MAUMERE, FLORESPOS.net-Dandim 1603 Sikka Letkol (Czi) Setiawan Nur Prakoso Utomo, S.I.P. dan Aliansi Wartawan Sikka (AWAS) menggelar silaturahmi, Jumat (23/6/2023).
Silaturahmi yang dikemas dalam Coffee Morning Bersama AWAS di Aula Kodim 1603 Sikka tersebut dimaksudkan untuk memperkuat sinergitas dalam upaya membangun Kabupaten Sikka, khususya memudahkan akses informasi di pelbagai bidang kehidupan, baik pendidikan, akses jalan, rumah tak layak huni, atau informasi terkait perjudian.
Dandim menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang selama ini menjalankan tugas peliputan dan mengakses pelbagai informasi yang terjadi di masyarakat, sehingga memudahkan TNI melakukan pelbagai upaya kemanusiaan.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pelbagai informasi yang dipublikasikan oleh teman-teman media di Sikka selama ini,” kata Dandim Setiawan.
Hadir dalam silaturahmi ini, Ketua AWAS, Tinton Vianney, Sekretaris AWAS Irenius J.A. Sagur; Mardat (Bendahara AWAS), dan tim penasihat AWAS: Vicky da Gomez, Wall Abulat, Karel Pandu, Ebed de Rosari, Yunus Atabara, serta para anggota AWAS dari pelbagai media cetak, media elektronik dan media online.
Sementara dari pihak Kodim 1603 Sikka, juga hadir Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1603 Sikka Kapten (Inf) Ida Bagus Wiryawan; Pasi Terdim Kapten Inf Sulaiman, Pasi Opsdim Kapten Czi Sunaryo; Pasi Inteldim Letda Inf. Nyoman Minggu Diana, dan sejumlah perwira Kodim 1603 Sikka.
Dandim Setiawan menyebut beberapa informasi atau berita yang ditulis sejumlah wartawan di antaranya soal Gedung sekolah di Kepiketik, Desa Maikelan, Kecamatan Waigete yang bangunnya tidak layak untuk dilangsungkan proses KBM, berita soal perjudian, dan berita soal rumah warga yang tidak layak huni.
Dandim mengaku dari pemberitaan media massa, ia sendiri langsung turun ke lokasi melihat kondisi lapangan, dan melakukan upaya-upaya penanganan baik yang dilakukan institusi yang dipimpinnya, maupun dengan cara meneruskan informasi ke pihak berwewenang lainnya, dan selanjutnya bersama-sama mencari solusi, melakukan upaya-upaya kemanusiaan dan bentuk penanganan lainnya.
“Sekali lagi, saya menyampaikan terima kasih kepada teman-teman wartawan atas kerja sama yang baik dalam mengakses berita dan informasi yang selama ini.Semoga kerja sama ini terus ditingkatka ke depannya,” katanya.
Dandim juga meminta para awak media untuk menginformasikan juga kalau ada anggotanya yang terlibat dalam perjudian atau permasalahan lainnya seperti terlibat dalam politik praktis.
“Setiap informasi yang disertai dengan bukti yang kuat akan kita tindak lanjuti sesuai mekanisme yang berlaku di institusi kami,” katanya.
Ketua AWAS, Tinton Vianey, Penasihat AWAS Karel Pandu dan Vicky da Gomez menyampaikan apresiasi atas kemitraan dan sinergisitas yang sudah terbangun baik antara jajaran TNI dan awak media.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Pak Dandim atas diselenggarakannya Coffee Morning dengan tujuan untuk memperkuat kimitraan antara TNI dan para wartawan yang sudah terbangun selama ini. AWAS menyampaikan apresiasi kepada Pak Dandim,” kata Tinton.
Sementara Penasihat AWAS, Vicky da Gomez juga menyampaikan beberapa masukan di antaranya agar program bedah rumah yang sudah dilakukan TNI Kodim 1603 Sikka terus dilanjutkan, dan pentingnya keterlibatan TNI dalam upaya mencegah dan mengatasi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kabupaten Sikka.
“Program bedah rumah yang sudah dijalankan selama ini sangat baik dan direspons positif oleh masyarakat. Kalau bisa program bedah rumah ini terus dilanjutkan,” katanya.
Media ini mencatat, TNI Kodim 1603 Sikka dalam setahun terakhir telah merehab rumah tidak layak huni (RTLH) warga di sejumlah kecamatan di Sikka di antaranya Kecamatan Koting dan Kecamatan Alok Timur.*
Penulis: Wall Abulat/Editor: Wentho Eliando










