LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) memohon wartawan dan segenap elemen masyarakat mengawasi pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) nasional dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 bersama jajaran Bawaslu.
Demikian Eduardus Ndundu, Devisi Hukum, Pencegahan, Humas dan Partisipasi Masyarakat (HP2H) Bawaslu Mabar ketika membuka Rapat Sosialisasi Produk Hukum, di Green Prundi Hotel, Labuan Bajo, Rabu (17/5/2023)
Alasan Ndundu meminta media massa/wartawan dan berbagai elemen masyarakat/bangsa melakukan pengawasan, karena jumlah anggota Bawaslu Mabar terbatas, cuma 3 orang, termasuk Ketua, Simeon Sofan Sofian.
Kendala lain, lanjut Ndundu, yakni jumlah Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) tingkat Mabar juga sangat terbatas, cuma satu orang/kecamatan. Di Mabar 12 kecamatan. Sementara Mabar luas, topografi juga kurang baik.
Atas hal-hal itu, sangat diharapkan partisipasi wartawan dan segenap elemen masyarakat Mabar/elemen bangsa untuk lakukan pengawasan pelaksanaan Pemilu/Pilkada bersama Bawaslu/Panwascam se-kecamatan di Mabar.
Sebagaimana diketahui, pesta demokrasi 2024 digelar pada Pebruari dan September. Event Pebruari untuk memilih anggota DPR, DPD, DPRD I dan DPRD II, serta Pemilihan Presiden/Wakil Presiden (Pilpres).
Sedangkan September untuk Pilkada, yaitu Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur (Pilgub), Pemilihan Bupati/Wakil Bupati (Pilbup) dan Pemilihan Wali Kota/Wakil Wali Kota.
Hadir acara Rapat Sosialisasi Produk Hukum itu terdiri dari jajaran Bawaslu/Panwascam tingkat Mabar serta wartawan di Mabar.
Nara sumber: Frumentius Menti dan Eduardus Ndundu, sedang Simeon Sofan Sofian berhalangan hadir atas alasan kesehatan. *
Penulis: Andre Durung / Editor: Anton Harus










