Jelang KTT Labuan Bajo Terus Didandan, Setahu: Sejumlah Jalan Dipasangi CCTV - FloresPos Net

Jelang KTT Labuan Bajo Terus Didandan, Setahu: Sejumlah Jalan Dipasangi CCTV

- Jurnalis

Jumat, 5 Mei 2023 - 19:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-KTT ASEAN atau ASEAN Summit ke -42 Tahun 2023 di Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tinggal menghitung hari. Kegiatan internasional tersebut dijadwalkan 9-11 Mei pekan depan.

Mengingat waktunya kian dekat, persiapan menuju ke sana terus dilakukan para pihak, termasuk mempercantik wajah Kota Labuan Bajo. Kota kecil di bibir laut kolam labuh Labuan Bajo itu didandani bagaikan metropolitan.

Sejumlah jalan utama dipasang CCTV guna memantau aktivitas lalu lintas dan lain-lain. Sampah-sampah di kota pariwisata itu disingkirkan, ternak-ternak yang dilepas bebas ditertibkan.

Semu ini demi menciptakan rasa aman, nyaman, indah, asri dan kondusif buat para tamu KTT maupun non perserta KTT/masyarakat umum.

“Kalau CCTV di jalan-jalan utama sudah dipasang. Tetapi yang lain- lainnya saya tidak tahu. Tanya pa Seksa (Mabar) saja,” ucap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Mabar, Paulus Setahu menjawab Florespos.net, di Labuan Bajo, Jumat (5/5/ 2023) sore.

Baca Juga :  BPOLBF Dorong Pemda Flores Kembangkan Destinasi Alternatif

Mantan Camat Lembor Selatan Mabar itu dimintai tanggapan terkait jumlah kendaraan peserta KTT, 11 Kepala Negara/Kepala Pemerintahan yang hadir KTT, termasuk hotel mereka menginap.

Juga infomasi tentang pemasangan CCTV di jalan-jalan dalam Kota Labuan Bajo termasuk soal kebersihan di kota itu serta lain-lain.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Mabar, Fransiskus Sales Sodo belum berhasil dimintai konfirmasi tersangkut suara Kadis Kominfo Mabar, Paulus Setahu.

Pantauan Florespos.net, sekitar sepekan terakhir ASN di lingkup Pemkab Mabar yang ada di Labuan Bajo dikerahkan untuk membersihkan ibu kota Mabar itu secara cuma-cuma/ gratis, termasuk di pantai Pede.

Pantai ini yang sebelumnya kotor penuh sampah disulap jadi bersih.

Antrean kendaraan di lampu merah di perempatan Langkakabe Labuan Bajo, Jumat (5/5/2023) siang.

“Menurut saya kebijakan Pemkab kerahkan ASN buat bersih-bersih, itu baik. Ini bentuk dukungan demi mensukseskan KTT ASEAN di daerah kita. Ini langkah,” komentar Niki, seorang ASN di Labuan Bajo, Jumat (5/5/2023) sore.

Baca Juga :  Takut Dicap Pembohong, Kades di Manggarai Barat Bangun Kantor Desa Pakai Uang Pribadi

Secara terpisah sejumlah warga Labuan Bajo menambahkan, mobilitas kendaraan dan manusia di kota tersebut jam-jam terakhir juga cendrung meningkat, darat, laut maupun udara.

Domi, penghuni kota Labuan Bajo, mengatakan, sekarang antrean kendaraan di lampu merah makan bermenit-menit.

Padahal dulu tak begitu. Soalnya kendaraan terlalu banyak. Kasat mata kendaraan pihak keamanan KTT juga naik tajam, kata ASN itu singkat.

Iwan, seorang tukang ojek di kota Labuan Bajo mengungkapkan, kapal-kapal laut yang keluar masuk pelabuhan Labuan Bajo hari-hari terakhir cukup banyak, termasuk pengangkut logistik dan kapal perang pengaman KTT.

Intensitas pesawat terbang yang keluar masuk Bandara Komodo Labuan Bajo jam-jam terakhir juga meningkat tajam, tanpa kenal jam, siang maupun malam, persis di kota-kota internasional.

Meski demikian, suasana kota Labuan Bajo juga tetap aman, tertib, adem seperti sebelumnya. Sedikit bedanya menjelang KTT ASEAN ini,

Labuan Bajo terus didandan rapi, bersih, cantik seperti pemuda/pemudi 17 tahun. Mabar tampak lebih mantap, komentar Iwan. *

Penulis: Andre Durung/Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026
Wisuda ke-28, Unipa Usung Tema Inspiring Change, Berkarya, Berinovasi dan Menginspirasi
Suara dari Bukit Fatima: Mgr Frans Kopong Tolak Proyek Geothermal dan Dorong Solusi Energi Alternatif untuk Flores-Lembata
Pesan Rektor Unipa Bagi 708 Wisudawan Wisudawati: Jangan Menjadi Sarjana Kertas
Uskup Larantuka Hans Montero Tolak Geothermal di Flores Timur dan Lembata–‘Pembangunan Harus Hormati Manusia, Dengar Masyarakat, Lindungi Alam, dan Pelihara Persaudaraan’
Komisi 1 DPRD Ende Berharap Gabriel Dala Mampu Membangun Kolaborasi yang Baik antara Legislatif dan Eksekutif
Ini Yang Dilakukan Gabriel Dala Setelah Dilantik jadi Sekda Ende Definitif
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:58 WITA

Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:54 WITA

Wisuda ke-28, Unipa Usung Tema Inspiring Change, Berkarya, Berinovasi dan Menginspirasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:54 WITA

Suara dari Bukit Fatima: Mgr Frans Kopong Tolak Proyek Geothermal dan Dorong Solusi Energi Alternatif untuk Flores-Lembata

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Uskup Larantuka Hans Montero Tolak Geothermal di Flores Timur dan Lembata–‘Pembangunan Harus Hormati Manusia, Dengar Masyarakat, Lindungi Alam, dan Pelihara Persaudaraan’

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:54 WITA