MBAY, FLORESPOS.net-Para pelajar di Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT diajak untuk mengerti dan bijak dalam bermedia sosial di era digital saat ini.
Salah satu upaya edukasi diberikan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melalui Program pekan Literasi Digital dengan tema Cermat dan sehat bermedia sosial.
Kegitan itu berlangsung di aula Pondok SVD Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Jumat (5/5/2023).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Nagekeo, Dona Andreas Korsini menyatakan hoaks atau berita bohong diciptakan oleh orang-orang tertentu untuk tujuan tertentu.
Karena itu ia menyarankan agar perlu menerapkan pendidikan awal kepada generasi muda terutama generasi milenial.
“Pendidikan awal melalui gerakan literasi digital sangat diperlukan. Agar setiap pengguna media sosial bisa menerapkan etika bermedia sosial dengan baik untuk daerah dan bangsa kita ini,” kata Andreas.
Dengan begitu, diharapkan kegiatan itu dapat membantu masyarakat khususnya para orang tua untuk dapat memberikan pendampingan atau pengawasan khusus bagi generasi muda dalam menggunakan Internet.
“Sehingga penggunaan Internet pun dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan sehari-hari dan meminimalisasi penyalahgunaan media digital,” ujarnya.
Noviea Aziza, pemateri lainnya mengingatkan kaum muda agar menggunakan internet yang sehat dan aman.
Kaum muda perlu menghindari hoaks yang bakal menimbulkan kekacauan, keresahan, ujaran kebencian bahkan hingga mengancam keutuhan negara.
“Salah satu faktor penyebab ialah rendahnya literasi digital,” kaya Noviea.
Ia merekomendasikan cara untuk menghindari penyebaran informasi palsu yakni berhati-hati dengan judul provokatif, cermati alamat situs, periksa fakta, cek keaslian foto, ikut serta grup diskusi anti hoaks.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Jumat dan Sabtu (5-6/5/2023. Di wilayah Kecamatan Aesesa, Aesesa Selatan, Boawae dan Kecamatan Nangaroro. Kegitan ini dipandu oleh moderator, Petrus Nunu Rato. *
Penulis: Arkadius Togo / Editor: Wentho Eliando










