingga mengancam keutuhan negara.

“Salah satu faktor penyebab ialah rendahnya literasi digital,” kaya Noviea.

Ia merekomendasikan cara untuk menghindari penyebaran informasi palsu yakni berhati-hati dengan judul provokatif, cermati alamat situs, periksa fakta, cek keaslian foto, ikut serta grup diskusi anti hoaks.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Jumat dan Sabtu (5-6/5/2023. Di wilayah Kecamatan Aesesa, Aesesa Selatan, Boawae dan Kecamatan Nangaroro. Kegitan ini dipandu oleh moderator, Petrus Nunu Rato. *

Penulis: Arkadius Togo / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Pascagempa, Putri Pariwisata Indonesia Salurkan Bantuan Sembako dari Butik Levico ke Liselowobora-Ende
Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI Bantu Alat Ekonomi Produktif–Dukung Kegiatan Kelompok Dua Desa di Flores Timur
Gitalisasikan Sampah, Pemkab Manggarai Barat Bentuk Bank Sampah G-Lingko
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Kolaborasi AMAG dan Dompet Dhuafa, 100 Paket Bantuan untuk Pemulihan Penyintas Gempa di Nagekeo
Ngada Masuk Masa Transisi Pemulihan, Pemda Gelar Uji Publik Hasil Pendataan dan Verifikasi Kondisi Rumah Terdampak Gempa Flores
Staf BKN Temui Isteri Almarhum Alfonsius Korban Penembakan KKB di Papua
Realisasi Sementara PAD Sampah Manggarai Barat Rp. 2,5 Miliar
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 20:46 WITA

Wujud Kepedulian Pascagempa, Putri Pariwisata Indonesia Salurkan Bantuan Sembako dari Butik Levico ke Liselowobora-Ende

Kamis, 17 September 2026 - 18:55 WITA

Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI Bantu Alat Ekonomi Produktif–Dukung Kegiatan Kelompok Dua Desa di Flores Timur

Kamis, 17 September 2026 - 16:52 WITA

Gitalisasikan Sampah, Pemkab Manggarai Barat Bentuk Bank Sampah G-Lingko

Kamis, 17 September 2026 - 11:01 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Rabu, 16 September 2026 - 18:59 WITA

Kolaborasi AMAG dan Dompet Dhuafa, 100 Paket Bantuan untuk Pemulihan Penyintas Gempa di Nagekeo

Berita Terbaru