Takut Dicap Pembohong, Kades di Manggarai Barat Bangun Kantor Desa Pakai Uang Pribadi - FloresPos Net

Takut Dicap Pembohong, Kades di Manggarai Barat Bangun Kantor Desa Pakai Uang Pribadi

- Jurnalis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 18:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Seorang Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT), donasikan jiwa raganya dengan membangun kantor desa pakai uang pribadi. Total dana Rp. 1,1 miliar.

Kades Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Mabar, Marianus Yono Jehanu, nekat lakukan itu karena takut dicap pembohong oleh rakyat, karena sebelumnya ia telah berjanji dihadapan masyarakat untk membangun kantor Desa Batu Cermin.

“Sebelumnya saya sudah sampaikan kepada masyarakat untuk bangun Kantor Desa Batu Cermin pakai uang sendiri. Saya tak mau bohong rakyat,” papar Kades Yono tanggapi media ini di Labuan Bajo belum lama berselang.

Desa Batu Cermin bagian dari Labuan Bajo ibu kota Mabar, Provinsi NTT yang juga sohor disebut kota super premium atas alasan pariwisata.

Menurutnya, dana Rp. 1,1 miliar tersebut keuntungan pengelolaan hotel Teodor milik keluarganya di bilangan Pantura, Desa Batu Cermin, Labuan Bajo. Selama ini hotel tersebut bekerja sama dengan pihak lain, investor. Tentang hal ini selalu dilaporkan pada orang tuanya yang juga menetap di Desa Batu Cermin.

Baca Juga :  Polda NTT Gelar Turnamen Mancing Piala Kapolda Tahun 2024

“Tentang hal ini, orang tua saya setuju. Istri saya juga setuju,” kata Kades Yono

Lanjut Kades Yono, selain hal di atas, ada sejumlah alasan lain yang mendorongnya membangun kantor Desa Batu Cermin pakai uang pribadi.

Di antaranya regulasi melarang membangun kantor desa menggunakan ADD, di sisi lain Desa Batu Cermin belum ada kantor desa, dan berada dalam jantung kota super premium.

Kantor Desa Batu Cermin selama ini bersifat sementara, karena memanfaatkan gedung BumDes Batu Cermin. Sedangkan Kantor Desa  Batu Cermin yang lama, di lokasi yang sama, sepertinya sudah tidak memenuhi syarat, antara lain terlalu kecil.

Nanti kalau kantor desa sudah selesai bangun, maka gedung Bumdes dirubuhkan. Juga pekarangan/halaman kantor desa lebih luas. Posisi sekarang gedung Bumdes di depan Kantor desa baru yang sekarang tengah dibangun.

Gedung Bumdes dirubuhkan agar Kantor Desa Batu Cermin yang baru bangun tidak terhalang, karena letak gedung Bumdes di depan, Kantor Desa Batu Cermin yang tengah dibangun terletak di belakang gedung Bumdes.

Baca Juga :  Erick Thohir Angkat Kearifan Lokal Labuan Bajo Lewat Festival Budaya di Rumah BUMN SME's HUB

Masih Kades Yono, Kantor Desa Batu Cermin yang tengah dibangun bukan CSAr dari perusahan manapun, tetapi murni 100 persen dana pribadinya.

Lanjut Kades Yono, kantor desa yang dibangun pakai dana pribadinya itu dimulai 2024 dan dalam waktu dekat di 2025 ini akan rampung, selesai. Lokasinya di tanah Desa Batu Cermin, satu kompleks dengan Gedung BumDes dan kantor lama Desa Batu Cermin.

Kades Yono melanjutkan, kantor desa yang tengah dia bangun itu setidaknya sudah representatif. Apalagi Labuan Bajo kota super premium. Kantor desa tersebut komplit, ada ruang Kades, Sekdes, staf, ruang pertemuan dan lain-lain.

“Tidak ada dalam benak saya, suatu saat nanti saya minta ganti rugi, atau ambil kembali jadi milik pribadi. Saya sudah hibah kepada negara. Saya donasikan untuk negara. Apalagi bangun di atas tanah desa” kata Kades Yono. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Harga Cabe Rawit di Manggarai Barat 70 Ribu Per Kilogram
Kantongi Izinan dari Kementerian, PT Alam Permai Indonesia Rekrut Perempuan NTT Jadi PMI legal Bekerja di Malaysia
PMH Adat dan Budaya Amanuban Tegaskan Informasi Pemberian Gelar Raja Kepada Jokowi Tidak Benar
Bhayangkara Presisi Singkirkan Putra Nangapanda, GP VBC Hentikan Langkah History VBC
Parekraf Manggarai Timur Beri Pelatihan Bagi Pengurus Pokdarwis Savana Tanjung Bendahara
Kapten NVBC Sebut Soekarno Cup 1 jadi Pemicu Bangkitnya Turnamen Voli di Ende
Lape Cup III, Merpati FC Towak Tembus Final
Program MBG Belum Memberikan Dampak Siginifikan Bagi Petani di Daerah
Berita ini 1,133 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:08 WITA

Harga Cabe Rawit di Manggarai Barat 70 Ribu Per Kilogram

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:30 WITA

Kantongi Izinan dari Kementerian, PT Alam Permai Indonesia Rekrut Perempuan NTT Jadi PMI legal Bekerja di Malaysia

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:16 WITA

PMH Adat dan Budaya Amanuban Tegaskan Informasi Pemberian Gelar Raja Kepada Jokowi Tidak Benar

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:08 WITA

Bhayangkara Presisi Singkirkan Putra Nangapanda, GP VBC Hentikan Langkah History VBC

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:37 WITA

Parekraf Manggarai Timur Beri Pelatihan Bagi Pengurus Pokdarwis Savana Tanjung Bendahara

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Harga Cabe Rawit di Manggarai Barat 70 Ribu Per Kilogram

Senin, 3 Agu 2026 - 14:08 WITA