MAUMERE, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Sikka menggelar upacara bendera memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-9ahun 2026 di bumi Nian Tana Sikka, Rabu (28/10/2026).
Upacara yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Sikka Jalan El Tari Maumere tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Simon Subandi menyampaikan amanat penting terkait penguatan peran generasi muda di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.
Peringatan sumpah pemuda tahun 2026 ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia.”.
”Tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan panggilan jiwa dan pedoman tindakan bagi pemuda-pemudi di Kabupaten Sikka,” sebut Simon.
Wakil Bupati menguraikan makna tema Sumpah Pemuda, yakni Pariotik, Patriotisme modern diwujudkan melalui komitmen menjaga kesatuan, merawat keberagaman, menjaga nilai budaya Nian Tana, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa.
Gigih, Pemuda Sikka diminta menjadi pribadi yang pantang menyerah, tangguh berinovasi, dan terus mengasah keterampilan demi menjawab tantangan era digital, teknologi, serta persaingan ekonomi global.
Sedangkan Berempati, kehebatan kecerdasan harus diimbangi kepedulian sosial yang tinggi, peka terhadap masalah lingkungan, dan hadir membawa solusi konkret bagi sesama.
Simon mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh pemuda, lembaga pendidikan, hingga institusi keluarga untuk saling berkolaborasi.
Dirinya menghimbau para orang tua agar menanamkan nilai integritas, etika, dan cinta budaya lokal sejak dini untuk membentengi anak muda dari dampak negatif era digital.
Secara khusus, beliau berpesan tegas kepada generasi muda Sikka agar menjauhi hal negatif seperti narkoba, minuman keras, pergaulan bebas, dan hoaks yang memecah belah persatuan.
”Para pemuda harus aktif mengambil peran dalam pembangunan daerah di bidang pendidikan, ekonomi kreatif, kebudayaan, sosial, dan lingkungan hidup. Mengutamakan budaya gotong royong dan toleransi warisan leluhur Nian Tana,” pesannya.
Di penghujung sambutannya, Simon memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, organisasi kepemudaan, peserta upacara, Danlanal Maumere yang turut mengkoordinir jalannya upacara, serta Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang sukses menjalankan tugas dengan sangat baik.*
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










