Kasus ASF di Ende Mulai Menurun, Terakhir pada Januari 2023 - FloresPos Net

Kasus ASF di Ende Mulai Menurun, Terakhir pada Januari 2023

- Jurnalis

Senin, 26 Juni 2023 - 15:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Kasus ternak babi mati karena diserang virus African Swine Fever (ASF) sempat meresahkan peternakan babi di Flores khususnya di Kabupaten Ende, NTT, pada awal tahun 2023 lalu.

Tercatat di Ende pada Januari 2023 lalu sebanyak 46 ekor babi yang mati karena terserang virus ASF. Ternak babi yang mati karena terserang virus ASF adalah babi bantuan dari Kementrian Pertanian yang disalurkan kepada dua kelompok penerima di Ende.

Baca Juga :  Pasca Pemilu, PPS di Ende Belum Pertanggungjawabkan Uang Rp 348 Juta

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian Ende, drh. Said Karim Djohar kepada Florespos.net, di ruang kerjanya, Senin (26/6/2023) siang mengatakan kasus ASF di Ende sudah menurun.

Kasus tersebut terdeteksi di Ende pada Januari 2023 lalu. Setelah itu tidak ada kasus yang terjadi di Kabupaten Ende, Provinsi NTT.

“Belum ada laporan kasus terakhir di Ende lima bulan terakhir,” katanya.

Baca Juga :  Danau di Tengah Jalan Dalam Kota Super Premium Labuan Bajo

Ia juga mengatakan meskipun tidak ada kasus, Pemkab Ende masih membatasi ternak babi dari luar yang masuk ke Ende dan sebaliknya.

Dinas Pertanian Ende melalui penyuluh lapangan  terus memberikan sosialisasi dan advokasi kepada masyarakat agar tetap menerapkan biosecurity di sekitar kandang.

“Kebersihan di sekitar kandang itu hal yang paling penting karena kita belum tahu  virus sudah hilang atau tidak,” katanya.*

Penulis: Willy Aran/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Dengan Sepeda, Kapolsek Ende Salurkan Bantuan kepada Warga Difabel
Keuskupan Agung Ende dan Masyarakat Flores Gugat Tiga SK Aktivitas Geothermal di Mahkamah Agung
Mahasiswa KKN Unwira Kupang Bantu UMKM Masuk Pasar Digital
Lamban, Penanganan Kasus Curi Kambing di Aeramo–‘Padahal Sudah Ada Terduga Pelaku dan Barang Bukti’
History VBC Ende ke Babak 8 Besar Soekarno Cup 1
Pulihkan Populasi Pisang Kepok, Butuh Gerakan Seluruh Flores
Nando Watu Serahkan Beasiswa PIP Aspirasi AHP untuk 30 SDK Marsudirini Detusoko- Ende
Tingkatkan Penemuan Kasus TBC, Tim Peneliti Dosen Prodi Keperawatan Ende Latih Kader Kesehatan di Wolowaru
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:22 WITA

Dengan Sepeda, Kapolsek Ende Salurkan Bantuan kepada Warga Difabel

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:43 WITA

Keuskupan Agung Ende dan Masyarakat Flores Gugat Tiga SK Aktivitas Geothermal di Mahkamah Agung

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:50 WITA

Mahasiswa KKN Unwira Kupang Bantu UMKM Masuk Pasar Digital

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:02 WITA

Lamban, Penanganan Kasus Curi Kambing di Aeramo–‘Padahal Sudah Ada Terduga Pelaku dan Barang Bukti’

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:55 WITA

Pulihkan Populasi Pisang Kepok, Butuh Gerakan Seluruh Flores

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Dengan Sepeda, Kapolsek Ende Salurkan Bantuan kepada Warga Difabel

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:22 WITA

Nusa Bunga

Mahasiswa KKN Unwira Kupang Bantu UMKM Masuk Pasar Digital

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:50 WITA